STIAMISTIAMI

Reformasi AdministrasiReformasi Administrasi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi pengaruh implementasi kebijakan, gaya kepemimpinan, dan profesionalisme terhadap kinerja guru di Sekolah Swasta Muhammadiyah di Kota Administrasi Jakarta Pusat. Populasi dan sampel penelitian adalah karyawan di Sekolah Swasta Muhammadiyah di Kota Jakarta Pusat, yang terdiri dari wakil kepala sekolah, kepala bagian, dan staf, berjumlah 72 orang. Hasil analisis data menggunakan program statistik SPSS menunjukkan bahwa variabel implementasi kebijakan (X1), gaya kepemimpinan (X2), dan profesionalisme (X3) secara bersama-sama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru (Y). Hasil pengujian menunjukkan nilai F hitung sebesar 36759.135 dan tingkat signifikansi 0.00, sementara nilai F tabel adalah 4.04. Karena nilai F hitung lebih besar dari nilai F tabel dan tingkat signifikansi 0.00 lebih kecil dari probabilitas signifikansi α = 0.05, maka H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat dikatakan bahwa implementasi kebijakan, gaya kepemimpinan, dan profesionalisme secara bersama-sama memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, dan persentase pengaruh variabel implementasi kebijakan, gaya kepemimpinan, dan profesionalisme terhadap kinerja guru adalah 99.8%, dan sisanya 0.2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam model.

Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi kebijakan, gaya kepemimpinan, dan profesionalisme secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru di Sekolah Swasta Muhammadiyah Kota Administrasi Jakarta Pusat.Implementasi kebijakan yang efektif, gaya kepemimpinan yang inspiratif, dan profesionalisme yang tinggi pada guru berkontribusi pada peningkatan kinerja secara keseluruhan.Oleh karena itu, sekolah perlu terus berupaya meningkatkan implementasi kebijakan, mengembangkan gaya kepemimpinan yang efektif, dan mendorong profesionalisme guru untuk mencapai tujuan pendidikan yang optimal.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih dalam mengenai pengaruh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini, seperti lingkungan kerja dan motivasi intrinsik guru, terhadap kinerja guru. Kedua, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali lebih dalam mengenai pengalaman guru dalam menghadapi implementasi kebijakan, gaya kepemimpinan, dan profesionalisme di sekolah. Ketiga, penelitian dapat mengkaji efektivitas program pelatihan dan pengembangan profesional yang diselenggarakan oleh sekolah dalam meningkatkan kinerja guru. Dengan menggabungkan hasil penelitian ini dengan penelitian lanjutan, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru dan memberikan rekomendasi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah Muhammadiyah.

  1. PENGARUH IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REMUNERASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI BADAN PENGELOLAAN... doi.org/10.33701/jmsda.v7i2.1146PENGARUH IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REMUNERASI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI BADAN PENGELOLAAN doi 10 33701 jmsda v7i2 1146
  2. THE EFFECT OF TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP STYLE AND WORK ENVIRONMENT ON EMPLOYEE PERFORMANCE AT TRIBE... doi.org/10.56371/jirpl.v3i1.62THE EFFECT OF TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP STYLE AND WORK ENVIRONMENT ON EMPLOYEE PERFORMANCE AT TRIBE doi 10 56371 jirpl v3i1 62
Read online
File size447.84 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test