UNIBAUNIBA
Zona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamZona Kedokteran: Program Studi Pendidikan Dokter Universitas BatamKejang demam terjadi pada 2-5% anak berumur 6 bulan-5 tahun. Walaupun kejadian kejang demam pada masa anak-anak umumnya memiliki prognosis baik dan dapat sembuh spontan, namun kejadian kejang tersebut dianggap menakutkan bagi kebanyakan ibu. Tindakan penanganan dan/atau penatalaksanaan kejang demam tentunya dipengaruhi oleh perilaku dari ibu, dimana perilaku itu salah satunya didasarkan oleh pengetahuan. Metode penelitian ini adalah analitik deskriptif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan diPuskesmas Tanjung Uncang pada bulanDesember 2021. Teknik pengambilan sampel yaitu accidental samplingdengan jumlah sampel sebanyak 72 ibu. Hasil penelitian inipada 72 responden, didapatkan (90,3%) responden dengan pengetahuan kurang,(69,5%) responden dengan perilaku kurang terhadap penanganan kejadian kejang demam. Hasil analisis bivariat uji chi-squaredidapatkan ada hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dengan penanganan kejadian kejang demam (p=0,000). Berdasarkan penelitian ini bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan penanganan kejadian kejang demam pada anak usia 6 bulan-5 tahun di Puskesmas Tanjung Uncang tahun 2021.
Berdasarkan penelitian ini bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan penanganan kejadian kejang demam pada anak usia 6 bulan-5 tahun di Puskesmas Tanjung Uncang tahun 2021.Tingkat pengetahuan ibu sangat erat kaitannya dengan pendidikan, sehingga diharapkan ibu dapat lebih meningkatkan dan menambah informasi mengenai kejang demam dan cara penanganannya.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji faktor-faktor lain yang memengaruhi penanganan kejang demam pada anak, seperti dukungan keluarga dan akses terhadap informasi kesehatan yang akurat. Selain itu, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk memahami lebih dalam pengalaman dan persepsi ibu dalam menghadapi kejadian kejang demam pada anak mereka. Pengembangan intervensi edukasi yang disesuaikan dengan karakteristik budaya dan tingkat pendidikan ibu juga menjadi arah penelitian yang penting untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan penanganan kejang demam di masyarakat.
| File size | 181.61 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
LLDIKTI13LLDIKTI13 Dilakukan pengamatan setiap 30 menit selama 3 jam sebanyak 6 kali dengan mengukur suhu rektal mencit (Mus musculus) putih jantan untuk tujuan mengetahuiDilakukan pengamatan setiap 30 menit selama 3 jam sebanyak 6 kali dengan mengukur suhu rektal mencit (Mus musculus) putih jantan untuk tujuan mengetahui
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Ibu hamil yang mengalami anemia memiliki risiko 21,758 kali lebih besar melahirkan bayi BBLR dibandingkan dengan ibu yang tidak anemia (OR=21,758; CI 95%Ibu hamil yang mengalami anemia memiliki risiko 21,758 kali lebih besar melahirkan bayi BBLR dibandingkan dengan ibu yang tidak anemia (OR=21,758; CI 95%
UMBJMUMBJM Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kesehatan mental pasangan calon pengantin dalam mempersiapkan kehamilan sehat menggunakan SRQ-20. MetodeTujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kesehatan mental pasangan calon pengantin dalam mempersiapkan kehamilan sehat menggunakan SRQ-20. Metode
UNIBAUNIBA Pasien anak epilepsi klinisi terdapat riwayat kejang demam sebanyak 5 anak (15,6%) sedangkan yang tidak terdapat riwayat kejang demam sebanyak 27 anakPasien anak epilepsi klinisi terdapat riwayat kejang demam sebanyak 5 anak (15,6%) sedangkan yang tidak terdapat riwayat kejang demam sebanyak 27 anak
ITEKES BALIITEKES BALI Hasil yang didapatkan adalah responden laki-laki dan perempuan cenderung memiliki peran teman sebaya yang kuat dengan jumlah 42 responden pada laki-lakiHasil yang didapatkan adalah responden laki-laki dan perempuan cenderung memiliki peran teman sebaya yang kuat dengan jumlah 42 responden pada laki-laki
ITEKES BALIITEKES BALI Berdasarkan penelitian, sebagian besar responden berada pada rentang usia dewasa tengah, pendidikan menengah, pekerjaan yang bekerja, tingkat pengetahuanBerdasarkan penelitian, sebagian besar responden berada pada rentang usia dewasa tengah, pendidikan menengah, pekerjaan yang bekerja, tingkat pengetahuan
ITEKES BALIITEKES BALI Penelitian ini merekomendasikan pentingnya menilai stres pada keluarga pasien stroke dengan afasia dan meningkatkan pengetahuan keluarga tentang afasiaPenelitian ini merekomendasikan pentingnya menilai stres pada keluarga pasien stroke dengan afasia dan meningkatkan pengetahuan keluarga tentang afasia
ITEKES BALIITEKES BALI Data dianalisis dengan uji analisa univariat dan bivariat, hasil uji bivariat menggunakan pearson menunjukkan hasil p = 0,000 (p < 0,05). Berdasarkan hasilData dianalisis dengan uji analisa univariat dan bivariat, hasil uji bivariat menggunakan pearson menunjukkan hasil p = 0,000 (p < 0,05). Berdasarkan hasil
Useful /
UNIKOMUNIKOM Analisis bibliometrik menunjukkan bahwa antara tahun 2002 hingga 2024 terdapat 100 dokumen dari 79 sumber publikasi dengan tingkat pertumbuhan tahunanAnalisis bibliometrik menunjukkan bahwa antara tahun 2002 hingga 2024 terdapat 100 dokumen dari 79 sumber publikasi dengan tingkat pertumbuhan tahunan
UNIKOMUNIKOM Dapat disimpulkan bahwa pengembangan aplikasi ini dapat membantu pengguna dalam melatih kepekaan telinga terhadap interval dan meningkatkan pengetahuanDapat disimpulkan bahwa pengembangan aplikasi ini dapat membantu pengguna dalam melatih kepekaan telinga terhadap interval dan meningkatkan pengetahuan
ITEKES BALIITEKES BALI Dari lima variable independent, menunjukkan bahwa hanya 3 independen variabel yang significant dan berkontribusi dalam model (jenis kelamin, pendidikanDari lima variable independent, menunjukkan bahwa hanya 3 independen variabel yang significant dan berkontribusi dalam model (jenis kelamin, pendidikan
ITEKES BALIITEKES BALI Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas I Denpasar Barat, alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 189 responden.Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas I Denpasar Barat, alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 189 responden.