PUBMEDIAPUBMEDIA
Journal of Contemporary Law StudiesJournal of Contemporary Law StudiesArtikel ini menyelidiki kewenangan pemerintah daerah dalam memenuhi hak atas bantuan hukum untuk masyarakat miskin dan kelompok rentan dalam kerangka supremasi hukum, hak asasi manusia, dan otonomi daerah. Bantuan hukum merupakan komponen fundamental dalam akses keadilan dan secara konstitusional dijamin oleh negara sebagai kewajiban untuk menjamin kesetaraan di hadapan hukum. Meskipun Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum memberikan dasar hukum untuk keterlibatan pemerintah daerah, masih ada keraguan apakah kewenangan tersebut bersifat wajib atau opsional. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan menggunakan pendekatan statutori, konseptual, dan doktrinal untuk menganalisis dasar konstitusional dan yuridis kewenangan pemerintah daerah. Temuan menunjukkan bahwa kewenangan pemerintah daerah dalam memberikan bantuan hukum bukan hanya pilihan kebijakan, tetapi kewajiban hukum yang berasal dari prinsip-prinsip konstitusional dan jaminan hak asasi manusia. Menafsirkan bantuan hukum sebagai opsional akan bertentangan dengan esensi supremasi hukum dan perlindungan hak asasi manusia. Oleh karena itu, pemerintah daerah diharuskan untuk menginstitusionalisasikan dan mendanai bantuan hukum melalui regulasi dan anggaran yang memadai untuk memastikan akses keadilan yang substansial.
Studi ini menyimpulkan bahwa kewenangan pemerintah daerah dalam memenuhi hak atas bantuan hukum bukanlah kewenangan diskresioner, melainkan kewajiban konstitusional yang melekat pada tanggung jawab negara untuk menjamin hak asasi manusia.Berdasarkan interpretasi sistematis dan teleologis terhadap Konstitusi Republik Indonesia tahun 1945, Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum, dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, frasa “dapat dalam alokasi anggaran bantuan hukum tidak dapat diartikan sebagai pilihan kebijakan bebas yang dapat diabaikan.Sebaliknya, hal itu harus dipahami sebagai bentuk fleksibilitas implementasi teknis dalam kerangka kewajiban negara untuk memastikan kesetaraan di hadapan hukum dan akses substantif terhadap keadilan.Temuan utama studi ini menekankan bahwa, dalam kerangka negara hukum dan negara kesejahteraan, pemerintah daerah bertindak sebagai pemegang kewajiban yang berkewajiban untuk menghormati, melindungi, dan memenuhi hak atas bantuan hukum bagi kaum miskin dan kelompok rentan lainnya.Kegagalan pemerintah daerah untuk menetapkan peraturan dan mengalokasikan anggaran untuk bantuan hukum dapat merupakan kelalaian negara dalam memenuhi hak asasi manusia.
Untuk memperkuat jaminan hak atas bantuan hukum dalam kerangka supremasi hukum, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan studi komparatif yang menyelidiki variasi implementasi kebijakan bantuan hukum di berbagai wilayah. Penelitian ini dapat mengevaluasi efektivitas implementasi bantuan hukum di tingkat lokal, mempertimbangkan faktor fiskal, dinamika politik lokal, dan kapasitas kelembagaan. Selain itu, penelitian dapat menganalisis standar minimum kewajiban konstitusional pemerintah daerah untuk menjamin hak atas bantuan hukum, dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip hak asasi manusia dan supremasi hukum. Dengan menggabungkan analisis normatif dan empiris, penelitian ini dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif untuk memperkuat sistem bantuan hukum di Indonesia.
- PERANAN DAN KEDUDUKAN LEMBAGA BANTUAN HUKUM SEBAGAI ACCESS TO JUSTICE BAGI ORANG MISKIN | Arena Hukum.... arenahukum.ub.ac.id/index.php/arena/article/view/241PERANAN DAN KEDUDUKAN LEMBAGA BANTUAN HUKUM SEBAGAI ACCESS TO JUSTICE BAGI ORANG MISKIN Arena Hukum arenahukum ub ac index php arena article view 241
- Supremasi Hukum dalam Kerangka Konstitusi: Studi Kritis terhadap Implementasi Prinsip Negara Hukum di... doi.org/10.55681/seikat.v3i4.1519Supremasi Hukum dalam Kerangka Konstitusi Studi Kritis terhadap Implementasi Prinsip Negara Hukum di doi 10 55681 seikat v3i4 1519
- Implementation of Legal Guarantees for Human Rights Protection in Indonesia | Journal of Law and Sustainable... ojs.journalsdg.org/jlss/article/view/624Implementation of Legal Guarantees for Human Rights Protection in Indonesia Journal of Law and Sustainable ojs journalsdg jlss article view 624
- Perlindungan Hukum bagi Pekerja Gig Economy: Perspektif Hukum Perdata di Indonesia | Perkara : Jurnal... journal.stekom.ac.id/index.php/PERKARA/article/view/2227Perlindungan Hukum bagi Pekerja Gig Economy Perspektif Hukum Perdata di Indonesia Perkara Jurnal journal stekom ac index php PERKARA article view 2227
- The Analysis of Regional Autonomy Implementation in Indonesia: Based on the Ruling Government Paradigm,... doi.org/10.11648/j.jpsir.20220504.18The Analysis of Regional Autonomy Implementation in Indonesia Based on the Ruling Government Paradigm doi 10 11648 j jpsir 20220504 18
| File size | 364.43 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Hal tersebut disebabkan adanya tumpang tindih peraturan perundang-undangan di Indonesia. Dampak dari adanya tumpang tindih tersebut berakibat pada tersebarnyaHal tersebut disebabkan adanya tumpang tindih peraturan perundang-undangan di Indonesia. Dampak dari adanya tumpang tindih tersebut berakibat pada tersebarnya
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) merupakan kejahatan kerah putih yang memiliki dampak negatif signifikan pada stabilitas ekonomi dan bisnis. TPPU bersifatTindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) merupakan kejahatan kerah putih yang memiliki dampak negatif signifikan pada stabilitas ekonomi dan bisnis. TPPU bersifat
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris. Kajian hukum empiris sendiri merupakan kajian yang memandang hukum sebagai kenyataan, mencakupPenelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris. Kajian hukum empiris sendiri merupakan kajian yang memandang hukum sebagai kenyataan, mencakup
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Meskipun mengidentifikasi tantangan seperti kompleksitas regulasi dan ketidaksetaraan ekonomi, penelitian ini menyoroti peluang, termasuk penerapan teknologiMeskipun mengidentifikasi tantangan seperti kompleksitas regulasi dan ketidaksetaraan ekonomi, penelitian ini menyoroti peluang, termasuk penerapan teknologi
MKRIMKRI Penelitian ini bertujuan menelaah dasar legitimasi konstitusional keberadaan calon tunggal dalam Pilkada, mengevaluasi tanggung jawab partai politik atasPenelitian ini bertujuan menelaah dasar legitimasi konstitusional keberadaan calon tunggal dalam Pilkada, mengevaluasi tanggung jawab partai politik atas
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Melalui peraturan-peraturan seperti Peraturan OJK No. 48/POJK. 03 Tahun 2020, OJK berperan dalam memberikan jaminan atas kerugian finansial yang dirasakanMelalui peraturan-peraturan seperti Peraturan OJK No. 48/POJK. 03 Tahun 2020, OJK berperan dalam memberikan jaminan atas kerugian finansial yang dirasakan
STAIN KEPRISTAIN KEPRI Penelitian mengkaji enkulturasi adat Minangkabau oleh pemimpin lokal (Tali Tigo Sapilin). Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, studi dokumentasi,Penelitian mengkaji enkulturasi adat Minangkabau oleh pemimpin lokal (Tali Tigo Sapilin). Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, studi dokumentasi,
STAIN KEPRISTAIN KEPRI Mengenai tipologi budaya politik aristokrat Melayu yang terdeskripsi dalam manuskrip berupa; Pola Suksesi, Dinasti, Putera Raja tertua menggantikan ayahnya,Mengenai tipologi budaya politik aristokrat Melayu yang terdeskripsi dalam manuskrip berupa; Pola Suksesi, Dinasti, Putera Raja tertua menggantikan ayahnya,
Useful /
UMKUMK The findings suggest that the Gallery Walk fosters a more interactive and motivating classroom environment, making it a beneficial strategy to improveThe findings suggest that the Gallery Walk fosters a more interactive and motivating classroom environment, making it a beneficial strategy to improve
MKRIMKRI Penerapan sistem pemilu campuran merupakan alternatif yang dapat dipertimbangkan untuk menciptakan pemurnian sistem presidensial. Hal tersebut sejalanPenerapan sistem pemilu campuran merupakan alternatif yang dapat dipertimbangkan untuk menciptakan pemurnian sistem presidensial. Hal tersebut sejalan
ITSNULAMPUNGITSNULAMPUNG Pendampingan PKM berhasil meningkatkan kapasitas UMKM dalam pengelolaan pemasaran digital, sehingga seluruh UMKM memiliki akun, frekuensi unggahan lebihPendampingan PKM berhasil meningkatkan kapasitas UMKM dalam pengelolaan pemasaran digital, sehingga seluruh UMKM memiliki akun, frekuensi unggahan lebih
UMKUMK Berdasarkan hasil analisis dan perancangan, serta implementasi dan pembahasan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut. Sistem ini dapat digunakanBerdasarkan hasil analisis dan perancangan, serta implementasi dan pembahasan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut. Sistem ini dapat digunakan