WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS
West Science Law and Human RightsWest Science Law and Human RightsThe future of children within criminal justice systems raises fundamental questions about the best approach to both punishment and rehabilitation. This paper explores the competing paradigms of restorative and retributive justice, examining their impact on child offenders. Restorative justice focuses on rehabilitation, reconciliation, and reintegration into society, while retributive justice emphasizes punishment proportionate to the crime. Through an analysis of global case studies, legal frameworks, and criminological theories, this study assesses the effectiveness of each approach. It argues that restorative justice, though underutilized, offers more promising outcomes for reducing recidivism among child offenders, while retributive measures often fail to address the root causes of juvenile delinquency. The paper concludes by recommending a shift towards a more restorative model in juvenile justice systems, emphasizing the need for comprehensive policy reform to prioritize the long-term welfare of child offenders.
Ultimately, the future of children in the criminal justice system depends on finding a balance between the need for accountability and the need for rehabilitation.While punishment may be necessary in some cases, it should not be the only tool at societys disposal.Children, by virtue of their developmental stage, are more capable of change than adults, and the criminal justice system should reflect this reality by offering them opportunities to learn from their mistakes and reintegrate into society.Restorative justice, when implemented effectively, can lead to better outcomes for both offenders and victims.However, it is important to acknowledge that restorative justice requires adequate resources, trained personnel, and a supportive legal framework to succeed.
Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan dapat diidentifikasi. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitas program restorative justice yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik kelompok anak-anak yang berbeda, seperti mereka yang mengalami trauma atau memiliki kebutuhan kesehatan mental. Hal ini dapat melibatkan pengembangan intervensi berbasis bukti yang mengatasi akar penyebab perilaku kriminal pada anak-anak, seperti kemiskinan, kekerasan keluarga, dan kurangnya akses ke pendidikan dan layanan kesehatan. Kedua, penting untuk menyelidiki peran faktor budaya dan sosial dalam membentuk hasil restorative justice. Penelitian dapat memeriksa bagaimana norma-norma budaya dan nilai-nilai memengaruhi persepsi tentang keadilan, tanggung jawab, dan rekonsiliasi, dan bagaimana faktor-faktor ini dapat diintegrasikan ke dalam praktik restorative justice untuk meningkatkan efektivitasnya. Ketiga, penelitian masa depan harus fokus pada pengembangan model pelatihan dan pendampingan yang komprehensif untuk para profesional yang terlibat dalam restorative justice, termasuk petugas pemasyarakatan, mediator, dan pekerja sosial. Pelatihan ini harus mencakup topik-topik seperti komunikasi yang efektif, resolusi konflik, dan pemahaman tentang perkembangan anak dan trauma. Dengan berinvestasi dalam pengembangan kapasitas profesional, kita dapat memastikan bahwa program restorative justice dilaksanakan secara efektif dan etis, dan bahwa anak-anak yang terlibat menerima dukungan dan bimbingan yang mereka butuhkan untuk berhasil reintegrasi ke dalam masyarakat.
| File size | 400.89 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Strengthening enforcement mechanisms and aligning with international best practices are crucial to address these gaps and promote a just and equitableStrengthening enforcement mechanisms and aligning with international best practices are crucial to address these gaps and promote a just and equitable
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Pencurian uang oleh petugas keamanan dipengaruhi oleh berbagai faktor, meliputi niat, moral, dan pendidikan pelaku (internal), serta lingkungan, ekonomi,Pencurian uang oleh petugas keamanan dipengaruhi oleh berbagai faktor, meliputi niat, moral, dan pendidikan pelaku (internal), serta lingkungan, ekonomi,
UNIKSUNIKS Instrumen penelitian dalam pengambilan data adalah pedoman wawancara. Penggunaan absensi berbasis teknologi di Kantor Camat Sentajo Raya Kabupaten KuantanInstrumen penelitian dalam pengambilan data adalah pedoman wawancara. Penggunaan absensi berbasis teknologi di Kantor Camat Sentajo Raya Kabupaten Kuantan
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS This study investigates the enforcement of Law Number 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management, with a specific focus on addressingThis study investigates the enforcement of Law Number 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management, with a specific focus on addressing
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Penelitian ini merekomendasikan harmonisasi hukum, penguatan institusi, serta pengesahan undang-undang anti-diskriminasi khusus untuk menjamin hak-hakPenelitian ini merekomendasikan harmonisasi hukum, penguatan institusi, serta pengesahan undang-undang anti-diskriminasi khusus untuk menjamin hak-hak
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Although it is not formally classified as evidence under Article 1866 of the Indonesian Civil Code, local examination holds significant value in supportingAlthough it is not formally classified as evidence under Article 1866 of the Indonesian Civil Code, local examination holds significant value in supporting
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Sebagai universitas, UAJY memainkan peran penting dalam menciptakan pendidikan katolik yang menghormati martabat manusia, nilai keterhubungan, dan membangunSebagai universitas, UAJY memainkan peran penting dalam menciptakan pendidikan katolik yang menghormati martabat manusia, nilai keterhubungan, dan membangun
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS In Indonesia, the juvenile criminal justice system has evolved considerably, with a focus on rehabilitation and protection of the childs welfare. ThisIn Indonesia, the juvenile criminal justice system has evolved considerably, with a focus on rehabilitation and protection of the childs welfare. This
Useful /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Ketergantungan yang semakin tinggi terhadap bahan bakar fosil untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar telah menyebabkan beberapa masalah, seperti polusi udara,Ketergantungan yang semakin tinggi terhadap bahan bakar fosil untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar telah menyebabkan beberapa masalah, seperti polusi udara,
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Di sisi lain, hal itu menimbulkan fragmentasi hukum, ketidakkonsistenan dalam penerapan, dan potensi konflik dengan standar hak asasi manusia. Oleh karenaDi sisi lain, hal itu menimbulkan fragmentasi hukum, ketidakkonsistenan dalam penerapan, dan potensi konflik dengan standar hak asasi manusia. Oleh karena
IMADIKLUSIMADIKLUS Pertama, Implementasi konsep diri ini terbagi menjadi lima hal. a) Suasana belajar pelatihan Tata Busana di SKB Ungaran berlangsung secara kondusif, didukungPertama, Implementasi konsep diri ini terbagi menjadi lima hal. a) Suasana belajar pelatihan Tata Busana di SKB Ungaran berlangsung secara kondusif, didukung
IMADIKLUSIMADIKLUS Sumber data penelitian diperoleh dari ketua PKBM, tutor dan warga belajar. Hasil penelitian menunjukkan terdapat program keterampilan yang diberikan bagiSumber data penelitian diperoleh dari ketua PKBM, tutor dan warga belajar. Hasil penelitian menunjukkan terdapat program keterampilan yang diberikan bagi