PENERBITPENERBIT
Jurnal Penelitian Agama HinduJurnal Penelitian Agama HinduPenerapan nilai Pradnyan dan Purusottama dalam pendidikan karakter sangat penting untuk meningkatkan hasil belajar Agama Hindu. Kurangnya pemahaman terhadap nilai-nilai tersebut perlu dikaji guna menemukan strategi yang efektif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana karakter Pradnyan dan Purusottama berimplikasi positif terhadap hasil belajar Agama Hindu peserta didik Utama Widyalaya Wira Dharma Palu tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori. Responden terdiri atas peserta didik kelas X, XI, dan XII yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumen akademik, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dan berganda untuk mengetahui hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter Pradnyan memberikan kontribusi sebesar 76,3%, sementara karakter Purusottama berkontribusi 79,7% terhadap hasil belajar Agama Hindu. Secara simultan, kedua variabel ini berkontribusi sebesar 81,1%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain, seperti lingkungan belajar, metode pembelajaran, dan motivasi belajar. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan karakter memiliki peran krusial dalam membentuk pemahaman dan capaian hasil belajar peserta didik. Penerapan karakter Pradnyan menguatkan peserta didik untuk berpikir kritis dan bijaksana dalam memahami ajaran Agama Hindu, sementara karakter Purusottama mendorong peserta didik untuk mencapai keunggulan moral dan spiritual. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa implikasi penerapan nilai-nilai karakter Pradnyan dan Purusottama dalam proses belajar mengajar sangat efektif dan berimplikasi positif dalam meningkatkan hasil belajar Agama Hindu.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan terdapat implikasi positif karakter Pradnyan dan karakter Purusottama terhadap hasil belajar Agama Hindu pada peserta didik Utama Widyalaya Wira Dharma Palu, dengan kontribusi 81,1%.Pradnyan mencerminkan kecerdasan dan kebijaksanaan dalam memahami ajaran agama, sementara Purusottama mendorong internalisasi nilai-nilai luhur dalam kehidupan.Selaras dengan ajaran Sarasamuccaya, pendidikan karakter berbasis keteladanan dan pengalaman aktif terbukti efektif dan berimplikasi posisif dalam membangun kecerdasan intelektual, moral, dan spiritual peserta didik.Oleh karena itu, diperlukan integrasi pendidikan karakter Pradnyan dan Purusottama dalam kurikulum serta metode pembelajaran yang lebih interaktif untuk meningkatkan hasil belajar Agama Hindu.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang implementasi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Hindu di berbagai sekolah dengan latar belakang budaya dan sosial yang berbeda. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai Pradnyan dan Purusottama diadaptasi dan diterapkan dalam konteks lokal, serta dampak yang dihasilkan terhadap hasil belajar dan karakter peserta didik. Selain itu, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif peserta didik dan guru tentang pengalaman mereka dalam menerapkan nilai-nilai karakter Hindu dalam pembelajaran sehari-hari. Studi ini dapat memberikan wawasan tentang tantangan dan keberhasilan yang dihadapi dalam mengintegrasikan pendidikan karakter Hindu, serta strategi-strategi inovatif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar dan pembentukan karakter peserta didik.
| File size | 173.39 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Penegakan hukum lebih banyak berorientasi pada penjatuhan pidana penjara daripada pemberian layanan rehabilitasi. Akibatnya, sistem pemasyarakatan menjadiPenegakan hukum lebih banyak berorientasi pada penjatuhan pidana penjara daripada pemberian layanan rehabilitasi. Akibatnya, sistem pemasyarakatan menjadi
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Analisis wacana kritis dengan pendekatan tiga dimensi dari Fairclough menunjukkan bahwa VICE Indonesia melihat isu kekerasan seksual di pesantren dariAnalisis wacana kritis dengan pendekatan tiga dimensi dari Fairclough menunjukkan bahwa VICE Indonesia melihat isu kekerasan seksual di pesantren dari
PENERBITPENERBIT Untuk mencapai tujuan itu menggunakan data kualitatif dengan teknik purposive sampling, pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi,Untuk mencapai tujuan itu menggunakan data kualitatif dengan teknik purposive sampling, pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi,
PENERBITPENERBIT Meskipun demikian, terdapat tantangan yang perlu diatasi, seperti kesenjangan aksesibilitas teknologi, kualitas konten pembelajaran, keterampilan teknologiMeskipun demikian, terdapat tantangan yang perlu diatasi, seperti kesenjangan aksesibilitas teknologi, kualitas konten pembelajaran, keterampilan teknologi
PENERBITPENERBIT Orang tua dapat mengajarkan karakter religius dengan menceritakan bahwa perilaku buruk Pedande Baka di bayar dengan dibunuh oleh kepiting. Melalui ceritaOrang tua dapat mengajarkan karakter religius dengan menceritakan bahwa perilaku buruk Pedande Baka di bayar dengan dibunuh oleh kepiting. Melalui cerita
PENERBITPENERBIT Partisipan ditetapkan dengan convenience dan snowballing sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan secara online melaluiPartisipan ditetapkan dengan convenience dan snowballing sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan secara online melalui
UNUDUNUD Data diambil kepada tokoh agama dan masyarakat melalui observasi, wawancara, dan dokumen terkait radikalisme, terorisme, dan intoleransi di Bali. DataData diambil kepada tokoh agama dan masyarakat melalui observasi, wawancara, dan dokumen terkait radikalisme, terorisme, dan intoleransi di Bali. Data
UNUDUNUD Dampaknya bahkan dirasakan juga pada sektor informal termasuk para pemulung terutama pemulung perempuan yang menggantungkan hidup dalam tumpukan sampah.Dampaknya bahkan dirasakan juga pada sektor informal termasuk para pemulung terutama pemulung perempuan yang menggantungkan hidup dalam tumpukan sampah.
Useful /
YAYASANBHZYAYASANBHZ Praktik perceraian non-yudisial ini tidak memiliki kekuatan hukum mengikat dan menimbulkan berbagai implikasi hukum, terutama terkait kepastian statusPraktik perceraian non-yudisial ini tidak memiliki kekuatan hukum mengikat dan menimbulkan berbagai implikasi hukum, terutama terkait kepastian status
YAYASANBHZYAYASANBHZ Di Indonesia berlaku tiga sistem hukum waris, yang masing-masing memiliki kelebihan, kekurangan, serta tujuan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untukDi Indonesia berlaku tiga sistem hukum waris, yang masing-masing memiliki kelebihan, kekurangan, serta tujuan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk
USMUSM Penelitian mengungkap hukum ITE di Indonesia secara sistematis membatasi kebebasan berbicara digital melalui pasal ambigu yang dieksploitasi pemerintahPenelitian mengungkap hukum ITE di Indonesia secara sistematis membatasi kebebasan berbicara digital melalui pasal ambigu yang dieksploitasi pemerintah
AFEBIAFEBI Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penyebab utama masalah kompensasi adalah ketidaksesuaian antara strategi kompensasi dengan strategi bisnis perusahaan;Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penyebab utama masalah kompensasi adalah ketidaksesuaian antara strategi kompensasi dengan strategi bisnis perusahaan;