YAYASANBHZYAYASANBHZ
I’tiqadiah: Jurnal Hukum dan Ilmu-ilmu KesyariahanI’tiqadiah: Jurnal Hukum dan Ilmu-ilmu KesyariahanKekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan persoalan sosial dan hukum yang kompleks karena melibatkan dimensi emosional, relasional, dan normatif. Pendekatan litigasi seringkali menimbulkan dampak lanjutan berupa disintegrasi keluarga dan trauma psikologis yang lebih dalam bagi korban maupun pelaku. Oleh karena itu, keadilan restoratif dipandang sebagai alternatif yang relevan dalam penyelesaian KDRT. Metode yang digunakan adalah studi normatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan, literatur hukum, serta praktik mediasi yang berorientasi pada rekonsiliasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa keadilan restoratif berpotensi memperkuat perlindungan korban sekaligus menjaga keberlangsungan fungsi keluarga, meskipun penerapannya masih menghadapi kendala normatif dan struktural. Dengan demikian, integrasi nilai-nilai hukum keluarga dengan prinsip keadilan restoratif dapat menjadi solusi alternatif yang lebih humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada pemulihan relasi keluarga tanpa mengabaikan hak-hak korban.
Penerapan keadilan restoratif dalam penanganan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) memiliki potensi sebagai alternatif penyelesaian yang lebih humanis, selaras dengan nilai hukum keluarga yang menekankan keharmonisan dan perlindungan anggota keluarga.Keadilan restoratif mampu memulihkan relasi sosial, mengurangi beban peradilan, dan mencegah disintegrasi keluarga.Namun, hasil analisis juga mengungkapkan adanya tantangan normatif, khususnya ketidaksesuaian antara Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang PKDRT yang menekankan aspek pidana dengan kebutuhan model penyelesaian berbasis pemulihan.Selain itu, persoalan perlindungan korban, terutama perempuan dan anak, menjadi titik krusial yang harus dijamin agar proses mediasi tidak menimbulkan reviktimisasi.Dengan demikian, integrasi prinsip keadilan restoratif dalam hukum keluarga perlu diformalkan melalui harmonisasi regulasi dan penguatan mekanisme perlindungan korban, sehingga keadilan substantif dan keberlangsungan fungsi keluarga dapat tercapai secara seimbang.
Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi, yaitu: Pertama, mengkaji lebih mendalam tentang implementasi keadilan restoratif dalam kasus KDRT di Indonesia, termasuk tantangan dan implikasinya terhadap perlindungan korban, keberlanjutan keluarga, dan sistem peradilan. Kedua, melakukan studi komparatif tentang penerapan keadilan restoratif dalam kasus kekerasan domestik di negara lain, seperti Kanada dan Selandia Baru, untuk memahami praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi. Ketiga, meneliti tentang peran psikolog dan konselor dalam proses restorative justice, serta bagaimana mereka dapat memastikan pemulihan korban dan mencegah reviktimisasi. Keempat, melakukan analisis tentang harmonisasi hukum nasional dengan norma agama dan budaya lokal dalam konteks penyelesaian konflik rumah tangga, serta bagaimana mengakomodasi budaya lokal tanpa mengurangi perlindungan hukum. Kelima, mengusulkan revisi UU PKDRT untuk memberikan ruang eksplisit bagi mekanisme non-pidana, khususnya restorative justice, dengan mekanisme perlindungan ketat bagi korban. Keenam, meneliti tentang pengembangan hukum keluarga ke depan, khususnya peran hukum keluarga sebagai sarana rekonstruksi sosial dan penjaga nilai keadilan dan keharmonisan.
| File size | 538.68 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIRAYAUNIRAYA Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah jenis penelitian hukum normatif dengan menggunakan metode pendekatan Peraturan Perundang-Undangan, metodeJenis penelitian yang digunakan penulis adalah jenis penelitian hukum normatif dengan menggunakan metode pendekatan Peraturan Perundang-Undangan, metode
UNIRAYAUNIRAYA Sedangkan Penganiyaan yang mengakibatkan matinya orang merupakan suatu tindak kejahatan terhadap tubuh atau jiwa orang yang mana dalam merumuskan suatuSedangkan Penganiyaan yang mengakibatkan matinya orang merupakan suatu tindak kejahatan terhadap tubuh atau jiwa orang yang mana dalam merumuskan suatu
UNIRAYAUNIRAYA Untuk menciptakan efek jera bagi pelakunya, hukuman mati harus dihapuskan, seperti yang terjadi di negara-negara maju seperti Belanda, yang melakukan halUntuk menciptakan efek jera bagi pelakunya, hukuman mati harus dihapuskan, seperti yang terjadi di negara-negara maju seperti Belanda, yang melakukan hal
UNIRAYAUNIRAYA Salah satu tindak pidana narotika yang telah diperiksa dan diadili oleh Pengadilan Negeri Jeneponto yaitu putusan nomor 153/Pid. Sus/2019/PN. Jnp. JenisSalah satu tindak pidana narotika yang telah diperiksa dan diadili oleh Pengadilan Negeri Jeneponto yaitu putusan nomor 153/Pid. Sus/2019/PN. Jnp. Jenis
UNIRAYAUNIRAYA Dengan langkah tersebut, diharapkan penyelenggaraan pemilu menjadi jujur, adil, dan lembaga penyelenggara memiliki integritas tinggi, transparansi, sertaDengan langkah tersebut, diharapkan penyelenggaraan pemilu menjadi jujur, adil, dan lembaga penyelenggara memiliki integritas tinggi, transparansi, serta
UNIRAYAUNIRAYA Manusia membutuhkan orang lain untuk hidup bersama, dan keluarga merupakan bentuk terkecil dari kehidupan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiManusia membutuhkan orang lain untuk hidup bersama, dan keluarga merupakan bentuk terkecil dari kehidupan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
UNIRAYAUNIRAYA Putusan Nomor 10/Pid. Sus-Anak/2023/PN. Tbt merupakan putusan hakim yang menjatuhkan hukuman penjara kepada tersangka. Tujuan penelitian ini adalah untukPutusan Nomor 10/Pid. Sus-Anak/2023/PN. Tbt merupakan putusan hakim yang menjatuhkan hukuman penjara kepada tersangka. Tujuan penelitian ini adalah untuk
UNIRAYAUNIRAYA Hakikatnya, suatu perbuatan yg melanggar aturan pidana atau undang-undang yang berlaku pada suatu masyarakat ialah suatu perbuatan yg sangat merugikanHakikatnya, suatu perbuatan yg melanggar aturan pidana atau undang-undang yang berlaku pada suatu masyarakat ialah suatu perbuatan yg sangat merugikan
Useful /
YAYASANBHZYAYASANBHZ Artikel ini menegaskan pentingnya pengembangan kerangka hukum Islam yang adaptif dan kritis dalam merespons teknologi kecerdasan buatan di Indonesia. PenelitianArtikel ini menegaskan pentingnya pengembangan kerangka hukum Islam yang adaptif dan kritis dalam merespons teknologi kecerdasan buatan di Indonesia. Penelitian
UNIRAYAUNIRAYA Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif, dengan menggunakan data sekunder dan metode pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatanPenelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif, dengan menggunakan data sekunder dan metode pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan
KOMPETIFKOMPETIF The Black Box Testing method is used to ensure that all application features function properly. This research recommends continuous development of theThe Black Box Testing method is used to ensure that all application features function properly. This research recommends continuous development of the
KOMPETIFKOMPETIF This article aims to analyze the governance of independent oil palm plantations and productivity. Good governance is considered key to improving productionThis article aims to analyze the governance of independent oil palm plantations and productivity. Good governance is considered key to improving production