STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG
VariabelVariabelPenelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran profil kemampuan berpikir kreatif siswa terhadap Hukum Newton. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VIII di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Singkawang. Subjek dalam penelitian ini dipilih dengan purposive sampling berjumlah 36 siswa. Data penelitian dikumpulkan menggunakan tes kemampuan berpikir kreatif yang berjumlah 8 soal esai. Data dianalisis menggunakan persentase deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa yang berada pada tingkat kemampuan berpikir kreatif sedang berjumlah 81%, siswa yang berada pada tingkat kemampuan berpikir kreatif rendah berjumlah 19%; (2) hasil persentase kemampuan berpikir kreatif per indikator, yaitu kefasihan 69,17%, fleksibilitas 57,92%, orisinalitas 37,50%, dan elaborasi 50,83%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa masih tergolong rendah.
Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa masih tergolong rendah.Hal ini dibuktikan dengan hasil kategorisasi tingkat kemampuan berpikir kreatif, di mana 81% siswa berada pada tingkat kemampuan berpikir kreatif rendah, dan 19% berada pada tingkat sedang.Jika dilihat dari setiap indikator, kemampuan berpikir kreatif masih rendah pada indikator orisinalitas dan elaborasi.Hal ini dibuktikan dengan hasil persentase per indikator, yaitu kefasihan 69,17%, fleksibilitas 57,92%, orisinalitas 37,50%, dan elaborasi 50,83%.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah sebagai berikut: Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh model pembelajaran tertentu, seperti pembelajaran berbasis proyek (PjBL) atau model flipped classroom, terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa dalam memahami konsep-konsep fisika, khususnya Hukum Newton. Hal ini penting untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran yang paling efektif dalam merangsang kreativitas siswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian kemampuan berpikir kreatif yang lebih valid dan reliabel, dengan mempertimbangkan indikator-indikator kreativitas yang lebih komprehensif, seperti kemampuan menghasilkan ide-ide baru, memecahkan masalah secara inovatif, dan mengaplikasikan pengetahuan dalam konteks yang berbeda. Instrumen yang baik akan memberikan gambaran yang lebih akurat tentang tingkat kreativitas siswa. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran faktor-faktor sosial-emosional, seperti motivasi, kepercayaan diri, dan dukungan dari guru dan teman sebaya, terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Memahami bagaimana faktor-faktor ini saling berinteraksi dapat membantu dalam merancang lingkungan belajar yang kondusif untuk mengembangkan kreativitas siswa. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan abad ke-21.
| File size | 348.56 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPWRUMPWR Hasil menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis subjek pertama (S1) dan ketiga (S3) diklasifikasikan sebagai kreatif, sedangkan subjek keduaHasil menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis subjek pertama (S1) dan ketiga (S3) diklasifikasikan sebagai kreatif, sedangkan subjek kedua
UMPWRUMPWR Penelitian melibatkan siswa dari berbagai tingkat efikasi diri, dikategorikan menjadi tiga kelompok: tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melaluiPenelitian melibatkan siswa dari berbagai tingkat efikasi diri, dikategorikan menjadi tiga kelompok: tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui
POLTEKKES PADANGPOLTEKKES PADANG Hasil pengukuran kebisingan di SD di Nagari Nanggalo didapatkan sebanyak 5 titik dengan kebisingan yang tidak memenuhi standar baku mutu kesehatan lingkungan.Hasil pengukuran kebisingan di SD di Nagari Nanggalo didapatkan sebanyak 5 titik dengan kebisingan yang tidak memenuhi standar baku mutu kesehatan lingkungan.
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Nilai N-Gain masing-masing sebesar 0,57 (57,23% - kategori cukup efektif) dan 0,58 (57,60% - kategori cukup efektif) menunjukkan peningkatan kemampuanNilai N-Gain masing-masing sebesar 0,57 (57,23% - kategori cukup efektif) dan 0,58 (57,60% - kategori cukup efektif) menunjukkan peningkatan kemampuan
JRTPPIJRTPPI Fungsionalnya, mobilitas meningkat drastis, tetapi dampak ekonomi pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UKM) bervariasi. Studi ini mendukung Teori PoleFungsionalnya, mobilitas meningkat drastis, tetapi dampak ekonomi pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UKM) bervariasi. Studi ini mendukung Teori Pole
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan utama abad ke-21 yang sangat penting untuk dikembangkan dalam proses pembelajaran. Namun, berbagaiKemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan utama abad ke-21 yang sangat penting untuk dikembangkan dalam proses pembelajaran. Namun, berbagai
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Hasilnya memberikan wawasan berharga bagi pendidik yang berusaha menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan kreativitas pada siswa mereka. PenelitianHasilnya memberikan wawasan berharga bagi pendidik yang berusaha menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan kreativitas pada siswa mereka. Penelitian
UMPOUMPO Institusi selalu mengharapkan kualitas output dan kepribadian yang baik, namun apabila lingkungan pendidikan tidak memberikan habitus yang tepat, hasilInstitusi selalu mengharapkan kualitas output dan kepribadian yang baik, namun apabila lingkungan pendidikan tidak memberikan habitus yang tepat, hasil
Useful /
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Kontrol dan Capai adalah yang terkuat (81,25%), sedangkan Asal dan Kepemilikan tertinggal (75,38%), dengan item terlemah yang mencerminkan kecemasan tentangKontrol dan Capai adalah yang terkuat (81,25%), sedangkan Asal dan Kepemilikan tertinggal (75,38%), dengan item terlemah yang mencerminkan kecemasan tentang
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimental. Kelas eksperimen mendapatkan pembelajaran tentang segitiga yang terintegrasiMetode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimental. Kelas eksperimen mendapatkan pembelajaran tentang segitiga yang terintegrasi
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Tujuan penelitian ini adalah memberikan solusi melalui pengurangan biaya dan penentuan titik breakeven. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif denganTujuan penelitian ini adalah memberikan solusi melalui pengurangan biaya dan penentuan titik breakeven. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Kepemimpinan transformasional berperan penting dalam meningkatkan kinerja organisasi, termasuk di Dinas Sosial Kabupaten Buru Selatan. Namun, rendahnyaKepemimpinan transformasional berperan penting dalam meningkatkan kinerja organisasi, termasuk di Dinas Sosial Kabupaten Buru Selatan. Namun, rendahnya