ESDMESDM
JURNAL GEOLOGI KELAUTANJURNAL GEOLOGI KELAUTANKawasan pantai Larantuka berada di pantai timur Pulau Flores dan kaki Gunungapi Ile Mandiri membentuk bentang alam pesisir bertebing curam dan landai. Kawasan pesisir dapat diklasifikasikan dalam tiga tipe pantai, yaitu tipe pantai bertebing berbatu, pantai berpasir dan pantai berbakau. Tipe pantai bertebing berbatu berada pada kaki gunungapi dibatasi oleh lava. Tipe pantai berpasir merupakan kawasan pantai dengan bentang alam landai sedangkan kawasan pantai berbakau tersebar cukup luas khususnya pada teluk dangkal. Pulau Adonara didominasi oleh produk gunungapi tua yang terdiri dari lava, breksi gungungapi dan pasir‑tufa gampingan. Kawasan pantai tipe bertebing berbatu ditempati oleh batugamping terumbu serta lava. Sedangkan tipe pantai berpasir yang membentuk bentang alam landai ditempati pasir serta kerikil volkanik dengan terkadang ditemui tumbuhan bakau.
Sebaran batuan volkanik berupa aliran lava sangat luas di pesisir Larantuka, mengalir dari pusat letusan hingga mencapai garis pantai dan dasar laut, serta lava basaltik mengandung mineral logam berwarna hitam gelap.Aktivitas gelombang mengendapkan pasir halus berwarna hitam dengan pemilahan baik yang berpotensi sebagai bahan galian.Pantai di Larantuka dan Pulau Adonara dapat diklasifikasikan menjadi tiga tipe—bertebing berbatu, berpasir, dan berbakau—dengan tipe berpasir paling luas, sementara vegetasi bakau berperan penting dalam mitigasi erosi.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki secara kuantitatif kandungan mineral logam pada pasir hitam yang terbentuk akibat aktivitas gelombang di pesisir Larantuka, dengan tujuan menilai potensi ekonominya dan dampaknya terhadap kualitas lingkungan. Selanjutnya, diperlukan studi longitudinal mengenai dinamika air tanah di wilayah pesisir selatan Pulau Adonara, khususnya hubungan antara ketebalan endapan lava volkanik dan ketersediaan air bersih bagi masyarakat, sehingga dapat dirumuskan strategi pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Terakhir, penelitian komparatif tentang efektivitas vegetasi bakau dalam mitigasi erosi pantai dibandingkan dengan struktur buatan seperti sea wall di kedua pulau, menggunakan pendekatan pemodelan hidrodinamika dan observasi lapangan, guna memberikan rekomendasi kebijakan konservasi pantai yang lebih efisien. Selain itu, penerapan teknologi penginderaan jauh dan citra satelit dapat meningkatkan akurasi pemetaan perubahan morfologi pantai secara periodik, sehingga perubahan zona erosi dan akumulasi material dapat dipantau secara real‑time. Dengan menggabungkan hasil tersebut, model integratif yang memperhitungkan faktor geologi, hidrologi, dan sosial‑ekonomi dapat dibangun untuk mendukung perencanaan pembangunan wilayah pesisir yang adaptif terhadap perubahan iklim.
| File size | 1023.7 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STAINAASTAINAA Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip kehati-hatian melalui analisis 5C di BMT UGT Nusantara Wongsorejo sangat penting untuk mengurangi risikoPenelitian ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip kehati-hatian melalui analisis 5C di BMT UGT Nusantara Wongsorejo sangat penting untuk mengurangi risiko
UNIDAUNIDA Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk melihat tingkat efektivitas pelayanan Sanpel De Prima. Meskipun masih terdapat berbagai permasalahanPenelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk melihat tingkat efektivitas pelayanan Sanpel De Prima. Meskipun masih terdapat berbagai permasalahan
POLTEKBANGMAKASSARPOLTEKBANGMAKASSAR Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model Waterfall, yang terdiri dari fase-fase berikut: perencanaan, perancangan,Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model Waterfall, yang terdiri dari fase-fase berikut: perencanaan, perancangan,
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Selain itu, tingkat TSS yang meningkat, yang dapat membawa polutan dan patogen, memperburuk risiko kesehatan publik bagi komunitas yang menggunakan sungaiSelain itu, tingkat TSS yang meningkat, yang dapat membawa polutan dan patogen, memperburuk risiko kesehatan publik bagi komunitas yang menggunakan sungai
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Analisis menekankan kebutuhan akan strategi adaptasi iklim yang lebih kuat dan intervensi kebijakan untuk mengurangi dampak ini, dengan fokus pada praktikAnalisis menekankan kebutuhan akan strategi adaptasi iklim yang lebih kuat dan intervensi kebijakan untuk mengurangi dampak ini, dengan fokus pada praktik
JURNALEQUIVALENTJURNALEQUIVALENT Perkembangan tersebut dapat berkontribusi pada kemajuan perencanaan irigasi presisi dan penggunaan air pertanian yang berkelanjutan di tengah ketidakpastianPerkembangan tersebut dapat berkontribusi pada kemajuan perencanaan irigasi presisi dan penggunaan air pertanian yang berkelanjutan di tengah ketidakpastian
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Data sekunder diambil dari buku panduan model pembelajaran ABCD5E, artikel ilmiah dari jurnal nasional dan internasional, serta video webinar yang diselenggarakanData sekunder diambil dari buku panduan model pembelajaran ABCD5E, artikel ilmiah dari jurnal nasional dan internasional, serta video webinar yang diselenggarakan
UNISAPUNISAP Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari pengamatan secara langsung di lapangan dan pengukuran di laboratorium diketahui parameter yang telah melampauiHasil penelitian menunjukkan bahwa dari pengamatan secara langsung di lapangan dan pengukuran di laboratorium diketahui parameter yang telah melampaui
Useful /
UBTUBT Terdapat peningkatan kuat tekan sekitar 7% untuk setiap penambahan 5% fly ash pada campuran beton berbahan tambah SP 1,5%, dengan kuat tekan maksimum dicapaiTerdapat peningkatan kuat tekan sekitar 7% untuk setiap penambahan 5% fly ash pada campuran beton berbahan tambah SP 1,5%, dengan kuat tekan maksimum dicapai
UBTUBT Jalan Pattimura, Kelurahan Pamusian merupakan salah titik di Kecamatan Tarakan Tengah yang memiliki potensi banjir akibat intensitas hujan yang tinggi.Jalan Pattimura, Kelurahan Pamusian merupakan salah titik di Kecamatan Tarakan Tengah yang memiliki potensi banjir akibat intensitas hujan yang tinggi.
ESDMESDM Pasokan sedimen dari muara sungai dialirkan oleh arus sejajar pantai menuju selatan, sehingga sedimen diendapkan di daerah selatan. Sementara itu, PelabuhanPasokan sedimen dari muara sungai dialirkan oleh arus sejajar pantai menuju selatan, sehingga sedimen diendapkan di daerah selatan. Sementara itu, Pelabuhan
ESDMESDM Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses pembentukan tombolo Tanjung Gondol berdasarkan analisis data geologi dan oseanografi. Hasil penelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses pembentukan tombolo Tanjung Gondol berdasarkan analisis data geologi dan oseanografi. Hasil penelitian