UMSUMS

Buletin KKN PendidikanBuletin KKN Pendidikan

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di TPQ Al-Husna Pilang dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Quran santri melalui penerapan metode Iqro. Permasalahan yang dihadapi oleh TPQ adalah masih rendahnya kemampuan santri dalam membaca dan menulis Al-Quran secara baik dan benar, serta keterbatasan tenaga pengajar dan fasilitas pendukung. Program dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi awal, wawancara dengan guru, santri, dan orang tua, pendokumentasian proses pembelajaran, implementasi metode Iqro, evaluasi berkala, serta pelatihan bagi guru untuk meningkatkan kompetensi pedagogik. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa metode Iqro efektif dalam meningkatkan kemampuan santri mengenali huruf hijaiyah, menyambung huruf, membaca Al-Quran dengan lancar, serta memahami kaidah tajwid dasar. Santri menunjukkan motivasi tinggi dalam belajar, dan orang tua memberikan respons positif terhadap perkembangan anak-anak mereka. Keberhasilan program juga didukung oleh peran guru yang intensif membimbing santri secara personal. Namun demikian, terdapat beberapa tantangan seperti keterbatasan tenaga pengajar, fasilitas yang belum memadai, dan belum optimalnya akses bahan ajar di luar kelas. Program ini juga mengungkapkan potensi besar dalam integrasi teknologi digital untuk memperkuat pembelajaran Al-Quran melalui media interaktif dan platform daring. Dengan demikian, metode Iqro terbukti tidak hanya meningkatkan literasi baca tulis Al-Quran, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritualitas santri. Untuk mendukung keberlanjutan program, diperlukan peningkatan kapasitas guru, penyediaan sarana prasarana yang lebih baik, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung proses belajar mengajar di TPQ.

Program pengabdian melalui penerapan metode Iqro di TPQ Al-Husna Pilang terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Quran santri secara sistematis dan terstruktur.Metode ini tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis membaca, tetapi juga mendorong motivasi belajar dan kecintaan terhadap Al-Quran.Tantangan utama yang masih perlu diatasi meliputi keterbatasan tenaga pengajar, fasilitas belajar, dan akses bahan ajar di luar kelas, serta potensi integrasi teknologi digital untuk memperluas jangkauan pembelajaran.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengembangan aplikasi pembelajaran Iqro berbasis mobile dapat meningkatkan kemandirian santri dalam berlatih baca tulis Al-Quran di rumah, terutama untuk mengatasi keterbatasan akses terhadap buku dan bimbingan langsung. Kedua, perlu dikaji efektivitas pelatihan hybrid bagi guru TPQ yang menggabungkan pendekatan tatap muka dan daring untuk meningkatkan kompetensi pedagogik mereka dalam menerapkan metode Iqro secara konsisten dan inovatif. Ketiga, perlu dieksplorasi model pembelajaran blended learning yang mengintegrasikan metode Iqro konvensional dengan media digital interaktif, untuk melihat bagaimana kombinasi ini dapat meningkatkan motivasi belajar dan penguasaan tajwid dasar pada anak usia dini di lingkungan TPQ. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan dasar kuat untuk transformasi pendidikan Al-Quran yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan era digital, tanpa mengurangi nilai-nilai spiritual dan interaksi personal yang menjadi inti dari pembelajaran Al-Quran.

  1. Penguatan Pendidikan Karakter Religius di TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an) Nurul Yaqin Desa Jagoan... doi.org/10.23917/bkkndik.v4i1.19184Penguatan Pendidikan Karakter Religius di TPA Taman Pendidikan Al QurAoan Nurul Yaqin Desa Jagoan doi 10 23917 bkkndik v4i1 19184
  2. Integrasi Ayat Kauniyah dan Kauliyah dalam Keilmuan Islam: Pendekatan Holistik dan Komprehensif | Jurnal... doi.org/10.23917/jkk.v3i4.350Integrasi Ayat Kauniyah dan Kauliyah dalam Keilmuan Islam Pendekatan Holistik dan Komprehensif Jurnal doi 10 23917 jkk v3i4 350
Read online
File size1.07 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test