UNIBAUNIBA
Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamLatar Belakang: Epilepsi merupakan penyakit yang dapat menurunkan kualitas hidup manusia ditandai dengan bangkitan epileptik. Kasus epilepsi di Indonesia masih banyak yang tidak terdeteksi, banyak penderita epilepsi tidak mengunjungi pusat kesehatan karena tidak mengetahui penyakit tersebut. Penyebab epilepsi belum diketahui secara pasti. Anak yang mempunyai riwayat kejang demam dapat menyebabkan epilepsi. Metode: Metode penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Rumah Sakit Santa Elisabeth Lubuk Baja Kota Batam. Sampel dalam penelitian menggunakan rumus Slovin dan didapatkan sebanyak 98 sampel. Data dikumpulkan menggunakan rekam medik. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil analisis pasien anak epilepsi EEG abnormal terdapat riwayat kejang demam sebanyak 25 anak (37,9%) sedangkan yang tidak terdapat riwayat kejang demam sebanyak 41 anak (62,1%). Pasien anak epilepsi klinisi terdapat riwayat kejang demam sebanyak 5 anak (15,6%) sedangkan yang tidak terdapat riwayat kejang demam sebanyak 27 anak (84,4%). Didapatkan hasil p value 0,045 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat kejang demam dengan kejadian epilepsi. Kesimpulan: Terdapat hubungan riwayat kejang demam dengan kejadian epilepsi di Rumah Sakit Santa Elisabeth Lubuk Baja Kota Batam Tahun 2021.
Terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat kejang demam dengan kejadian epilepsi pada anak di Rumah Sakit Santa Elisabeth Lubuk Baja Kota Batam tahun 2021.Riwayat kejang demam meningkatkan risiko terjadinya epilepsi hingga tiga kali lipat dibandingkan tanpa riwayat tersebut.Meskipun sebagian besar pasien tidak memiliki riwayat kejang demam, temuan ini menunjukkan pentingnya deteksi dini pada anak dengan riwayat kejang demam.
Pertama, perlu dilakukan penelitian gabungan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk memahami lebih mendalam bagaimana riwayat kejang demam berkontribusi terhadap perkembangan epilepsi pada anak, termasuk persepsi keluarga dan pengalaman klinis yang tidak terukur secara statistik. Kedua, penting untuk mengeksplorasi faktor risiko lain yang mungkin turut menyebabkan epilepsi atau kejang demam, seperti faktor genetik, infeksi sistem saraf, atau gangguan metabolik, agar dapat diketahui kontribusi masing-masing faktor secara komprehensif. Ketiga, diperlukan studi yang mengidentifikasi jenis epilepsi dan pola kejang demam yang paling sering terjadi pada anak, termasuk durasi, frekuensi, dan karakteristik klinisnya, untuk membantu pengembangan strategi diagnosis dini dan intervensi yang lebih spesifik berdasarkan profil pasien di wilayah tersebut.
| File size | 199.44 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UncenUncen Metode yang digunakan adalah transek garis dan titik serta identifikasi dilakukan selama survei. Sebanyak 36 spesies burung pemakan buah dari delapan keluargaMetode yang digunakan adalah transek garis dan titik serta identifikasi dilakukan selama survei. Sebanyak 36 spesies burung pemakan buah dari delapan keluarga
UncenUncen Tujuan penelitian adalah untuk mengeksplorasi isolat lokal B. thuringiensis dan mempelajari toksisitas isolat terhadap larva Anopheles sebagai vektor penyakitTujuan penelitian adalah untuk mengeksplorasi isolat lokal B. thuringiensis dan mempelajari toksisitas isolat terhadap larva Anopheles sebagai vektor penyakit
UncenUncen Penelitian ini menyimpulkan bahwa Ochratoxin A (OTA) yang diberikan pada induk mencit bunting selama periode organogenesis menyebabkan terhambatnya prosesPenelitian ini menyimpulkan bahwa Ochratoxin A (OTA) yang diberikan pada induk mencit bunting selama periode organogenesis menyebabkan terhambatnya proses
UncenUncen Penelitian dilakukan di tujuh dari sepuluh desa termasuk Oksibil sebagai ibu kota Pegunungan Bintang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 genusPenelitian dilakukan di tujuh dari sepuluh desa termasuk Oksibil sebagai ibu kota Pegunungan Bintang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 genus
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Sedangkan pada pengukuran kadar SGPT ekstrak etanol kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) dapat mencegah peningkatan kadar SGPT tikus yang diinduksiSedangkan pada pengukuran kadar SGPT ekstrak etanol kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) dapat mencegah peningkatan kadar SGPT tikus yang diinduksi
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ekstrak etil asetat Daun Sirih Hijau (Piper betle L) pada konsentrasi 1% b/v,Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa ekstrak etil asetat Daun Sirih Hijau (Piper betle L) pada konsentrasi 1% b/v,
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun adam hawa konsentrasi 0,8% b/v tidak menunjukkan perbedaan yang nyata dengan konsentrasi 1,6% b/v, danHasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun adam hawa konsentrasi 0,8% b/v tidak menunjukkan perbedaan yang nyata dengan konsentrasi 1,6% b/v, dan
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Penelitian dilakukan secara eksperimen di Laboratorium Farmakologi Universitas Pancasakti menggunakan 15 ekor tikus putih yang dibagi dalam lima kelompokPenelitian dilakukan secara eksperimen di Laboratorium Farmakologi Universitas Pancasakti menggunakan 15 ekor tikus putih yang dibagi dalam lima kelompok
Useful /
UNESAUNESA Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi yang kontekstual dan relevan dengan nilai budaya lokal. AnalisisPenelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi yang kontekstual dan relevan dengan nilai budaya lokal. Analisis
UWMYUWMY Berdasarkan parameter kimia dan organoleptik, maka anggur beras kencur yang paling dapat diterima oleh panelis adalah anggur beras kencur hasil fermentasiBerdasarkan parameter kimia dan organoleptik, maka anggur beras kencur yang paling dapat diterima oleh panelis adalah anggur beras kencur hasil fermentasi
UNIBAUNIBA Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel yaitu purposiveMetode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Penulis yakin bahwa dalam seni karawitan masih terdapat banyak potensi tersembunyi yang dapat digali dari objek-objek kecil untuk diangkat sebagai subjekPenulis yakin bahwa dalam seni karawitan masih terdapat banyak potensi tersembunyi yang dapat digali dari objek-objek kecil untuk diangkat sebagai subjek