INDRAINSTITUTEINDRAINSTITUTE
IKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan MahasiswaIKHLAS: Jurnal Pengabdian Dosen dan MahasiswaKonstruksi mempunyai peran penting dalam kemajuan perekonomian suatu negara. Industri 4.0 memerlukan adanya transformasi digital utamanya dalam sektor konstruksi. Amanat Kepmenaker terkait kompetensi siswa SMK diharapkan profil lulusan dapat memenuhi kompetensi SDM dengan standar dan kebutuhan dunia kerja khususnya dalam keterampilan teknologi BIM. Hasil capaian rapor pendidikan tahun 2024 mengindikasikan perlunya keterlibatan mitra dunia kerja dalam merancang dan mengelola pembelajaran SMK. Analisa situasi awal mitra terdapat kurangnya kemampuan dalam memahami standar gambar teknik, menggambar proyeksi orthogonal (2D) dan proyeksi piktorial (3D). Metode PKM dilakukan secara bertahap melalui pelaksanaan pelatihan BIM berbasis Revit pada siswa SMKN 1 Kemlagi Kabupaten Mojokerto jurusan DPIB kelas XI. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan kegiatan yaitu ≥ 75% dari 109 siswa memiliki mampu membuat gambar teknik dasar secara manual maupun menggunakan aplikasi perangkat lunak yang dijadikan dasar dalam desain pemodelan dan informasi bangunan dengan cakap dan mahir serta mampu memahami teknologi BIM.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini mampu meningkatkan kompetensi dan keterampilan siswa SMK dalam bidang pemodelan 3D berbasis BIM Revit.Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan kemampuan minimal 75% dalam membuat gambar teknik dasar secara manual maupun menggunakan perangkat lunak.Program ini diharapkan dapat dilanjutkan dengan pembentukan teaching factory di sekolah untuk memfasilitasi implementasi kemampuan siswa di sektor industri.
Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diusulkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas teaching factory dalam meningkatkan kesiapan siswa SMK menghadapi dunia kerja, dengan fokus pada pengukuran dampak nyata terhadap kemampuan adaptasi dan produktivitas mereka di industri konstruksi. Kedua, penelitian dapat diarahkan untuk mengembangkan kurikulum BIM yang lebih terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan industri, termasuk eksplorasi penggunaan teknologi BIM dalam konteks bangunan tahan gempa yang lebih kompleks. Ketiga, penting untuk menginvestigasi faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi BIM oleh guru dan siswa SMK, seperti ketersediaan infrastruktur, pelatihan yang memadai, dan dukungan dari pihak sekolah dan industri, guna merumuskan strategi implementasi yang lebih efektif dan berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan dan mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang konstruksi.
| File size | 772.71 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
ABULYATAMAABULYATAMA Kesulitan yang dialami siswa dalam mempelajari ikatan kimia antara lain. Tingkat ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal meningkat dari 30% menjadiKesulitan yang dialami siswa dalam mempelajari ikatan kimia antara lain. Tingkat ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal meningkat dari 30% menjadi
ABULYATAMAABULYATAMA Diharapkan guru memberikan penjelasan lebih mengenai Kata Ganti Personalia dan membedakan antara Kata Ganti Subjek dengan Kata Ganti Objek, Kata GantiDiharapkan guru memberikan penjelasan lebih mengenai Kata Ganti Personalia dan membedakan antara Kata Ganti Subjek dengan Kata Ganti Objek, Kata Ganti
PAPANDAPAPANDA Sampel penelitian diambil satu kelas menggunakan metode simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa tes uraian sebelum dan sesudah perlakuan,Sampel penelitian diambil satu kelas menggunakan metode simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa tes uraian sebelum dan sesudah perlakuan,
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa LKPD berbasis PBL guna memfasilitasi kecakapan representasi matematis siswa yang memenuhi syaratPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa LKPD berbasis PBL guna memfasilitasi kecakapan representasi matematis siswa yang memenuhi syarat
PAPANDAPAPANDA Instrumen yang digunakan adalah angket self-concept matematis terdiri dari 26 pernyataan berdasarkan 9 indikator, dianalisis secara kuantitatif deskriptifInstrumen yang digunakan adalah angket self-concept matematis terdiri dari 26 pernyataan berdasarkan 9 indikator, dianalisis secara kuantitatif deskriptif
PAPANDAPAPANDA Berdasarkan hasil analisis yang telah diuraikan sebelumnya diperoleh hasil self-efficacy matematis siswa SMPIT Abdan Syakuro Lampu Iman berada pada kriteriaBerdasarkan hasil analisis yang telah diuraikan sebelumnya diperoleh hasil self-efficacy matematis siswa SMPIT Abdan Syakuro Lampu Iman berada pada kriteria
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Kurangnya kreativitas peserta didik dalam membuat kerajinan ataupun memanfaatkan sesuatu bahan yang dapat dijadikan barang yang lebih berguna dan bermanfaat.Kurangnya kreativitas peserta didik dalam membuat kerajinan ataupun memanfaatkan sesuatu bahan yang dapat dijadikan barang yang lebih berguna dan bermanfaat.
IKMEDIAIKMEDIA Objek penelitian ini adalah budaya Rimpu di Kabupaten Bima. Validasi data dilakukan dengan referensial memadai dan observasi keberlanjutan. Teknik analisisObjek penelitian ini adalah budaya Rimpu di Kabupaten Bima. Validasi data dilakukan dengan referensial memadai dan observasi keberlanjutan. Teknik analisis
Useful /
UNPARUNPAR Faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan berpikir reflektif siswa meliputi aspek kognitif berdasarkan taksonomi Bloom, yaitu pengetahuan (C1), pemahamanFaktor-faktor yang memengaruhi kemampuan berpikir reflektif siswa meliputi aspek kognitif berdasarkan taksonomi Bloom, yaitu pengetahuan (C1), pemahaman
ABULYATAMAABULYATAMA Aljabar merupakan salah satu materi yang penting dalam matematika. Kekeliruan dalam memahami konsep aljabar akan berdampak kelirunya terhadap pemahamanAljabar merupakan salah satu materi yang penting dalam matematika. Kekeliruan dalam memahami konsep aljabar akan berdampak kelirunya terhadap pemahaman
INDRAINSTITUTEINDRAINSTITUTE Studi awal menunjukkan bahwa siswa umumnya memiliki kendala dalam belajar Bahasa Inggris, seperti kesulitan memahami materi, perbedaan antara penulisanStudi awal menunjukkan bahwa siswa umumnya memiliki kendala dalam belajar Bahasa Inggris, seperti kesulitan memahami materi, perbedaan antara penulisan
UNPARUNPAR Faktor penyebab kesalahan berasal dari ranah kognitif, meliputi pengetahuan, pemahaman, dan penerapan. Pada aspek pengetahuan, siswa kurang paham terhadapFaktor penyebab kesalahan berasal dari ranah kognitif, meliputi pengetahuan, pemahaman, dan penerapan. Pada aspek pengetahuan, siswa kurang paham terhadap