UNNESUNNES

Journal of Social and Industrial PsychologyJournal of Social and Industrial Psychology

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan pemberian kompensasi oleh perusahaan terhadap semangat kerja karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional, dengan mengambil populasi karyawan divisi terminal dan operasi lapangan yang berjumlah 42 karyawan. Kepuasan pemberian kompensasi diukur dengan skala kepuasan pemberian kompensasi. Item yang valid memiliki p<0,05 yaitu pada rentang signifikansi 0,000-0,010. Koefisien reliabilitasnya sebesar 0,891. Hasil penelitian menunjukkan kepuasan pemberian kompensasi tergolong dalam kriteria rendah dengan persentase 47,6 %, Kepuasan pemberian kompensasi ditinjau dari tiap aspek kepuasan pemberian kompensasi yang tertinggi hingga rendah yaitu pekerjaan itu sendiri, imbalan tidak langsung, lingkungan pekerjaan dan imbalan langsung. Semangat kerja karyawan sebagian besar karyawan berada pada kriteria sedang, yaitu 45,3 %. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien r = 0,611 dengan signifikansi atau p = 0,000. Hasil penelitian tersebut menunjukkan pengaruh kepuasan pemberian kompensasi terhadap semangat kerja dengan R Square sebesar 37,3%.

Penelitian ini menyimpulkan adanya pengaruh signifikan antara kepuasan pemberian kompensasi terhadap semangat kerja karyawan Terminal Peti Kemas Semarang.Meskipun semangat kerja karyawan secara umum berada pada kategori sedang, tingkat kepuasan pemberian kompensasi cenderung rendah.Hal ini dipengaruhi oleh aspek pekerjaan itu sendiri dan kecenderungan karyawan untuk bekerja menunggu perintah, menandakan adanya penurunan semangat kerja.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan kompensasi hanya menjelaskan sebagian kecil dari variasi semangat kerja karyawan, menyisakan banyak faktor lain yang belum teridentifikasi. Oleh karena itu, penting untuk melakukan studi lanjutan yang lebih komprehensif. Pertama, bagaimana faktor-faktor non-finansial seperti jaminan kerja, kesempatan promosi, lingkungan kerja yang kondusif, atau kualitas kepemimpinan memengaruhi semangat kerja dan kepuasan karyawan di lingkungan industri, khususnya pada karyawan di Terminal Peti Kemas Semarang atau perusahaan sejenis? Penelitian dapat menggunakan pendekatan kualitatif atau metode campuran untuk menggali persepsi mendalam karyawan terkait aspek-aspek ini, yang mungkin menjadi kunci untuk mengatasi sisa 62,7% varian yang belum terjelaskan. Kedua, hasil penelitian menyoroti bahwa aspek pekerjaan itu sendiri sangat memengaruhi kepuasan kompensasi dan bekerja menunggu perintah menjadi indikator semangat kerja yang rendah. Pertanyaan penelitian selanjutnya dapat berfokus pada: bagaimana desain pekerjaan, tingkat otonomi, dan variasi tugas dapat direstrukturisasi atau ditingkatkan untuk meningkatkan kepuasan intrinsik dan mendorong inisiatif karyawan, sehingga mengurangi ketergantungan pada perintah? Studi kasus mendalam atau intervensi eksperimental bisa menjadi metode yang relevan untuk mengeksplorasi solusi praktis. Ketiga, mengingat keterbatasan ukuran sampel penelitian ini yang hanya melibatkan 42 karyawan dari satu divisi, penelitian di masa depan sebaiknya memperluas cakupan populasi atau melakukan studi komparatif lintas perusahaan. Ini akan membantu menguji apakah temuan yang ada dapat digeneralisasi ke konteks yang lebih luas, serta mengidentifikasi perbedaan regional atau organisasional dalam pengaruh kompensasi terhadap semangat kerja. Melalui pendekatan-pendekatan ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih kaya dan rekomendasi yang lebih kuat bagi praktik manajemen sumber daya manusia.

Read online
File size246.67 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test