NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE
Griya Widya: Journal of Sexual and Reproductive HealthGriya Widya: Journal of Sexual and Reproductive HealthKekerasan seksual terhadap anak merupakan masalah sosial serius yang menyebabkan kerusakan psikologis dan emosional jangka panjang. Di Surakarta, upaya pencegahan dilakukan melalui Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (PTPAS). Penelitian ini bertujuan menganalisis peran PTPAS dalam mencegah kekerasan seksual terhadap anak usia sekolah dasar. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan seksual terjadi dalam bentuk pencabulan dan pemerkosaan, dengan pelaku umumnya dari lingkungan terdekat korban. PTPAS berperan dalam pencegahan melalui edukasi, dukungan psikososial, dan fasilitasi proses hukum. Tantangan yang dihadapi meliputi kurangnya pemahaman orang tua dan komunikasi efektif dengan anak tentang kekerasan seksual.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kekerasan seksual terhadap anak usia sekolah dasar di Surakarta masih terjadi dalam bentuk serius, dengan pencabulan dan pemerkosaan sebagai kasus yang dominan.PTPAS Surakarta memainkan peran penting dalam pencegahan melalui edukasi berbasis sekolah, pelatihan orang tua, dan pendampingan psikososial korban.Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman model perlindungan anak berbasis komunitas yang dapat diterapkan di daerah lain.
Untuk memperkuat sistem perlindungan anak, disarankan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di lembaga layanan seperti PTPAS, terutama psikolog dan fasilitator lapangan. Orang tua dan guru perlu aktif mengikuti pelatihan komunikasi efektif dan edukasi seksual berbasis usia. Pemerintah daerah harus memperkuat sinergi antarinstansi untuk menciptakan sistem rujukan dan penanganan yang cepat dan berpihak pada korban. Penelitian selanjutnya dapat melibatkan lebih banyak informan dari berbagai pihak dan memperluas lokasi penelitian untuk pemahaman yang lebih komprehensif.
| File size | 283.1 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STTABSTTAB Pendidik perlu strategis dalam menjalankan peran membimbing, mengawasi, dan memberikan teladan hidup yang benar, sehingga peserta didik mampu mengelolaPendidik perlu strategis dalam menjalankan peran membimbing, mengawasi, dan memberikan teladan hidup yang benar, sehingga peserta didik mampu mengelola
STTABSTTAB Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peran, upaya serta solusi yang dapat dilaksanakan gereja terkait pemutusan mata rantai kekerasan seksual terhadapTujuan penelitian adalah untuk mengetahui peran, upaya serta solusi yang dapat dilaksanakan gereja terkait pemutusan mata rantai kekerasan seksual terhadap
STTABSTTAB Artikel ini menganalisis adat ritual Pongonsong Bihing menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan kepustakaan dan studi kasus. Hasil kajianArtikel ini menganalisis adat ritual Pongonsong Bihing menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tinjauan kepustakaan dan studi kasus. Hasil kajian
AMSIRAMSIR Studi ini bertujuan menganalisis relasi antara pelaku dan korban serta dampaknya terhadap anak sebagai korban. Penelitian menggunakan metode penelitianStudi ini bertujuan menganalisis relasi antara pelaku dan korban serta dampaknya terhadap anak sebagai korban. Penelitian menggunakan metode penelitian
AMSIRAMSIR Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan metode perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi keterangan saksi korban dalamPenelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan metode perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi keterangan saksi korban dalam
UNTAG SMDUNTAG SMD Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rape Attribution Questionnaire (RAQ) oleh Frazier (2002) yang terlebih dahulu diterjemahkan dan skalaAlat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rape Attribution Questionnaire (RAQ) oleh Frazier (2002) yang terlebih dahulu diterjemahkan dan skala
UNSURIUNSURI Meskipun KUHP tidak secara spesifik mengatur tindak kekerasan seksual, pelaku tetap dapat dijerat dengan hukuman pidana sesuai Pasal 289 hingga Pasal 296Meskipun KUHP tidak secara spesifik mengatur tindak kekerasan seksual, pelaku tetap dapat dijerat dengan hukuman pidana sesuai Pasal 289 hingga Pasal 296
UMSBUMSB Alat yang digunakan adalah wawancara dan pemberian kuesioner dengan populasi orang tua di RT 1-4 yang memiliki usia anak prasekolah. Hasil penelitian iniAlat yang digunakan adalah wawancara dan pemberian kuesioner dengan populasi orang tua di RT 1-4 yang memiliki usia anak prasekolah. Hasil penelitian ini
Useful /
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Tinjauan literatur ini memberikan kontribusi penting dalam memahami keterkaitan prostatitis kronis dengan gangguan reproduksi pria secara komprehensif.Tinjauan literatur ini memberikan kontribusi penting dalam memahami keterkaitan prostatitis kronis dengan gangguan reproduksi pria secara komprehensif.
STIE AMKOPSTIE AMKOP Findings reveal that digital technologies like AI, ML, and big data analytics are streamlining processes, enhancing decision-making, and fostering innovationFindings reveal that digital technologies like AI, ML, and big data analytics are streamlining processes, enhancing decision-making, and fostering innovation
UNSURIUNSURI Perjanjian ekstradisi digunakan sebagai upaya dan prosedur penangkapan pelaku tindak pidana korupsi yang melakukan tindak pidana di luar wilayah yurisdiksiPerjanjian ekstradisi digunakan sebagai upaya dan prosedur penangkapan pelaku tindak pidana korupsi yang melakukan tindak pidana di luar wilayah yurisdiksi
UNSURIUNSURI Dalam proses yang berlangsung pada praktek perjokian seleksi masuk perguruan tinggi telah memenuhi unsur objektif dan subjektif dalam pasal 263 KUHP karenaDalam proses yang berlangsung pada praktek perjokian seleksi masuk perguruan tinggi telah memenuhi unsur objektif dan subjektif dalam pasal 263 KUHP karena