UIGMUIGM

BIO PALEMBANICABIO PALEMBANICA

Penelitian tentang inventarisasi spesies alien invasif di area Universitas Indo Global Mandiri (UIGM) bertujuan untuk mengidentifikasi spesies alien dan invasif yang ada di kampus, sehingga potensi dampak dari kehadiran mereka dapat dinilai. Metode yang digunakan dalam aktivitas ini adalah metode eksplorasi, di mana peneliti akan mengeksplorasi area sekitar kampus untuk mengumpulkan data tentang tumbuhan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 77 spesies tumbuhan yang terdiri dari 40 famili. Famili dengan jumlah spesies tertinggi adalah Apocynaceae dan Araceae (7 spesies). Di antara spesies yang diidentifikasi, terdapat 42 spesies alien, 26 spesies asli, dan 9 spesies invasif.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat 77 jenis tumbuhan yang terdiri dari 40 famili di kampus Universitas Indo Global Mandiri (UIGM).Famili dengan jumlah spesies tertinggi adalah Apocynaceae dan Araceae (7 spesies).Dari spesies yang diidentifikasi, terdapat 42 spesies alien, 26 spesies asli, dan 9 spesies invasif.Spesies tumbuhan di kampus UIGM ditanam untuk berbagai tujuan, seperti pohon peneduh, bunga hias, tanaman hortikultura, penyerap karbon, penghasil buah, dan tanaman obat.Spesies tanaman non-asli dan eksotik terancam di Indonesia, terutama untuk penggunaannya sebagai tanaman obat, tanaman peneduh, penyerap karbon, dan tanaman hias.Perbedaan antara tanaman asing dan tanaman asing invasif terletak pada kemampuan adaptasi, kapasitas reproduksi, dan keterampilan bertahan hidup yang lebih unggul dan cepat, seperti perlindungan terhadap masalah fisik dan duri, air, atau allelopati, serta kemampuan untuk tumbuh dari tanaman lain.Tanaman, termasuk spesies asli dan non-asli, ditanam untuk mengurangi polusi karbon dan udara, termasuk golden gorse, rambutan, tabebuia kuning, beringin, dan pinus norfolk.Penelitian ini memberikan informasi awal tentang spesies tumbuhan yang ada di kampus UIGM, khususnya kehadiran spesies alien atau non-asli.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak spesies alien invasif terhadap keanekaragaman hayati dan ekosistem lokal di kampus UIGM. Selain itu, penelitian tentang strategi pengelolaan dan pengendalian spesies alien invasif juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Selain itu, penelitian tentang strategi pengelolaan dan pengendalian spesies alien invasif juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Studi komparatif tentang keanekaragaman hayati dan ekosistem kampus UIGM dengan kampus lain di Indonesia juga dapat memberikan wawasan yang berharga. Penelitian ini dapat membantu dalam memahami dinamika dan tantangan keanekaragaman hayati di lingkungan perkotaan dan kampus.

  1. From “Sabang to Merauke”, the presence of non-native Oreochromis mossambicus and Oreochromis... doi.org/10.1051/bioconf/202413603007From AuSabang to MeraukeAy the presence of non native Oreochromis mossambicus and Oreochromis doi 10 1051 bioconf 202413603007
Read online
File size550.04 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test