UMSUMS
Manajemen PendidikanManajemen PendidikanPandemi Covid-19 sejak April 2020 sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia No. 4 Tahun 2020 menyebabkan pergeseran paradigma proses pembelajaran dari konvensional ke sistem online. SMKN 1 Jember adalah salah satu sekolah yang menerapkan sistem ini, khususnya dalam mata pelajaran akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan persepsi siswa kelas X Akuntansi terhadap penggunaan Google Classroom dalam pembelajaran akuntansi online dengan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Jenis penelitian ini menggunakan explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, wawancara, dokumen, dan observasi. Metode analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan SmartPLS versi 3.3.2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa H1: persepsi kemudahan penggunaan terhadap persepsi kebermanfaatan dalam penggunaan Google Classroom memiliki pengaruh signifikan sebesar 69.5%, H2: persepsi kebermanfaatan terhadap sikap menggunakan Google Classroom memiliki pengaruh signifikan sebesar 88.8%, H3: persepsi kemudahan penggunaan terhadap sikap menggunakan Google Classroom tidak memiliki pengaruh signifikan sebesar 7%, H4: sikap menggunakan Google Classroom memiliki pengaruh signifikan sebesar 71.7%, dan H5: niat menggunakan Google Classroom memiliki pengaruh signifikan sebesar 84.2%. Dari seluruh pengujian hipotesis, terdapat satu hipotesis yang tidak memberikan manfaat dalam penggunaannya, yaitu H3 yang menunjukkan hasil negatif. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya diperlukan mengenai persepsi kemudahan penggunaan terhadap sikap penggunaan Google Classroom.
Berdasarkan hasil penelitian, H1, H2, H4, dan H5 terbukti signifikan.Namun, pada H3 menunjukkan hasil yang berbeda, yaitu tidak signifikan.Hubungan antara persepsi kemudahan penggunaan terhadap sikap penggunaan tidak signifikan karena untuk menumbuhkan sikap siswa dalam penggunaan teknologi, diperlukan aspek-aspek kebermanfaatan atau kegunaan dari teknologi tersebut.Aspek kebermanfaat sangat mempengaruhi sikap siswa dalam penggunaan teknologi.Siswa akan menggunakannya jika teknologi memberikan kegunaan, tetapi enggan jika teknologi tidak memberikan kegunaan.Penelitian ini masih terbatas pada penerimaan penggunaan Google Classroom oleh siswa kelas X Akuntansi SMKN 1 Jember.Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan jumlah responden yang lebih luas, melibatkan seluruh siswa SMKN 1 Jember dari semua jurusan, dan lebih mendalami penelitian terkait persepsi kemudahan penggunaan terhadap sikap penggunaan Google Classroom.
Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk memperluas cakupan responden, melibatkan seluruh siswa SMKN 1 Jember dari berbagai jurusan, dan lebih mendalami penelitian terkait persepsi kemudahan penggunaan terhadap sikap penggunaan Google Classroom. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi penerimaan teknologi dalam pembelajaran online, seperti motivasi belajar siswa, kualitas interaksi guru-siswa, dan dukungan infrastruktur teknologi. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami dinamika penerimaan teknologi dalam pembelajaran online di era digital.
- Sage Academic Books - Cool Tech Tools for Lower Tech Teachers: 20 Tactics for Every Classroom. sage academic... doi.org/10.4135/9781483387840Sage Academic Books Cool Tech Tools for Lower Tech Teachers 20 Tactics for Every Classroom sage academic doi 10 4135 9781483387840
- PERSEPSI SISWA TERHADAP PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM DALAM PEMBELAJARAN AKUNTANSI DENGAN PENDEKATAN TECHNOLOGY... doi.org/10.23917/JMP.V17I1.14951PERSEPSI SISWA TERHADAP PENGGUNAAN GOOGLE CLASSROOM DALAM PEMBELAJARAN AKUNTANSI DENGAN PENDEKATAN TECHNOLOGY doi 10 23917 JMP V17I1 14951
| File size | 581.35 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Hal tersebut dibuktikan dengan guru yang menggunakan kriteria berdasarkan kelancaran dan ketepatan membaca, dan pastinya harus tartil, jelas, serta sesuaiHal tersebut dibuktikan dengan guru yang menggunakan kriteria berdasarkan kelancaran dan ketepatan membaca, dan pastinya harus tartil, jelas, serta sesuai
UMSUMS Salah satu bentuk implementasi literasi keuangan adalah dengan membiasakan perilaku menabung sejak dini. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaranSalah satu bentuk implementasi literasi keuangan adalah dengan membiasakan perilaku menabung sejak dini. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran
UMSUMS Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan, ditandai dengan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, memilahHasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan, ditandai dengan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, memilah
UMSUMS Kegiatan yang dilakukan secara bertahap dan berbasis praktik langsung ini memberikan pengalaman belajar yang aplikatif serta mendorong peserta didik untukKegiatan yang dilakukan secara bertahap dan berbasis praktik langsung ini memberikan pengalaman belajar yang aplikatif serta mendorong peserta didik untuk
UMSUMS Hasil menunjukkan antusiasme tinggi dari siswa dan kemampuan mereka menerapkan praktik keamanan pangan setelah edukasi, sehingga dapat mengurangi risikoHasil menunjukkan antusiasme tinggi dari siswa dan kemampuan mereka menerapkan praktik keamanan pangan setelah edukasi, sehingga dapat mengurangi risiko
UMSUMS Anak-anak tampak lebih antusias dan mampu mengaitkan isi cerita dengan nilai-nilai kehidupan sehari-hari, seperti pentingnya shalat, keimanan kepada AllahAnak-anak tampak lebih antusias dan mampu mengaitkan isi cerita dengan nilai-nilai kehidupan sehari-hari, seperti pentingnya shalat, keimanan kepada Allah
STAI TBHSTAI TBH Terdapat perbedaan signifikan dalam hasil pemecahan masalah matematika antara siswa kelas 5 SD Gugus Dwija Wiyata yang menggunakan model pembelajaran PBLTerdapat perbedaan signifikan dalam hasil pemecahan masalah matematika antara siswa kelas 5 SD Gugus Dwija Wiyata yang menggunakan model pembelajaran PBL
POLNAMPOLNAM Air hujan dipanen melalui suatu sistem sederhana yang biasa disebut Rain Water Harvesting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas air hujan yangAir hujan dipanen melalui suatu sistem sederhana yang biasa disebut Rain Water Harvesting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas air hujan yang
Useful /
UNIMUNIM Variabel-variabel persepsi kegunaan atau manfaat (perceived usefulness), persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use), persepsi keamanan (perceivedVariabel-variabel persepsi kegunaan atau manfaat (perceived usefulness), persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use), persepsi keamanan (perceived
STAI TBHSTAI TBH Selain itu, model ini juga meningkatkan motivasi belajar siswa, membantu meningkatkan partisipasi siswa dalam kelas, serta mendorong pengembangan kemampuanSelain itu, model ini juga meningkatkan motivasi belajar siswa, membantu meningkatkan partisipasi siswa dalam kelas, serta mendorong pengembangan kemampuan
STAI TBHSTAI TBH Data menunjukkan bahwa nilai mean pretest sebesar 70,20 dan nilai mean posttest sebesar 84,20. Selain itu, hasil uji t sampel berpasangan menunjukkan nilaiData menunjukkan bahwa nilai mean pretest sebesar 70,20 dan nilai mean posttest sebesar 84,20. Selain itu, hasil uji t sampel berpasangan menunjukkan nilai
UAIUAI Strategi yang dilakukan yaitu: 1) keterampilan komunikasi antara guru, keluarga dan masyarakat, 2) komitmen bersama untuk melakukan tanggung jawab danStrategi yang dilakukan yaitu: 1) keterampilan komunikasi antara guru, keluarga dan masyarakat, 2) komitmen bersama untuk melakukan tanggung jawab dan