AFEKSIAFEKSI

Empiris: Journal of Progressive Science and MathematicsEmpiris: Journal of Progressive Science and Mathematics

Tomat (Solanum lycopersicum) merupakan salah satu makanan yang dikonsumsi masyarakat secara mentah atau belum diolah. Buah tomat merupakan sumber protein, lemak, vitamin dan mineral, tetapi juga mengandung zat bioaktif seperti likopen, vitamin A, vitamin C, solanin, saponin, asam folat, asam malat, asam sitrat, bioflavonoid (termasuk likopen, α- dan β-karoten) dan histamin. Tomat memiliki efek antioksidan yang sangat kuat, antioksidan yang terkandung dalam tomat adalah lycopene. Tubuh membutuhkan likopen, atau karotenoid, dalam tomat, dan merupakan salah satu antioksidan paling kuat untuk secara efektif mengatur radikal bebas yang membantu mencegah penyakit kardiovaskular. Likopen 100 kali lebih efektif mengendalikan radikal bebas dibandingkan vitamin E atau 12.500 kali lebih efektif dibandingkan glutathione. Selain mencegah penuaan kulit, likopen juga memiliki manfaat dalam mencegah penyakit kardiovaskular, diabetes, osteoporosis, kemandulan dan kanker, terutama kanker prostat. Antioksidan dan potensi pemulungan radikal bebas serta antioksidan oksigen singlet adalah efek kesehatan. Antioksidan adalah senyawa yang mencegah kerusakan akibat radikal bebas di dalam tubuh dengan menghambat mekanisme oksidatif karena reaktivitasnya yang tinggi dan radikal bebas dapat merusak berbagai sel makromolekul. yang menjadi penyebab berbagai penyakit degeneratif dan penyakit kronis.

Tomat (Solanum lycopersicum) mengandung alkaloid solenoid (0,007%), saponin, asam folat, asam malat, asam sitrat, bioflavonoid, protein, lemak, gula, adenine, trigonelin, kholin, tomatin, mineral seperti Ca, Mg, P, K, Na, Fe, sulfur, chlorine, serta vitamin seperti B1, B2, B6, C, E, likopen, niasin, histamine, serta senyawa anti penyakit yang baik untuk kesehatan.Likopen yang terkandung pada tomat memiliki potensi antioksidan yang tinggi, serta bisa mencegah radikal bebas yang mengakibatkan berbagai penyakit kronis termasuk kanker, hipertensi, dan radikal bebas dapat merusak berbagai sel makromolekul.yang menjadi penyebab berbagai penyakit degeneratif dan penyakit kronis.

Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1) Menganalisis lebih lanjut efek antioksidan likopen pada tomat terhadap berbagai penyakit kronis, seperti kanker, hipertensi, dan penyakit kardiovaskular, serta mengidentifikasi mekanisme kerja likopen dalam mencegah dan mengobati penyakit-penyakit tersebut. 2) Meneliti potensi tomat sebagai sumber nutrisi dan antioksidan dalam mencegah dan mengobati penyakit degeneratif, seperti diabetes dan osteoporosis, serta mengukur efektivitasnya dalam meningkatkan kesehatan tulang dan sistem kekebalan tubuh. 3) Mengkaji lebih dalam tentang peran bioflavonoid dan vitamin C dalam tomat sebagai antioksidan dan penangkal radikal bebas, serta mengidentifikasi manfaatnya dalam mencegah dan mengurangi peradangan serta stres oksidatif yang terkait dengan berbagai penyakit.

  1. PENGARUH JUS TOMAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI LANSIA | Hidayah | The... doi.org/10.32528/ijhs.v0i0.1525PENGARUH JUS TOMAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI LANSIA Hidayah The doi 10 32528 ijhs v0i0 1525
Read online
File size190.62 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test