UNIKOMUNIKOM
International Journal of Informatics, Information System and Computer Engineering (INJIISCOM)International Journal of Informatics, Information System and Computer Engineering (INJIISCOM)Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah permainan yang membantu musisi pemula dalam proses melatih kepekaan telinga terhadap interval tanpa melibatkan guru dalam proses pelatihan. Pengembangan perangkat lunak ini menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Sebuah perangkat lunak dibangun dalam bentuk permainan yang dapat melatih kepekaan telinga terhadap interval, berbagi pengetahuan terkait interval, mengacak pertanyaan, dan memvalidasi jawaban tanpa keterlibatan guru dalam proses pembelajaran. Rata-rata jawaban responden terkait aplikasi ini bersifat positif. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan aplikasi ini dapat membantu pengguna dalam melatih kepekaan telinga terhadap interval dan meningkatkan pengetahuan pengguna tentang teori musik, khususnya yang berkaitan dengan interval.
Berdasarkan hasil penelitian, analisis, perancangan sistem, serta implementasi dan pengujian, dapat disimpulkan bahwa permainan yang telah dibangun dapat menjadi alat alternatif yang membantu pengguna atau musisi pemula dalam melaksanakan proses pelatihan kepekaan telinga terhadap interval nada tanpa melibatkan guru dalam proses pembelajaran.Aplikasi yang dibangun juga mampu memberikan sedikit wawasan mengenai teori musik yang berkaitan dengan interval nada.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan dapat dieksplorasi untuk memperkaya pengalaman belajar dan efektivitas game pelatihan kepekaan telinga. Pertama, penelitian di masa mendatang dapat menyelidiki bagaimana mengimplementasikan sistem pembelajaran adaptif yang lebih canggih, yang tidak hanya menyesuaikan tingkat kesulitan pertanyaan secara dinamis berdasarkan performa pengguna, tetapi juga memberikan umpan balik yang lebih mendalam dan spesifik. Daripada sekadar menunjukkan benar atau salah, sistem dapat menganalisis dan memvisualisasikan akurasi nada yang dihasilkan pengguna, bahkan mungkin memberikan saran individual untuk mengatasi kesalahan pola tertentu. Hal ini akan memungkinkan musisi pemula untuk menerima bimbingan yang lebih personal, mirip dengan interaksi dengan guru musik, sehingga memaksimalkan potensi peningkatan kepekaan telinga mereka terhadap interval. Kedua, ada peluang besar untuk memperluas cakupan materi pelatihan melampaui interval nada dasar. Studi lanjutan dapat berfokus pada pengembangan modul yang mengajarkan dan melatih kepekaan terhadap elemen musik lain seperti akord, ritme, progresi harmonis, atau bahkan pengenalan genre musik yang berbeda. Misalnya, bagaimana game dapat dirancang untuk membantu pengguna mengidentifikasi jenis akord atau pola ritme yang kompleks, atau membedakan antara skala mayor dan minor dalam konteks yang lebih luas? Pendekatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih holistik tentang teori musik dan melatih telinga dalam konteks musikal yang lebih kaya dan beragam. Ketiga, mengingat popularitas perangkat seluler dan potensi interaksi sosial, penelitian dapat mengeksplorasi pengembangan game ini untuk platform lintas perangkat seperti Android atau iOS, sekaligus mengintegrasikan fitur-fitur sosial dan kompetitif. Bagaimana fitur multiplayer atau papan peringkat dapat dirancang untuk memotivasi pengguna dan menciptakan komunitas belajar, mendorong interaksi antar musisi pemula? Studi ini dapat menganalisis dampak ketersediaan di platform seluler dan elemen sosial terhadap keterlibatan pengguna jangka panjang, retensi materi, serta jangkauan aplikasi ke audiens yang lebih luas, sehingga pelatihan kepekaan telinga menjadi lebih mudah diakses dan menyenangkan bagi siapa pun yang tertarik pada musik.
| File size | 548.26 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
SARI MUTIARASARI MUTIARA Penelitian ini menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) dan penggunaan Instagram terhadap dinamika harga diri mahasiswa di perguruan tinggi Islam.Penelitian ini menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO) dan penggunaan Instagram terhadap dinamika harga diri mahasiswa di perguruan tinggi Islam.
IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkanData dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan
UIN BANTENUIN BANTEN Hasil yang diharapkan meliputi penguatan praktik keagamaan, identitas budaya, dan solidaritas komunitas dalam menghadapi tekanan urbanisasi dan modernisasiHasil yang diharapkan meliputi penguatan praktik keagamaan, identitas budaya, dan solidaritas komunitas dalam menghadapi tekanan urbanisasi dan modernisasi
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross‑sectional. Data dikumpulkan dari 250 siswa SMA melalui kuesioner terstrukturPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross‑sectional. Data dikumpulkan dari 250 siswa SMA melalui kuesioner terstruktur
STAISKUTIMSTAISKUTIM Perkembangan teknologi digital menjadikan gadget bagian penting dalam kehidupan remaja sebagai sarana komunikasi, hiburan, dan pembelajaran, tetapi penggunaanPerkembangan teknologi digital menjadikan gadget bagian penting dalam kehidupan remaja sebagai sarana komunikasi, hiburan, dan pembelajaran, tetapi penggunaan
DOKICTIDOKICTI Fenomena ini tidak hanya terjadi dalam bentuk fisik, tetapi juga verbal dan digital yang semakin berkembang seiring penggunaan media sosial dan teknologiFenomena ini tidak hanya terjadi dalam bentuk fisik, tetapi juga verbal dan digital yang semakin berkembang seiring penggunaan media sosial dan teknologi
STKIPPGRI LUBUKLINGGAUSTKIPPGRI LUBUKLINGGAU Penelitian ini bertujuan menggambarkan kritik sosial dalam novel Charlottes Web. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis unsur-unsurPenelitian ini bertujuan menggambarkan kritik sosial dalam novel Charlottes Web. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis unsur-unsur
UNRIUNRI Dari segi strukturnya, Badan Pusat Statistik (BPS) berada tepat di bawah Presiden. Badan Pusat Statistik (BPS) dibagi menjadi tiga tingkatan, BPS Pusat,Dari segi strukturnya, Badan Pusat Statistik (BPS) berada tepat di bawah Presiden. Badan Pusat Statistik (BPS) dibagi menjadi tiga tingkatan, BPS Pusat,
Useful /
STAIDUBASTAIDUBA Persamaan regresi Y = 18,339 0,248X menunjukkan bahwa durasi pembelajaran menyumbang 9,7% variasi minat belajar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa meningkatkanPersamaan regresi Y = 18,339 0,248X menunjukkan bahwa durasi pembelajaran menyumbang 9,7% variasi minat belajar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa meningkatkan
UNIKOMUNIKOM Penelitian ini mengkaji strategi farmakovigilans untuk pengelolaan dan pemanfaatan informasi vaksin COVID-19 oleh manajer informasi kesehatan di NegaraPenelitian ini mengkaji strategi farmakovigilans untuk pengelolaan dan pemanfaatan informasi vaksin COVID-19 oleh manajer informasi kesehatan di Negara
UNIKOMUNIKOM Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kuantitatif yang dipadukan dengan analisis bibliometrik, dimana data diperoleh dari Google Scholar.Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-kuantitatif yang dipadukan dengan analisis bibliometrik, dimana data diperoleh dari Google Scholar.
UNIKOMUNIKOM Metode yang digunakan adalah pendekatan bibliometrik serta deskriptif kuantitatif. Data yang diperoleh merupakan hasil pencarian berdasarkan kata kunciMetode yang digunakan adalah pendekatan bibliometrik serta deskriptif kuantitatif. Data yang diperoleh merupakan hasil pencarian berdasarkan kata kunci