PUBMEDIAPUBMEDIA
Journal of Contemporary Law StudiesJournal of Contemporary Law StudiesRestitusi merupakan bentuk pemenuhan hak korban sebagai bagian dari uqubat yang bertujuan untuk melindungi kepentingan korban, khususnya korban kejahatan pemerkosaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan restitusi bagi korban pemerkosaan berdasarkan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat dan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2022, serta mengkaji hambatan dalam pemenuhan hak restitusi bagi korban tindak pidana. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa restitusi bagi korban pemerkosaan telah diatur secara normatif dalam Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 dan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2022. Restitusi merupakan hak korban yang kewajibannya dibebankan pada pelaku atau orang tua pelaku, dan dapat diajukan atas permintaan korban kepada hakim dalam proses persidangan. Namun, pemenuhan hak restitusi menghadapi hambatan, terutama kurangnya kesadaran di kalangan korban, keluarga, dan masyarakat mengenai keberadaan hak restitusi. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang lebih besar dari pemerintah dan lembaga terkait untuk melakukan sosialisasi hukum dan meningkatkan kesadaran publik guna memastikan pemenuhan hak restitusi bagi korban tindak pidana secara efektif.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa restitusi bagi korban pemerkosaan telah diatur secara normatif dalam Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 dan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2022.Namun, pemenuhan hak restitusi menghadapi hambatan, terutama kurangnya kesadaran di kalangan korban, keluarga, dan masyarakat.Pemerintah dan lembaga terkait perlu meningkatkan sosialisasi hukum dan kesadaran publik untuk memastikan pemenuhan hak restitusi bagi korban tindak pidana secara efektif.Upaya ini penting untuk memperkuat sistem peradilan pidana yang berpihak pada korban dan menegakkan keadilan restoratif.
Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif yang mendalam untuk mengidentifikasi faktor-faktor kultural dan sosial yang menghambat korban untuk mengajukan hak restitusi, serta bagaimana faktor-faktor tersebut dapat diatasi melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas program sosialisasi hukum yang telah dilakukan oleh pemerintah dan lembaga terkait, dengan melibatkan partisipasi aktif korban dan masyarakat dalam proses evaluasi. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan implementasi restitusi di Aceh dengan praktik terbaik di negara lain yang telah berhasil menerapkan pendekatan restoratif dalam sistem peradilan pidana, sehingga dapat diidentifikasi strategi dan model yang relevan untuk diterapkan di Aceh. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tantangan dan peluang dalam pemenuhan hak restitusi bagi korban tindak pidana, serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang efektif untuk meningkatkan perlindungan dan pemulihan korban.
- Perkembangan Qanun Aceh Dalam Perubahan Sosial dan Politik di Aceh | Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin.... doi.org/10.71153/jimmi.v1i1.100Perkembangan Qanun Aceh Dalam Perubahan Sosial dan Politik di Aceh Jimmi Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin doi 10 71153 jimmi v1i1 100
- Proses Masuk dan Penyebarluasan Islam Pada Masa Kerajaan Samudera Pasai di Aceh | Edu Global: Jurnal... doi.org/10.56874/edb.v5i2.11Proses Masuk dan Penyebarluasan Islam Pada Masa Kerajaan Samudera Pasai di Aceh Edu Global Jurnal doi 10 56874 edb v5i2 11
- Genealogi dan Peran MPU Aceh dalam Mengawal Agama Masyarakat Aceh | AL-UKHWAH - JURNAL PENGEMBANGAN MASYARAKAT... ejournal.staindirundeng.ac.id/index.php/ukhwah/article/view/5284Genealogi dan Peran MPU Aceh dalam Mengawal Agama Masyarakat Aceh AL UKHWAH JURNAL PENGEMBANGAN MASYARAKAT ejournal staindirundeng ac index php ukhwah article view 5284
| File size | 400.97 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING Oleh karena itu, penelitian lanjutan perlu memperluas ruang lingkup geografis, mengintegrasikan pendekatan interdisipliner seperti ekonomi keluarga danOleh karena itu, penelitian lanjutan perlu memperluas ruang lingkup geografis, mengintegrasikan pendekatan interdisipliner seperti ekonomi keluarga dan
ITSCIENCEITSCIENCE Kelahiran Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) pada tahun 1990 menandai fase penting dalam peta perkembangan intelektual Muslim di Indonesia. KehadirannyaKelahiran Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) pada tahun 1990 menandai fase penting dalam peta perkembangan intelektual Muslim di Indonesia. Kehadirannya
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Tujuan artikel ilmiah ini, yakni mengidentifikasi hipotesis yang saling terkait di antara faktor-faktor tersebut di atas untuk dipakai dalam tulisan-tulisanTujuan artikel ilmiah ini, yakni mengidentifikasi hipotesis yang saling terkait di antara faktor-faktor tersebut di atas untuk dipakai dalam tulisan-tulisan
PENERBITPENERBIT Selain itu, keterlibatan guru, keluarga, dan masyarakat adat juga memperkuat penanaman nilai karakter secara kolektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwaSelain itu, keterlibatan guru, keluarga, dan masyarakat adat juga memperkuat penanaman nilai karakter secara kolektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
STAISDHARMASTAISDHARMA Hasil penelitian ini adalah: Pertama, faktor pendorong ideologi radikal yaitu adanya perbedaan cara dan tingkat pemahaman yang dimiliki oleh masing-masingHasil penelitian ini adalah: Pertama, faktor pendorong ideologi radikal yaitu adanya perbedaan cara dan tingkat pemahaman yang dimiliki oleh masing-masing
UMSUMS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui di Panti Werdha Budhi Dharma Umbulharjo Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen denganPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui di Panti Werdha Budhi Dharma Umbulharjo Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan
UMCUMC Penelitian ini mengevaluasi bagaimana media membingkai pemberitaan terkait isu-isu keagamaan dan dampaknya terhadap pemahaman publik. Selain itu, artikelPenelitian ini mengevaluasi bagaimana media membingkai pemberitaan terkait isu-isu keagamaan dan dampaknya terhadap pemahaman publik. Selain itu, artikel
STIDNATSIRSTIDNATSIR Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Muslim Billionaire telah melaksanakan program pemberdayaan masyarakatPenelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Muslim Billionaire telah melaksanakan program pemberdayaan masyarakat
Useful /
LPPPIPUBLISHINGLPPPIPUBLISHING The research method in this study uses qualitative research and secondary data, such as books and journals, to answer the analysis of green marketing studiesThe research method in this study uses qualitative research and secondary data, such as books and journals, to answer the analysis of green marketing studies
STAISDHARMASTAISDHARMA Sebagai ritual tahunan, tradisi ini melibatkan kegiatan ziarah, doa bersama (tahlil), sedekah bumi, pertunjukan tari topeng, dan wayang. Dengan menggunakanSebagai ritual tahunan, tradisi ini melibatkan kegiatan ziarah, doa bersama (tahlil), sedekah bumi, pertunjukan tari topeng, dan wayang. Dengan menggunakan
STAISDHARMASTAISDHARMA Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keraton Kasepuhan menghadapi tantangan dalam hal manajemen sumber daya, keterlibatan masyarakat, dan pemeliharaan infrastrukturHasil penelitian menunjukkan bahwa Keraton Kasepuhan menghadapi tantangan dalam hal manajemen sumber daya, keterlibatan masyarakat, dan pemeliharaan infrastruktur
UNARSUNARS Hasil perhitungan menunjukkan bahwa t hitung (2,810) lebih besar daripada t tabel (0,312), sehingga hipotesis kerja diterima. Terdapat perbedaan signifikanHasil perhitungan menunjukkan bahwa t hitung (2,810) lebih besar daripada t tabel (0,312), sehingga hipotesis kerja diterima. Terdapat perbedaan signifikan