UNPARUNPAR

Jurnal Teknologi Informasi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik InformatikaJurnal Teknologi Informasi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik Informatika

Serangan phishing dan pencurian kredensial merupakan ancaman siber yang semakin marak di Indonesia, terutama dalam konteks penggunaan sistem elektronik untuk layanan publik. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) secara rutin menerbitkan imbauan keamanan untuk mengedukasi dan memperingatkan masyarakat tentang pola serangan, kerugian potensial, dan langkah-langkah mitigasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis imbauan keamanan BSSN terkait phishing dan pencurian kredensial dari sudut pandang keamanan jaringan komputer dan relevansinya dengan kerangka kebijakan keamanan informasi BSSN. Metode penelitian menggunakan analisis konten terhadap imbauan keamanan BSSN yang relevan, serta tinjauan pustaka tentang keamanan jaringan, rekayasa sosial, dan standar tata kelola keamanan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serangan phishing mengeksploitasi kelemahan pada lapisan jaringan, autentikasi, dan kesadaran pengguna. Serangan umumnya dilakukan melalui rekayasa sosial, pemalsuan situs web, dan serangan man-in-the-middle. Rekomendasi studi ini mencakup implementasi keamanan berlapis, peningkatan kesadaran pengguna, penguatan autentikasi, dan penerapan tata kelola keamanan informasi sesuai regulasi BSSN. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang ancaman phishing dalam konteks keamanan siber nasional.

Penelitian ini menunjukkan bahwa imbauan keamanan BSSN tentang phishing dan pencurian kredensial memuat pola ancaman yang berhubungan erat dengan kelemahan pada jaringan komputer, terutama pada lapisan komunikasi, DNS, dan autentikasi.Serangan phishing semakin canggih dan memanfaatkan kombinasi rekayasa sosial dengan teknik teknis seperti MITM, DNS spoofing, dan SSL stripping.Berdasarkan kerangka BSSN, ancaman ini dapat memengaruhi keamanan sistem elektronik, terutama yang mengelola data sensitif.Implementasi pengamanan berlapis, penguatan protokol jaringan, serta edukasi pengguna merupakan langkah mitigasi yang direkomendasikan.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang pola serangan phishing di berbagai negara, dengan fokus pada perbedaan strategi mitigasi dan edukasi pengguna. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi tata kelola keamanan informasi sesuai regulasi BSSN, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam penerapannya. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan sistem deteksi dan pencegahan phishing yang lebih canggih, dengan memanfaatkan teknik-teknik machine learning dan analisis perilaku pengguna.

  1. Jurnal Teknologi Informasi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik Informatika. jurnal teknologi... doi.org/10.47111/JTIJurnal Teknologi Informasi Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik Informatika jurnal teknologi doi 10 47111 JTI
Read online
File size264.61 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test