UMPWRUMPWR

Surya Beton : Jurnal Ilmu Teknik SipilSurya Beton : Jurnal Ilmu Teknik Sipil

Gedung rawat inap Rumah Sakit Condong Catur memiliki luas bangunan 620 m2 terdiri dari 3 lantai dan menggunakan fondasi telapak dengan perkuatan siklop batu kali. Daya dukung tanah adalah kemampuan tanah menahan tekanan/beban bangunan tanpa menimbulkan keruntuhan dan penurunan yang berlebihan. Tujuan penelitian ini adalah meng. Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah analisis data penyelidikan tanah dan data struktur atas untuk digunakan dalam menganalisis daya dukung dan penurunan pada fondasi eksisting gedung rawat inap Rumah Sakit Condong Catur. Hasil analisis diperoleh daya dukung ijin netto tanah untuk fondasi tipe 1 (FT1) metode Terzaghi sebesar 868,062 kN/m2 dan metode Meyerhoff sebesar 1227,116 kN/m2, untuk fondasi tipe 2 (FT2) metode Terzaghi sebesar 767,092 kN/m2 dan metode Meyerhoff sebesar 1206,106 kN/m2. Penurunan terbesar untuk fondasi tipe 1 (FT1), metode penurunan segera (Si) ada pada fondasi node 17 sebesar 4,376 mm, penurunan total (UZ) software Plaxis 3D ada pada fondasi node 17 sebesar 7,743 mm. Penurunan terbesar untuk fondasi tipe 2 (FT2) metode penurunan segera (Si) ada pada fondasi node 3 sebesar 3,523 mm, penurunan total (UZ) software Plaxis 3D ada pada fondasi node 2 sebesar 7,159 mm.

Penelitian ini memperoleh hasil analisis daya dukung ijin netto tanah untuk fondasi tipe 1 (FT1) menggunakan metode Terzaghi sebesar 868,062 kN/m2 dan metode Meyerhoff sebesar 1227,116 kN/m2, serta untuk fondasi tipe 2 (FT2) sebesar 767,092 kN/m2 (Terzaghi) dan 1206,106 kN/m2 (Meyerhoff).Penurunan terbesar pada fondasi tipe 1 (FT1) terjadi pada node 17 dengan penurunan segera (Si) 4,376 mm dan penurunan total (UZ) 7,743 mm, sementara pada fondasi tipe 2 (FT2) terjadi pada node 3 dengan penurunan segera (Si) 3,523 mm dan penurunan total (UZ) 7,159 mm.Hasil analisis menunjukkan bahwa tekanan kontak dan penurunan yang terjadi pada fondasi eksisting masih dalam batas aman berdasarkan kriteria yang berlaku.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis sensitivitas parameter tanah terhadap perubahan daya dukung dan penurunan fondasi, terutama dengan mempertimbangkan variasi kondisi tanah yang mungkin terjadi di lokasi proyek. Selain itu, studi lebih lanjut mengenai pengaruh penggunaan material alternatif untuk perkuatan fondasi, seperti geogrid atau geomembran, dapat dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja fondasi dan mengurangi biaya konstruksi. Terakhir, pengembangan model numerik yang lebih kompleks dengan mempertimbangkan interaksi tanah-struktur secara dinamis, termasuk efek gempa bumi, dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perilaku fondasi dan meningkatkan keandalan desain struktur secara keseluruhan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan teknologi fondasi yang lebih inovatif dan berkelanjutan, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan bangunan di masa depan.

Read online
File size422.88 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test