STTABSTTAB

MAN_RAFMAN_RAF

Perkembangan teknologi dari era Society 1.0 hingga Society 5.0 telah mengubah pola hidup manusia secara drastis, termasuk di Indonesia yang masih berada pada tahap adaptasi terhadap Revolusi Industri 4.0. Kemajuan ini, melalui perangkat digital seperti smartphone, memudahkan akses informasi dan hiburan, namun juga memunculkan fenomena baru seperti kecanduan game online yang menggerus nilai-nilai kemanusiaan. Berbagai kasus di tingkat global, nasional, dan lokal menunjukkan dampak negatif game online, mulai dari perilaku kekerasan hingga dekadensi moral di kalangan anak-anak dan remaja di kota Manado. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak kecanduan game online terhadap perilaku dan nilai-nilai spiritual peserta didik di era digital. Menggunakan metode kualitatif deskritif dan wawancara, dapat disimpulkan bahwa kecanduan game online memberikan dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan peserta didik, termasuk kesehatan fisik, mental, sosial, serta pencapaian akademik. Dalam konteks pendidikan, kecanduan ini juga memengaruhi penilaian afektif, khususnya sikap spiritual, yang berhubungan erat dengan pembentukan karakter moral dan kehidupan rohani. Game online yang dimainkan secara berlebihan berpotensi merusak nilai-nilai moral, mengganggu hubungan sosial, dan melemahkan komitmen rohani peserta didik. Oleh karena itu, pengawasan dari pendidik dan orang tua sangat penting agar peserta didik dapat mengelola penggunaan game online secara bijak, sehingga penilaian akademik dan spiritual tetap seimbang sesuai ajaran firman Tuhan.

Kecanduan game online memberikan dampak negatif terhadap perkembangan peserta didik, baik dari aspek fisik, psikologis, sosial, maupun akademik.Dalam konteks pendidikan Kristen, kecanduan ini memengaruhi penilaian afektif, khususnya pada dimensi sikap spiritual, yang menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter Kristiani.Penggunaan game secara berlebihan berpotensi melemahkan nilai moral, mengganggu relasi sosial, dan menurunkan komitmen rohani sesuai ajaran firman Tuhan.Pendidik perlu strategis dalam menjalankan peran membimbing, mengawasi, dan memberikan teladan hidup yang benar, sehingga peserta didik mampu mengelola waktu bermain secara bijak dan menempatkan prioritas hidup sesuai prinsip iman Kristen.

Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:. . 1. Mengembangkan strategi pendidikan karakter yang berfokus pada pembentukan sikap spiritual peserta didik di era digital. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara kreatif dan inovatif dalam mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam kurikulum, serta bagaimana pendidik dapat menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.. . 2. Meneliti dampak game online terhadap perkembangan moral peserta didik, khususnya dalam konteks lokal. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana game online mempengaruhi perilaku dan nilai-nilai moral peserta didik, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh pendidik dan orang tua untuk mencegah dampak negatif tersebut.. . 3. Menganalisis peran gereja dalam membentuk komunitas remaja yang aktif dalam kegiatan rohani dan sosial. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana gereja dapat menjadi tempat bagi remaja untuk mengembangkan iman, moral, dan relasi yang sehat, serta bagaimana gereja dapat menjadi mitra dalam mengawasi dan membimbing remaja dalam penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

  1. Kecanduan Game Online pada Remaja: Dampak dan Pencegahannya | Novrialdy | Buletin Psikologi. kecanduan... journal.ugm.ac.id/buletinpsikologi/article/view/47402Kecanduan Game Online pada Remaja Dampak dan Pencegahannya Novrialdy Buletin Psikologi kecanduan journal ugm ac buletinpsikologi article view 47402
Read online
File size209.77 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test