STAINUMADIUNSTAINUMADIUN

MacroviaMacrovia

Fenomena perceraian di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya yang baru diangkat sebagai PPPK, menunjukkan adanya ketimpangan tujuan ekonomi dalam rumah tangga setelah terjadi perubahan status dan pendapatan. Perubahan peran ekonomi ini kerap menimbulkan konflik, terutama ketika pasangan suami istri tidak memiliki kesamaan visi dalam mengelola keuangan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis library research, dengan sumber data berupa literatur keislaman, jurnal ilmiah, dan laporan media terkini terkait perceraian ASN. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketimpangan tersebut dapat diatasi dengan penerapan prinsip-prinsip ekonomi syariah, yaitu keadilan (adl), keseimbangan (tawazun), dan musyawarah (shura), yang mampu membentuk harmoni relasi dan stabilitas ekonomi rumah tangga. Temuan ini menekankan pentingnya pendidikan ekonomi keluarga Islami sebagai solusi normatif dalam menjaga ketahanan keluarga ASN.

Penelitian ini menegaskan bahwa ketimpangan tujuan ekonomi dalam rumah tangga ASN, terutama setelah pengangkatan PPPK, disebabkan oleh ketidaksesuaian visi ekonomi, perubahan peran ekonomis, dan kurangnya komunikasi finansial yang transparan.Prinsip-prinsip ekonomi syariah—keadilan (adl), keseimbangan (tawazun), dan musyawarah (shura)—dapat memitigasi konflik tersebut dengan menegakkan pembagian tanggung jawab yang adil, pengelolaan keuangan yang moderat, dan dialog terbuka antara pasangan.Oleh karena itu, pendidikan ekonomi keluarga Islami harus diprakarsai sebelum dan sesudah pengangkatan ASN agar nilai-nilai syariah menjadi fondasi bagi hubungan ekonomi rumah tangga yang harmonis.

Dalam rangka meminimalisir kecenderungan perceraian akibat ketimpangan ekonomi di rumah tangga ASN, pertanyaan penelitian baru dapat diarahkan pada bagaimana penerapan pendidikan pra- dan pasca-penugasan PPPK dalam kurikulum pranikah dapat meningkatkan kesadaran nilai ekonomi syariah di kalangan pasangan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas model pengelolaan keuangan berbasis musyawarah yang melibatkan perencanaan anggaran keluarga secara rutin, serta dampaknya terhadap stabilitas emosional pasangan. Terakhir, studi empiris dapat meneliti peran kebijakan lembaga pemerintah dalam menyediakan modul pembelajaran ekonomi Islami bagi ASN, guna menumbuhkan kultur kerja sama finansial dan nilai-nilai keadilan keluarga yang berkelanjutan.

Read online
File size797.01 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test