4141

Jurnal Perikanan TerpaduJurnal Perikanan Terpadu

Dried seaweed is one of the aquatic commodities that can be processed become foodstuffs and cosmetics. The process of drying seaweed generally uses sunlight where the process takes a long time. Seaweed drying techniques with ovens, in general have been widely done using temperatures 50 and 60 °C. The study aims to dry fresh seaweed at various temperatures and to observe the color characteristics of seaweed and water activity after drying and counting the best drying rate on oven drying of Eucheuma cottonii seaweed.

Perlakuan suhu pengeringan oven terbaik adalah suhu 70°C karena mampu menguapkan kadar air dan penurunan bobot lebih cepat dibandingkan suhu 50 dan 60°C.Karakterisasi warna secara visual dapat disimpulkan apabila semakin lama proses pengeringan dan tinggi suhu yang digunakan maka warna fisik akan terlihat lebih gelap.Suhu 70°C memiliki kandungan kadar air dan aktivitas air yang rendah selama proses pengeringan.Laju pengeringan terbaik pada penelitian ini terdapat pada suhu 60 dan 70°C karena mampu menguapkan air lebih cepat.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh suhu dan waktu pengeringan terhadap kualitas nutrisi dan senyawa bioaktif rumput laut Eucheuma cottonii. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses pengeringan dengan menggunakan metode pengeringan yang berbeda, seperti pengeringan ultrasonik vakum atau pengeringan dengan sinar matahari, untuk meningkatkan kualitas dan nilai gizi rumput laut kering. Terakhir, penelitian lanjutan juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi rumput laut Eucheuma cottonii sebagai bahan baku kosmetik dan pangan, serta mengoptimalkan proses ekstraksi karagenan dari rumput laut ini.

Read online
File size384.07 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test