PENERBITPENERBIT
Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama HinduGlobalization seems to have had a significant influence on Joged Bungbung, where art that initially displayed an aesthetic side is now turning towards an erotic side. Like Balinese dances in general, every dance generally has a standard called catur wi or four dance element guidelines, namely wirama, wiraga, wirupa and wirasa. This wi chess certainly contains Hindu religious values. Based on Hindu religious values, the art of Joged Bungbung should remain in the aesthetic corridor. The basic problem is that there has been no in-depth study regarding the elements of catur wi which contain Hindu religious values in the Joged Bungbung dance. The aim of this research is to become a reference in the development of the Joged Bungbung dance which is in accordance with Hindu religious values. Using a qualitative research methodology approach, researchers collected data, reduced data and presented data in descriptive form. Data collection was carried out using interviews, observations and document studies regarding the urgency and implementation of chess wi which is based on Hindu religious values in Gianyar district. The results of this research show the urgency of actualizing chess wi based on Hindu religious values, namely, the existence of ethics and aesthetics in the art of Joged Bungbung, secondly the role of Joged Bungbung art in social life, thirdly, joged art is a dancers self-representation. The form of actualization of chess wi which is based on Hindu religious values contains religious values in the components of wiraga, wirama, wirasa and wirupa. The conclusion is that Gianyar still exists and maintains the art of jogging by adhering to the tenets of chess wi which are based on Hindu religious values.
Gianyar masih eksis menjaga kesenian Joged dengan berpegang pada pakem Catur Wi yang berlandaskan nilai agama Hindu.Penelitian ini menunjukan urgensi aktualisasi Catur Wi berlandaskan nilai agama Hindu adalah, terdapatnya etika dan estetika pada kesenian Joged Bungbung, peranan kesenian Joged Bungbung dalam kehidupan social, dan kesenian Joged merupakan representasi diri penari.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam bagaimana nilai-nilai agama Hindu dapat diintegrasikan secara kreatif dalam pengembangan gerakan tari Joged Bungbung yang modern, tanpa kehilangan esensi tradisionalnya. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif terhadap implementasi Catur Wi pada berbagai jenis tari Bali lainnya untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi dalam melestarikan Joged Bungbung. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada peran masyarakat lokal dan pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian kesenian Joged Bungbung, termasuk pengembangan strategi pemasaran yang etis dan berkelanjutan untuk meningkatkan apresiasi terhadap kesenian ini. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga kelestarian kesenian Joged Bungbung sebagai warisan budaya yang berharga, sekaligus memperkuat identitas spiritual masyarakat Bali.
| File size | 197.74 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Penyalahguna narkotika seringkali tidak mendapatkan rehabilitasi yang semestinya, sehingga rawan kembali mengulangi perbuatannya (residivis). PemidanaanPenyalahguna narkotika seringkali tidak mendapatkan rehabilitasi yang semestinya, sehingga rawan kembali mengulangi perbuatannya (residivis). Pemidanaan
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Hasil penelitian menunjukkan bahwa VICE Indonesia menampilkan korban sebagai tokoh utama yang berani bersuara, dan menyoroti budaya patriarki sebagai penyebabHasil penelitian menunjukkan bahwa VICE Indonesia menampilkan korban sebagai tokoh utama yang berani bersuara, dan menyoroti budaya patriarki sebagai penyebab
PENERBITPENERBIT Namun, dalam perjalanan hidup manusia mengalami sakit, seperti nyeri pinggang yang dialami oleh orang berumur 50 tahun ke atas. Dalam mengatasi hal ituNamun, dalam perjalanan hidup manusia mengalami sakit, seperti nyeri pinggang yang dialami oleh orang berumur 50 tahun ke atas. Dalam mengatasi hal itu
PENERBITPENERBIT Dengan memanfaatkan berbagai alat dan aplikasi teknologi, pendidikan dapat menjadi lebih adaptif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan siswa sertaDengan memanfaatkan berbagai alat dan aplikasi teknologi, pendidikan dapat menjadi lebih adaptif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan siswa serta
PENERBITPENERBIT Beberapa kekerasan yang dilakukan anak terhadap temannya sendiri, kurangnya rasa hormat kepada orang tua dan guru, menunjukkan karakter buruk anak. HalBeberapa kekerasan yang dilakukan anak terhadap temannya sendiri, kurangnya rasa hormat kepada orang tua dan guru, menunjukkan karakter buruk anak. Hal
PENERBITPENERBIT Prestasi akademik mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh faktor pembelajaran di kelas. Gender, sosio-ekonomi keluarga, dan modal kultural memiliki dampakPrestasi akademik mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh faktor pembelajaran di kelas. Gender, sosio-ekonomi keluarga, dan modal kultural memiliki dampak
UNUDUNUD Artikel ini menganalisis bagaimana bentuk pemberdayaan modal sosial sebagai model pencegahan paham radikal untuk menciptakan harmoni sosial di Bali. DataArtikel ini menganalisis bagaimana bentuk pemberdayaan modal sosial sebagai model pencegahan paham radikal untuk menciptakan harmoni sosial di Bali. Data
UNUDUNUD Posisi double burden yang telah mereka lakoni selama ini semakin diperparah oleh hadirnya pandemi Covid-19. Tulisan ini menganalisis kondisi perempuanPosisi double burden yang telah mereka lakoni selama ini semakin diperparah oleh hadirnya pandemi Covid-19. Tulisan ini menganalisis kondisi perempuan
Useful /
YAYASANBHZYAYASANBHZ Mediasi keluarga memiliki posisi penting sebagai instrumen penyelesaian konflik rumah tangga, namun implementasinya di Indonesia masih menghadapi tantanganMediasi keluarga memiliki posisi penting sebagai instrumen penyelesaian konflik rumah tangga, namun implementasinya di Indonesia masih menghadapi tantangan
USMUSM Metode kualitatif dengan studi kasus digunakan untuk mengidentifikasi 371 kasus pelanggaran ITE, khususnya pasal 27, 28, dan 29 yang ambigu dalam menindasMetode kualitatif dengan studi kasus digunakan untuk mengidentifikasi 371 kasus pelanggaran ITE, khususnya pasal 27, 28, dan 29 yang ambigu dalam menindas
PENERBITPENERBIT Chipko Movement merepresentasikan gerakan ekologis yang diinisiasi oleh kelompok perempuan India, dilatarbelakangi aktivitas perusakan lingkungan hutan.Chipko Movement merepresentasikan gerakan ekologis yang diinisiasi oleh kelompok perempuan India, dilatarbelakangi aktivitas perusakan lingkungan hutan.
UNUDUNUD Hasil penelitian menunjukkan, loyalitas wisatawan yang berkunjung kembali disebabkan karena keramahan, cara hidup, cara bertutur kata, dan bertindak masyarakatHasil penelitian menunjukkan, loyalitas wisatawan yang berkunjung kembali disebabkan karena keramahan, cara hidup, cara bertutur kata, dan bertindak masyarakat