JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN

International Journal of Environmental, Sustainability, and Social ScienceInternational Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik tata kelola kolaboratif dalam pengelolaan destinasi wisata lokal yang berkelanjutan di Pantai Liman, Kecamatan Semau Selatan. Pariwisata berkelanjutan, menurut United Nations World Tourism Organization (UNWTO, 2018), mempertimbangkan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan guna memenuhi kebutuhan wisatawan serta masyarakat tuan rumah. Model tata kelola kolaboratif yang dikembangkan oleh Ansell dan Gash (2008) dijadikan acuan dalam mengevaluasi interaksi antar aktor dalam membangun konsensus dan tanggung jawab bersama. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menilai hubungan antara pemangku kepentingan dan lembaga yang mendukung pengelolaan pariwisata berkelanjutan. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun interaksi awal antar aktor telah terjadi, praktik kolaboratif yang terstruktur dan inklusif belum terbentuk akibat dominasi pemerintah, kurangnya pengakuan formal terhadap komunitas lokal, serta kurangnya lembaga yang inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan lembaga adat, keterlibatan sektor swasta, dan pemberdayaan komunitas lokal melalui forum deliberatif merupakan kunci untuk menciptakan pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan dan adil.

Meskipun terdapat interaksi awal antar aktor seperti pemerintah, komunitas lokal, sektor swasta, dan lembaga tradisional, praktik kolaboratif yang terstruktur dan institusional belum terbentuk karena ketimpangan dalam proses pengambilan keputusan, dominasi pemerintah, kurangnya pengakuan formal terhadap peran komunitas lokal, dan tidak adanya lembaga inklusif.Integrasi lembaga adat, partisipasi sektor swasta dalam kerangka regulasi yang jelas, serta peningkatan kapasitas komunitas lokal menjadi prasyarat penting untuk menciptakan pengelolaan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan.Strategi kolaboratif berupa pembentukan forum deliberatif, distribusi manfaat ekonomi yang adil, dan penguatan kapasitas masyarakat lokal merupakan dasar yang dapat mengubah pengelolaan Pantai Liman menjadi contoh praktik baik yang mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus pelestarian budaya dan ekologi.

Bagaimana efektivitas forum deliberatif dalam meningkatkan partisipasi lembaga adat dapat diteliti melalui studi kasus campuran pada beberapa pantai wisata alam di Nusa Tenggara Timur, dengan menggabungkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis jaringan sosial; selanjutnya, dampak kerangka regulasi yang mengatur keterlibatan sektor swasta terhadap distribusi manfaat ekonomi dapat dianalisis secara komparatif antara wilayah yang telah menerapkan regulasi tersebut dan yang belum, menggunakan data sekunder dan survei pemangku kepentingan; terakhir, pengembangan dan evaluasi program peningkatan kapasitas komunitas berbasis literasi digital pariwisata dapat diujicobakan pada masyarakat lokal Pantai Liman, dengan mengukur perubahan pengetahuan, keterampilan, dan kontribusi terhadap praktik pariwisata berkelanjutan melalui desain eksperimental berkelompok. Penelitian-penelitian ini diharapkan memberikan bukti empiris yang kuat untuk memperkuat kebijakan tata kelola kolaboratif, memperluas peran sektor swasta secara terstruktur, serta meningkatkan daya saing dan keberlanjutan destinasi wisata alam di wilayah tersebut.

  1. Policy options for effective REDD implementation in Indonesia: t...: Ingenta Connect. policy options... doi.org/10.1505/146554815814725040Policy options for effective REDD implementation in Indonesia t Ingenta Connect policy options doi 10 1505 146554815814725040
  2. An Integrated Approach to “Sustainable Community-Based Tourism”. integrated approach sustainable... mdpi.com/2071-1050/8/5/475An Integrated Approach to AuSustainable Community Based TourismAy integrated approach sustainable mdpi 2071 1050 8 5 475
  3. The Development of Village Potential Through Capacity Building in Tunjungtirto Village Singosari Sub-District... doi.org/10.21776/ub.jiap.2020.006.02.5The Development of Village Potential Through Capacity Building in Tunjungtirto Village Singosari Sub District doi 10 21776 ub jiap 2020 006 02 5
  4. Tourism and the Sustainable Development Goals – Journey to 2030 | World Tourism Organization. tourism... e-unwto.org/doi/book/10.18111/9789284419401Tourism and the Sustainable Development Goals Ae Journey to 2030 World Tourism Organization tourism e unwto doi book 10 18111 9789284419401
Read online
File size260.24 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test