UNWAHAUNWAHA

Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian MasyarakatJumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Montor, dengan tujuan untuk mengenalkan dan menerapkan teknologi tepat guna berupa alat penabur pupuk urea. Program ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi petani, yaitu inefisiensi waktu dan tenaga, serta risiko kesehatan akibat metode pemupukan manual yang mengharuskan postur membungkuk. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKM tidak hanya memberikan sosialisasi, tetapi juga mengadakan lokakarya partisipatif untuk membuat alat penabur pupuk bersama warga dengan menggunakan bahan-bahan lokal yang mudah didapat seperti pipa . Hasilnya, masyarakat petani menyadari bahwa proses pemupukan dapat dilakukan dengan lebih efisien, cepat, dan ergonomis. Alat penabur pupuk terbukti mampu mengurangi kelelahan fisik, mempercepat waktu kerja, dan memastikan distribusi pupuk lebih merata. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya inovasi sederhana dan mempererat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam memecahkan masalah pertanian lokal.

Penerapan teknologi tepat guna melalui inovasi alat penabur pupuk sederhana di Desa Montor menjadi langkah nyata dalam mengatasi tantangan pemupukan manual yang selama ini memerlukan tenaga besar dan waktu yang cukup lama.Program KKM ini dirancang dengan mengedepankan prinsip efektivitas, efisiensi, dan ergonomi, sehingga mampu memberikan solusi yang relevan dengan kebutuhan petani setempat.Melalui rangkaian sosialisasi dan lokakarya partisipatif, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyerahan alat, tetapi juga menitikberatkan pada transfer pengetahuan dan keterampilan agar masyarakat mampu mengoperasikan, merawat, bahkan mengembangkan teknologi ini secara mandiri.Respon positif terlihat dari manfaat yang langsung dirasakan para petani, mulai dari berkurangnya kelelahan fisik, hemat waktu dalam proses pemupukan, hingga penggunaan pupuk yang lebih tepat sasaran.Keberhasilan program ini menjadi bukti bahwa inovasi sederhana, bila dikombinasikan dengan pendekatan kolaboratif antara akademisi dan masyarakat, dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas, kesejahteraan petani, dan mendorong terciptanya pembangunan pertanian berkelanjutan di tingkat desa.

Berdasarkan hasil penelitian dan implementasi alat penabur pupuk urea di Desa Montor, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif untuk mengukur secara kuantitatif peningkatan produktivitas tanaman padi dan jagung setelah penerapan alat penabur pupuk, dengan membandingkan hasil panen sebelum dan sesudah penggunaan alat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan desain alat penabur pupuk yang lebih adaptif terhadap berbagai jenis tanah dan kondisi lahan, termasuk lahan berundak atau lahan dengan kontur yang tidak rata. Ketiga, penting untuk menginvestigasi efektivitas penggunaan pupuk yang lebih optimal dengan alat penabur pupuk, termasuk penentuan dosis pupuk yang tepat berdasarkan analisis tanah dan kebutuhan tanaman, sehingga dapat mengurangi pemborosan pupuk dan meningkatkan efisiensi pemupukan secara keseluruhan.

  1. Pengembangan Alat Pemupuk Jagung Inovatif untuk Ketahanan Pangan yang Lebih Baik | Industrika : Jurnal... doi.org/10.37090/indstrk.v8i2.1531Pengembangan Alat Pemupuk Jagung Inovatif untuk Ketahanan Pangan yang Lebih Baik Industrika Jurnal doi 10 37090 indstrk v8i2 1531
Read online
File size473.86 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test