UNESAUNESA
Jurnal Rekayasa MesinJurnal Rekayasa MesinProses pengupasan serabut kelapa tua umumnya masih menggunakan cara manual dengan menggunakan linggis dan parang sehingga membutuhkan banyak tenaga manusia. Disisi lain mengupas serabut kelapa tua menggunakan linggis dan parang membutuhkan waktu yang lama. Oleh karena itu, dirancang dan dibangun Mesin Pengupas Serabut Kelapa Tua Semi Otomatis yang bertujuan untuk menghemat biaya operasional. Mesin ini merupakan solusi inovatif dalam industri pengolahan kelapa, dirancang untuk efisiensi dalam mengupas serabut kelapa tua dengan menggabungkan elemen otomatis dan kontrol manual. Mesin ini menggunakan motor diesel 3600 Rpm dan gearbox 1:30, dengan dimensi rangka 105 cm x 50 cm x 110 cm, 2 roller pengupas, dan 1 kipas penekan karet. Metode penelitian meliputi perhitungan perencanaan dan desain komponen seperti Torsi, Daya, Motor Diesel, Perhitungan Transmisi, Panjang Vanblet, dan Panjang Rantai. Uji fungsi dilakukan sebanyak 9 kali, menghasilkan Torsi T= 31,164 Nm, Daya P= 163,15 Watt, Motor Diesel T= 925,71 Nm, Perhitungan Transmisi Z_2=35 pitch, Panjang Vanbelt L=84,5 cm, Panjang Rantai L≈86 pitch. Hasil pengupasan terbaik diperoleh pada kelapa tua seberat 1 kg dengan waktu 4 detik.
Penelitian ini menghasilkan mesin pengupas serabut kelapa tua semi otomatis yang menggunakan motor diesel 3600 Rpm dan gearbox 1.30 dengan dimensi rangka 105 x 50 x 110 cm.Mesin ini berhasil mengupas serabut kelapa tua dengan rata-rata waktu 5 detik untuk berat 1 kg, 6 detik untuk 1,5 kg, dan 6,6 detik untuk 2 kg, dengan hasil terbaik 4 detik untuk kelapa 1 kg.Dengan demikian, mesin ini dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi tenaga kerja dalam proses pengupasan serabut kelapa tua.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada peningkatan efisiensi mesin dengan mengoptimalkan desain roller pengupas dan sistem transmisi untuk mengurangi waktu pengupasan. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk menguji ketahanan mesin terhadap berbagai jenis kelapa tua dan kondisi lingkungan yang berbeda, termasuk variasi tingkat kekeringan dan serat kelapa. Terakhir, pengembangan sistem otomatisasi yang lebih canggih, seperti penggunaan sensor untuk mendeteksi ukuran dan kepadatan kelapa, dapat meningkatkan kinerja mesin dan mengurangi ketergantungan pada operator manusia, sehingga menghasilkan proses pengupasan yang lebih konsisten dan efisien. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produktivitas dan nilai tambah industri pengolahan kelapa di Indonesia.
| File size | 937.48 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
RCF INDONESIARCF INDONESIA Berdasarkan hasil kajian terhadap enam belas artikel internasional terkait inovasi sumber daya manusia di era kecerdasan buatan, dapat disimpulkan bahwaBerdasarkan hasil kajian terhadap enam belas artikel internasional terkait inovasi sumber daya manusia di era kecerdasan buatan, dapat disimpulkan bahwa
ARITEKINARITEKIN Hasil uji paired sample t-test memiliki nilai signifikansi sebesar 0,015 (p < 0,05), sehingga secara statistik dapat dinyatakan bahwa perbedaan arus laluHasil uji paired sample t-test memiliki nilai signifikansi sebesar 0,015 (p < 0,05), sehingga secara statistik dapat dinyatakan bahwa perbedaan arus lalu
RCF INDONESIARCF INDONESIA Berdasarkan hasil analisis sistematik, penerapan metode optimasi seperti Hungarian Method dan Maximum Assignment Optimization memiliki peran penting dalamBerdasarkan hasil analisis sistematik, penerapan metode optimasi seperti Hungarian Method dan Maximum Assignment Optimization memiliki peran penting dalam
IAESCOREIAESCORE Namun, PSO mencapai keandalan sistem yang lebih baik dengan tingkat kehilangan pasokan listrik (LPSP) yang lebih rendah selama beban puncak. KonfigurasiNamun, PSO mencapai keandalan sistem yang lebih baik dengan tingkat kehilangan pasokan listrik (LPSP) yang lebih rendah selama beban puncak. Konfigurasi
IAESCOREIAESCORE Perbandingan hasil mengvalidasi kinerja UPQC yang lebih unggul dibandingkan DVR dan UPFC dalam hal mitigasi THD. Hasil yang dicapai dibandingkan denganPerbandingan hasil mengvalidasi kinerja UPQC yang lebih unggul dibandingkan DVR dan UPFC dalam hal mitigasi THD. Hasil yang dicapai dibandingkan dengan
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Disiplin kerja tidak lagi dianggap sekadar alat pengendalian, melainkan telah menjadi bagian integral dari budaya organisasi yang mendorong keteraturan,Disiplin kerja tidak lagi dianggap sekadar alat pengendalian, melainkan telah menjadi bagian integral dari budaya organisasi yang mendorong keteraturan,
STIAMISTIAMI Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Cuti‑E lebih efektif dibandingkanAnalisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Cuti‑E lebih efektif dibandingkan
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION K3 bertujuan mencegah, mengurangi, bahkan menihilkan risiko kecelakaan kerja (zero accident). Dalam bidang jasa konstruksi banyak ditemukan permasalahanK3 bertujuan mencegah, mengurangi, bahkan menihilkan risiko kecelakaan kerja (zero accident). Dalam bidang jasa konstruksi banyak ditemukan permasalahan
Useful /
UNESAUNESA Validasi yang dilakukan para ahli menunjukkan persentase 84%, yang termasuk dalam kategori media sangat valid. Persentase tanggapan dari guru pada mediaValidasi yang dilakukan para ahli menunjukkan persentase 84%, yang termasuk dalam kategori media sangat valid. Persentase tanggapan dari guru pada media
UNESAUNESA Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) kurang dari 0,05, yang berarti terdapat perbedaan nyata antara sebelum dan sesudah penggunaanHasil uji t menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) kurang dari 0,05, yang berarti terdapat perbedaan nyata antara sebelum dan sesudah penggunaan
STIAMISTIAMI Aplikasi Srikandi dirancang untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan aksesibilitas dokumen secara real-time dalam pengelolaan administrasi. PenelitianAplikasi Srikandi dirancang untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan aksesibilitas dokumen secara real-time dalam pengelolaan administrasi. Penelitian
STIAMISTIAMI Hasil pengujian menunjukkan nilai F hitung sebesar 36759.135 dan tingkat signifikansi 0. 00, sementara nilai F tabel adalah 4. 04. Karena nilai F hitungHasil pengujian menunjukkan nilai F hitung sebesar 36759.135 dan tingkat signifikansi 0. 00, sementara nilai F tabel adalah 4. 04. Karena nilai F hitung