LARISMALARISMA
Holistic ScienceHolistic ScienceIntegritas nilai kemanusiaan merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter peserta didik sekolah dasar di tengah arus globalisasi yang semakin kompleks. Perkembangan global menghadirkan nilai-nilai universal seperti keadilan, empati, toleransi, perdamaian, dan penghormatan terhadap martabat manusia yang perlu ditanamkan sejak usia dini. Sekolah dasar memiliki peran strategis dalam menginternalisasi nilai-nilai tersebut melalui kurikulum yang sistematis dan berperspektif global. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji penanaman integritas nilai kemanusiaan dalam kurikulum sekolah dasar berdasarkan perspektif global. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis jurnal ilmiah nasional dan internasional, dokumen kebijakan pendidikan, serta laporan organisasi global yang relevan dengan pendidikan karakter dan kewargaan global. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai kemanusiaan dapat dilakukan melalui pembelajaran berbasis nilai, pendidikan karakter, serta pengembangan kurikulum yang kontekstual dan inklusif. Perspektif global menekankan pentingnya pengembangan kompetensi global citizenship, seperti empati lintas budaya, sikap menghargai keberagaman, dan kepedulian terhadap isu kemanusiaan global. Guru berperan penting sebagai teladan moral dan fasilitator pembelajaran dalam menanamkan nilai kemanusiaan melalui keteladanan, pembiasaan, dan refleksi kritis dalam proses pembelajaran.
Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa penanaman integritas nilai-nilai kemanusiaan dalam kurikulum sekolah dasar merupakan kebutuhan fundamental di tengah dinamika globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi.Nilai-nilai kemanusiaan, seperti kebenaran, kedamaian, empati, toleransi, keadilan, serta penghargaan terhadap martabat manusia, memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik sejak usia dini.Kurikulum yang dirancang secara sistematis dan berperspektif global mampu membantu siswa memahami keberagaman, menumbuhkan kesadaran sebagai warga dunia, serta membekali mereka dengan sikap moral dan sosial yang positif tanpa mengabaikan identitas nasional.Keberhasilan integrasi dan implementasi nilai-nilai kemanusiaan dalam kurikulum sekolah dasar sangat bergantung pada sinergi berbagai pihak, terutama peran guru, kebijakan pendidikan, serta dukungan orang tua dan masyarakat.Guru sebagai aktor utama pendidikan dituntut memiliki pemahaman, kompetensi, dan keteladanan dalam menginternalisasi nilai-nilai kemanusiaan melalui pembelajaran yang inklusif, kontekstual, dan berkelanjutan.Dengan dukungan kebijakan pendidikan yang berpihak pada penguatan pendidikan karakter serta kolaborasi yang solid antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat, penanaman integritas nilai kemanusiaan dalam kurikulum sekolah dasar dapat diimplementasikan secara efektif dan berkontribusi dalam mencetak generasi yang unggul secara akademik sekaligus berkarakter kuat dan berkepribadian luhur.
Untuk meningkatkan efektivitas penanaman integritas nilai kemanusiaan dalam kurikulum sekolah dasar, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut yang berfokus pada pengembangan kompetensi guru dalam mengintegrasikan pendidikan karakter secara efektif. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi dan teknik pendidikan karakter yang inovatif, serta mengidentifikasi tantangan dan solusi dalam penerapan kurikulum yang berorientasi humanistik. Selain itu, penelitian juga dapat mengkaji peran orang tua dan komunitas dalam mendukung internalisasi nilai kemanusiaan pada diri siswa, serta bagaimana sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dapat memperkuat pendidikan karakter secara holistik. Dengan demikian, penelitian ini akan memberikan sumbangsih yang signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan karakter di sekolah dasar, sekaligus mempersiapkan generasi yang mampu hidup harmonis dalam masyarakat global tanpa kehilangan identitas nasional.
- Pentingnya Mengintegrasikan Pendidikan Kewarganegaraan dalam Kurikulum Sekolah Melalui Perspektif Global... edu.pubmedia.id/index.php/pgsd/article/view/511Pentingnya Mengintegrasikan Pendidikan Kewarganegaraan dalam Kurikulum Sekolah Melalui Perspektif Global edu pubmedia index php pgsd article view 511
- Implementasi Nilai Kemanusiaan bagi Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan... doi.org/10.56393/pijar.v2i1.1126Implementasi Nilai Kemanusiaan bagi Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan doi 10 56393 pijar v2i1 1126
- PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP NILAI KARAKTER KEBHINNEKAAN GLOBAL DALAM KURIKULUM MERDEKA... journal.unesa.ac.id/index.php/jpd/article/view/25942PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP NILAI KARAKTER KEBHINNEKAAN GLOBAL DALAM KURIKULUM MERDEKA journal unesa ac index php jpd article view 25942
| File size | 321.21 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIFLORUNIFLOR Temuan ini menegaskan bahwa kejelasan dan kecepatan komunikasi, empati serta ketahanan pendidik, dan praktik inklusif yang adil sangat penting untuk mempertahankanTemuan ini menegaskan bahwa kejelasan dan kecepatan komunikasi, empati serta ketahanan pendidik, dan praktik inklusif yang adil sangat penting untuk mempertahankan
ALMARHALAHALMARHALAH Latar belakang penelitian ini adalah adanya sebagian siswa yang masih mengalami kesulitan dalam melafalkan huruf hijaiyah secara fasih dan menulis hurufLatar belakang penelitian ini adalah adanya sebagian siswa yang masih mengalami kesulitan dalam melafalkan huruf hijaiyah secara fasih dan menulis huruf
YANAYANA dan kelima, menerapkan kebijakan yang lebih adaptif dan berbasis lokal untuk mengatasi tantangan di lapangan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kebijakandan kelima, menerapkan kebijakan yang lebih adaptif dan berbasis lokal untuk mengatasi tantangan di lapangan. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan kebijakan
YANAYANA Transformasi pendidikan abad ke-21 membutuhkan pendekatan pedagogis yang lebih adaptif, ilmiah, dan terintegrasi. Paradigma baru yang muncul adalah neuroeducation,Transformasi pendidikan abad ke-21 membutuhkan pendekatan pedagogis yang lebih adaptif, ilmiah, dan terintegrasi. Paradigma baru yang muncul adalah neuroeducation,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Keterbukaan komunikasi dan penguatan rasa memiliki terbukti memperkuat partisipasi aktif seluruh warga sekolah, sehingga tercipta ekosistem pendidikanKeterbukaan komunikasi dan penguatan rasa memiliki terbukti memperkuat partisipasi aktif seluruh warga sekolah, sehingga tercipta ekosistem pendidikan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Dalam penelitian ini setidaknya ada sepuluh ayat dan sembilan hadis yang memiliki substansi yang serupa dengan perilaku phubbing. Perilaku Phubbing secaraDalam penelitian ini setidaknya ada sepuluh ayat dan sembilan hadis yang memiliki substansi yang serupa dengan perilaku phubbing. Perilaku Phubbing secara
ISQIISQI Siswa yang mendapatkan perhatian dari guru berupa perlakuan yang baik membuat mereka belajar dengan baik. Begitu juga perhatian dari orangtua mereka berupaSiswa yang mendapatkan perhatian dari guru berupa perlakuan yang baik membuat mereka belajar dengan baik. Begitu juga perhatian dari orangtua mereka berupa
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO guru kreatif mampu mengembangkan ide dan cara baru dalam mengajar, membimbing, melatih, menilai, serta mengembangkan siswa. Peningkatan kreativitas guruguru kreatif mampu mengembangkan ide dan cara baru dalam mengajar, membimbing, melatih, menilai, serta mengembangkan siswa. Peningkatan kreativitas guru
Useful /
UNIFLORUNIFLOR Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, meningkatkan efektivitasHasil penelitian menunjukkan bahwa PBL merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, meningkatkan efektivitas
UNIFLORUNIFLOR Hasil pretes-postes menunjukkan peningkatan signifikan dengan efek sedang, sehingga menunjukkan keberhasilan intervensi. Integrasi Wordwall dengan pendekatanHasil pretes-postes menunjukkan peningkatan signifikan dengan efek sedang, sehingga menunjukkan keberhasilan intervensi. Integrasi Wordwall dengan pendekatan
STIE AASSTIE AAS Untuk menghasilkan kombinasi atribut yang representatif, metode orthogonal array diterapkan, menghasilkan sembilan rangsangan optimal untuk menilai preferensiUntuk menghasilkan kombinasi atribut yang representatif, metode orthogonal array diterapkan, menghasilkan sembilan rangsangan optimal untuk menilai preferensi
STIE AASSTIE AAS Hasil menunjukkan bahwa ketika diperkenalkan dengan baik, dompet seluler, pembayaran QR, dan aplikasi perbankan memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensiHasil menunjukkan bahwa ketika diperkenalkan dengan baik, dompet seluler, pembayaran QR, dan aplikasi perbankan memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi