BSIBSI

Abditeknika Jurnal Pengabdian MasyarakatAbditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat

Di Indonesia terdapat tiga jenis pendidikan, yaitu formal, nonformal, dan informal. Pendidikan nonformal adalah pendidikan yang diberikan oleh masyarakat atau lembaga dalam jangka waktu yang relatif singkat namun kurang menekankan pada pemberian gelar. Rumah Tahfidzh Daar El Huffadzh merupakan salah satu jenis pendidikan nonformal yang menitikberatkan pada ilmu pengetahuan di bidang Alquran dan Islam, seperti Tajwid, Arab, Balaghoh, Fiqh dan lain-lain. Didalam kesehariannya dari subuh hingga malam, para santri hanya belajar ilmu Al-Quran dan Islam saja sehingga mereka kurang mendalami ilmu bidang lain termasuk teknologi informasi. Padahal penguasaan teknologi merupakan salah satu hal yang sangat dibutuhkan saat ini, terutama nanti ketika mereka terjun ke dunia kerja. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran untuk mengolah data dan menyajikannya dalam bentuk yang mudah dipahami menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel. Pada kegiatan ini para santri akan dikenalkan rumus - rumus perhitungan numerikal yang ada di Microsoft Excel agar dapat diaplikasikan pada kegiatan sehari-hari. Metode kegiatan yang digunakan yaitu persiapan, sosialisasi program, demo dan praktek serta penutup. Dengan dilaksanakan kegiatan ini para santri mampu menggunakan microsoft excel sebagai alat untuk mengolah data dengan rumus-rumus yang telah diajarkan.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan secara daring dan luring dalam bentuk pelatihan dasar mengolah data numerik menggunakan Microsoft Excel.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami materi dan menyelesaikan studi kasus dengan menggunakan rumus-rumus dasar Excel.Kemampuan dasar yang diperoleh santri menjadi landasan untuk belajar lebih lanjut tentang Microsoft Excel.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas pelatihan lanjutan Microsoft Excel yang mencakup fungsi-fungsi tingkat menengah seperti VLOOKUP, pivot table, dan grafik dinamis bagi santri, untuk mengetahui sejauh mana keterampilan analisis data mereka dapat ditingkatkan. Kedua, penting untuk mengeksplorasi integrasi pembelajaran teknologi informasi dalam kurikulum harian Rumah Tahfidzh, melalui penelitian yang mengkaji model pembelajaran hybrid yang seimbang antara penghafalan Al-Quran dan keterampilan digital. Ketiga, perlu dikaji dampak jangka panjang pelatihan keterampilan digital terhadap kesiapan kerja santri, melalui studi tindak lanjut yang melihat perkembangan karier mereka setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren. Penelitian-penelitian ini dapat membantu merancang program pelatihan yang lebih berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Selain itu, hasil dari studi lanjutan dapat menjadi dasar pengembangan modul pelatihan digital yang disesuaikan dengan konteks pendidikan keagamaan. Dengan demikian, lulusan Rumah Tahfidzh tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga kompetitif dalam ranah profesional. Penting pula untuk mempertimbangkan variasi minat dan bakat santri dalam merancang pelatihan, agar pelatihan tidak hanya fokus pada Excel tetapi juga mencakup perangkat lunak produktivitas lainnya. Penelitian lebih lanjut juga bisa mengevaluasi peran mentor dari kalangan alumni yang telah sukses di dunia kerja sebagai pendamping dalam pelatihan. Model pelatihan berjenjang yang bertahap dari dasar hingga mahir perlu dievaluasi efektivitasnya. Dengan pendekatan penelitian yang sistematis, program pengabdian di masa depan dapat dirancang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

  1. Metode Demonstrasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa | Al-Azkiya: Jurnal Pendidikan MI/SD. metode... doi.org/10.32505/al-azkiya.v5i2.2155Metode Demonstrasi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Al Azkiya Jurnal Pendidikan MI SD metode doi 10 32505 al azkiya v5i2 2155
Read online
File size535.06 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test