WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS
West Science Law and Human RightsWest Science Law and Human RightsPenelitian ini mengkaji penerapan keadilan restoratif dalam kasus pembunuhan anak di bawah hukum Indonesia, dengan fokus pada studi kasus pembunuhan anak di Subang berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Subang Nomor 1/Pid.Sus-Anak/2025/PN Sng. Studi ini menggunakan pendekatan yuridis normatif untuk menganalisis kelayakan penerapan prinsip keadilan restoratif dalam kasus pidana serius semacam ini, terutama yang melibatkan anak. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Undang-Undang tentang Peradilan Anak (UUPA), dan kerangka keadilan restoratif dikaji dalam kaitannya dengan kasus tersebut. Dibahas pula peran usia pelaku, kondisi mental, serta keterlibatan keluarga korban dalam proses restoratif, yang menyoroti potensi manfaat sekaligus tantangan penerapan keadilan restoratif dalam kasus pembunuhan oleh anak. Temuan menunjukkan bahwa meskipun keadilan restoratif dapat menjadi alat rehabilitatif bagi pelaku anak, penerapannya dalam kasus pembunuhan sangat kompleks dan memerlukan pertimbangan cermat terhadap dampak emosional pada keluarga korban, potensi pemulihan pelaku, serta harapan masyarakat terhadap keadilan. Penelitian ini menyimpulkan perlunya eksplorasi lebih lanjut terhadap keadilan restoratif sebagai bagian dari reformasi sistem peradilan anak di Indonesia.
Penerapan keadilan restoratif dalam kasus pembunuhan oleh anak menawarkan peluang dan tantangan dalam kerangka hukum Indonesia.Kasus Pengadilan Negeri Subang menunjukkan potensi keadilan restoratif dalam memenuhi kebutuhan pelaku dan keluarga korban melalui proses yang menekankan rehabilitasi dan rekonsiliasi.Namun, seriusnya tindak pidana seperti pembunuhan menimbulkan hambatan signifikan, terutama terkait trauma emosional keluarga korban dan harapan masyarakat terhadap keadilan yang bersifat punitif.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana kondisi psikologis pelaku anak memengaruhi keberhasilan proses keadilan restoratif dalam kasus pembunuhan, termasuk penggunaan pendampingan psikologis selama mediasi dengan keluarga korban. Kedua, penting untuk mengeksplorasi model keadilan restoratif yang melibatkan komunitas adat setempat, seperti di Papua atau Bali, untuk melihat bagaimana nilai-nilai lokal dapat memperkuat proses rekonsiliasi tanpa mengabaikan rasa keadilan hukum formal. Ketiga, diperlukan studi komparatif mengenai respons keluarga korban dalam kasus pembunuhan anak di berbagai wilayah Indonesia, guna merancang pendekatan restoratif yang sensitif secara budaya dan emosional, serta dapat diterima secara hukum dan sosial. Penelitian-penelitian ini dapat membantu menyusun protokol keadilan restoratif yang terstruktur, aman, dan berorientasi pada pemulihan semua pihak, khususnya dalam kasus pidana berat yang melibatkan anak. Dengan demikian, sistem peradilan anak di Indonesia dapat berkembang menjadi lebih manusiawi tanpa mengorbankan rasa keadilan publik.
| File size | 361.38 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIRAYAUNIRAYA Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah jenis penelitian hukum normatif dengan menggunakan metode pendekatan Peraturan Perundang-Undangan, metodeJenis penelitian yang digunakan penulis adalah jenis penelitian hukum normatif dengan menggunakan metode pendekatan Peraturan Perundang-Undangan, metode
UNIRAYAUNIRAYA B/2018/PN Bgl) adalah didasarkan pada fakta yang terungkap di persidangan dengan mempertimbangkan landasan yuridis, dan non-yuridis, serta wajib mempertimbangkanB/2018/PN Bgl) adalah didasarkan pada fakta yang terungkap di persidangan dengan mempertimbangkan landasan yuridis, dan non-yuridis, serta wajib mempertimbangkan
UNIRAYAUNIRAYA Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan pemidanaan kepada pelaku yang dengan sengaja tidak melaporkan adanyaBerdasarkan temuan penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan pemidanaan kepada pelaku yang dengan sengaja tidak melaporkan adanya
UNIRAYAUNIRAYA Penelitian menunjukkan pentingnya memperkuat sistem pembinaan dan pengawasan internal DKPP serta KPU RI dengan pendekatan preventif, bukan hanya represif,Penelitian menunjukkan pentingnya memperkuat sistem pembinaan dan pengawasan internal DKPP serta KPU RI dengan pendekatan preventif, bukan hanya represif,
UNIRAYAUNIRAYA Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaku dan korban dalam kasus persetubuhan anak di bawah umur sebaiknya dipertimbangkan pidananya berdasarkan Undang-UndangPenelitian ini menyimpulkan bahwa pelaku dan korban dalam kasus persetubuhan anak di bawah umur sebaiknya dipertimbangkan pidananya berdasarkan Undang-Undang
UNIRAYAUNIRAYA Rap yang menggunakan Pasal 187 ayat (2) KUHP dengan hukuman enam tahun penjara tidak tepat, karena perbuatan terdakwa telah mengakibatkan kematian korban.Rap yang menggunakan Pasal 187 ayat (2) KUHP dengan hukuman enam tahun penjara tidak tepat, karena perbuatan terdakwa telah mengakibatkan kematian korban.
UNIRAYAUNIRAYA Salah satu perkara persetubuhan anak yang telah diperiksa dan diadili oleh pengadilan tinggi adalah putusan nomor 18/Pid. Sus/2019/PT. Pal. Dalam putusanSalah satu perkara persetubuhan anak yang telah diperiksa dan diadili oleh pengadilan tinggi adalah putusan nomor 18/Pid. Sus/2019/PT. Pal. Dalam putusan
UNIRAYAUNIRAYA Cbi. Pada Putusan tersebut, terdakwa melakukan tindak pidana ketenagakerjaan yaitu memberikan upah dibawah minimum dan dijatuhi hukuman selama 1 (satu)Cbi. Pada Putusan tersebut, terdakwa melakukan tindak pidana ketenagakerjaan yaitu memberikan upah dibawah minimum dan dijatuhi hukuman selama 1 (satu)
Useful /
UNIRAYAUNIRAYA B/2016/PN. Bdg. Dalam putusan tersebut, pelaku dihukum berdasarkan Pasal 135 jo. Pasal 71 ayat (2) huruf a Undang-Undang Pangan dengan ancaman pidana penjaraB/2016/PN. Bdg. Dalam putusan tersebut, pelaku dihukum berdasarkan Pasal 135 jo. Pasal 71 ayat (2) huruf a Undang-Undang Pangan dengan ancaman pidana penjara
UNTADUNTAD Hal menunjukkan bahwa adaptasi terhadap perkembangan digital masih rendah, sehingga menghambat peningkatan kualitas dan kecepatan pelayanan. Oleh karenaHal menunjukkan bahwa adaptasi terhadap perkembangan digital masih rendah, sehingga menghambat peningkatan kualitas dan kecepatan pelayanan. Oleh karena
ISI DPSISI DPS Variabel penilaian berupa tingkat kesesuaian dengan komposisi, proporsi dan teknik perspektif objek. Melalui hasil penelitian ditemukan bahwa anak jalananVariabel penilaian berupa tingkat kesesuaian dengan komposisi, proporsi dan teknik perspektif objek. Melalui hasil penelitian ditemukan bahwa anak jalanan
UNNESUNNES Data analysis was then performed using logistic regression analysis which was carried out twice. While the results of the study show a significance valueData analysis was then performed using logistic regression analysis which was carried out twice. While the results of the study show a significance value