NEWINERANEWINERA
Journal La SocialeJournal La SocialePenelitian ini menggunakan metode yuridis normatif yang berfokus pada analisis norma hukum positif. Penelitian ini menemukan bahwa pemahaman hukum yang rendah, ketimpangan sosio-ekonomi, dan krisis legitimasi peradilan merupakan pemicu utama perilaku vigilante. Dampaknya jelas: hilangnya nyawa, melemahnya kepercayaan publik terhadap lembaga hukum, dan meningkatnya ketidakamanan sosial. Rekomendasi meliputi penegakan hukum yang transparan dan profesional, pendidikan hukum sejak dini, peningkatan kondisi sosio-ekonomi, dan implementasi prinsip keadilan restoratif untuk mencegah kekerasan berbasis balas dendam.
Fenomena vigilantism (eigenrichting) yang berujung pada kematian merupakan bentuk penyimpangan sosial yang sangat membahayakan tatanan hukum dan nilai-nilai keadilan dalam masyarakat.Dari perspektif kriminologi, tindakan ini muncul dari kombinasi faktor, seperti kontrol sosial yang lemah, tingkat kepercayaan yang rendah terhadap sistem hukum, ketimpangan sosio-ekonomi, dan pengaruh budaya kekerasan yang mengakar.Oleh karena itu, penegakan hukum terhadap kelompok vigilante harus dilakukan secara tegas berdasarkan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, serta upaya preventif yang melibatkan pendekatan pendidikan, sosial, dan budaya untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dan menciptakan sistem peradilan yang adil, cepat, dan dipercaya oleh publik.
Berdasarkan analisis terhadap paper ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program pendidikan hukum dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menghormati proses hukum dan menghindari tindakan main hakim sendiri. Penelitian ini dapat mengukur sejauh mana program pendidikan hukum yang ada telah berhasil mengubah perilaku masyarakat dan mengurangi kasus vigilantism. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor sosio-ekonomi yang paling signifikan berkontribusi terhadap munculnya perilaku vigilante, dengan tujuan untuk merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dalam mengatasi ketimpangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji hubungan antara tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum dengan tingkat kejahatan dan kasus vigilantism, sehingga dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat untuk mendukung perlunya peningkatan kualitas pelayanan publik dan reformasi sistem peradilan.
- Perilaku Main Hakim Sendiri Pada Pelaku Pencurian: Perspektif Hukum Pidana Di Indonesia | JURNAL USM... journals.usm.ac.id/index.php/julr/article/view/12286Perilaku Main Hakim Sendiri Pada Pelaku Pencurian Perspektif Hukum Pidana Di Indonesia JURNAL USM journals usm ac index php julr article view 12286
- Transparency and accountability in the justice system: Building public trust and justice | Priviet Social... journal.privietlab.org/index.php/PSSJ/article/view/367Transparency and accountability in the justice system Building public trust and justice Priviet Social journal privietlab index php PSSJ article view 367
- The Judge's Consideration of the Defendant's Statement in Imposing a Sentence Against the Security... ejrev.org/law/article/view/2The Judges Consideration of the Defendants Statement in Imposing a Sentence Against the Security ejrev law article view 2
- The Impact of Psychological Science on Policing in the United States - Tom R. Tyler, Phillip Atiba Goff,... journals.sagepub.com/doi/10.1177/1529100615617791The Impact of Psychological Science on Policing in the United States Tom R Tyler Phillip Atiba Goff journals sagepub doi 10 1177 1529100615617791
| File size | 648.08 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
YAYASANCECYAYASANCEC The research is quantitative and descriptive, using data from VA and VB courses. The study found that Class V received an average of 4. 47 with a TCR ofThe research is quantitative and descriptive, using data from VA and VB courses. The study found that Class V received an average of 4. 47 with a TCR of
LARISMALARISMA Arus informasi yang semakin terbuka, kemajuan teknologi digital, serta intensitas interaksi lintas budaya memberikan pengaruh langsung terhadap nilai-nilaiArus informasi yang semakin terbuka, kemajuan teknologi digital, serta intensitas interaksi lintas budaya memberikan pengaruh langsung terhadap nilai-nilai
JBASICJBASIC Kebaruan media media interaktif Wordwall yang dikembangkan dengan menggabungkan fitur visual dalam kartu gambar, audio, dan praktikum Discovery Learning.Kebaruan media media interaktif Wordwall yang dikembangkan dengan menggabungkan fitur visual dalam kartu gambar, audio, dan praktikum Discovery Learning.
UNIAUNIA Sinergi ini berfungsi sebagai model kolaboratif antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat dalam mengembangkan pendidikan berbasis nilai dan kompetensiSinergi ini berfungsi sebagai model kolaboratif antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat dalam mengembangkan pendidikan berbasis nilai dan kompetensi
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasiPenelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi
ALJAMIAHALJAMIAH Perguruan tinggi sebagai medan pembinaan kesatuan bangsa melalui pendidikan Pancasila dan nilai-nilai keberagaman. Studi ini menekankan pentingnya peranPerguruan tinggi sebagai medan pembinaan kesatuan bangsa melalui pendidikan Pancasila dan nilai-nilai keberagaman. Studi ini menekankan pentingnya peran
UMPOUMPO Hasil penelitian menunjukkan pengamalan nilai praksis dari Pancasila di kalangan generasi milenial PNS Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sangat baik, denganHasil penelitian menunjukkan pengamalan nilai praksis dari Pancasila di kalangan generasi milenial PNS Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sangat baik, dengan
UNISAPUNISAP Pembelajaran Pendidikan kewarganegaraan sangat penting untuk pendidikan karakter sehingga implementasinya dapat membantu dalam pembentukan karakter generasiPembelajaran Pendidikan kewarganegaraan sangat penting untuk pendidikan karakter sehingga implementasinya dapat membantu dalam pembentukan karakter generasi
Useful /
JBASICJBASIC Guru sebagai fasilitator dan motivator perlu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memberikan penghargaan atas usaha siswa, sehingga siswaGuru sebagai fasilitator dan motivator perlu menciptakan lingkungan belajar yang mendukung dan memberikan penghargaan atas usaha siswa, sehingga siswa
JBASICJBASIC Sampel penelitian berjumlah 26 siswa kelas V DI SDIT Assaidiyyah sebagai sampel penelitian yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melaluiSampel penelitian berjumlah 26 siswa kelas V DI SDIT Assaidiyyah sebagai sampel penelitian yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui
JBASICJBASIC Perundungan di lingkungan sekolah tidak hanya menimbulkan tekanan psikologis pada korban, seperti kecemasan, ketakutan, dan hilangnya rasa percaya diri,Perundungan di lingkungan sekolah tidak hanya menimbulkan tekanan psikologis pada korban, seperti kecemasan, ketakutan, dan hilangnya rasa percaya diri,
JBASICJBASIC Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi literatur terhadap 20 sumber penelitian nasional dan internasional terbitanMetode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi literatur terhadap 20 sumber penelitian nasional dan internasional terbitan