USNSJUSNSJ

Journal of Biological Science and EducationJournal of Biological Science and Education

Perubahan pada ekosistem mangrove secara langsung dan tidak langsung memengaruhi organisme yang hidup di dalamnya, termasuk Moluska. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji spesies moluska di ekosistem mangrove Teluk Kendari. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang mengungkapkan fakta dan kondisi alami spesies moluska mangrove. Pengamatan dan pengumpulan spesimen moluska dilakukan di empat tipe ekosistem mangrove, yaitu Bruguiera, Bruguiera/Rhizophora, Rhizophora, dan Avicennia. Metode yang digunakan adalah teknik eksplorasi melalui pengumpulan dan penghitungan moluska yang ditemukan. Indikator pengamatan meliputi karakteristik morfologi dan parameter lingkungan. Tiga parameter lingkungan utama—salinitas, keasaman (pH), dan suhu—diukur selama pengambilan data menggunakan refraktometer tangan, alat uji pH, dan termometer. Penelitian ini menemukan sebanyak 279 individu moluska yang terdiri atas 17 spesies, terbagi dalam dua kelas, yaitu Gastropoda (14 spesies) dan Bivalvia (3 spesies). Spesies Gastropoda yang ditemukan antara lain Telescopium telescopium, Terebralia palustris, T. sulcata, Cerithideopsilia cingulata, C. alata, Nerita squamulata, Cerithidea quadrata, C. obtusa, Latirus paetelianus, Cerithium kobelti, Chicoreus capucinus, Nassarius stolatus, N. nitidus, dan Siphonalia varicosus. Sementara itu, tiga spesies Bivalvia yang ditemukan adalah Polymesoda erosa, Anadara granosa, dan Saccostrea cucullata. Spesies T. sulcata dan S. cucullata mendominasi kelas Gastropoda dan Bivalvia masing-masing sebesar 21,86% dan 3,943%. Ketiga parameter kualitas air yang diukur di lokasi penelitian masih berada dalam batas toleransi bagi moluska yang terdapat di sana.

Penelitian ini menemukan moluska di ekosistem mangrove Teluk Kendari yang terdiri dari dua kelas utama, yaitu Gastropoda dan Bivalvia, dengan total 17 spesies yang ditemukan di empat zona mangrove.Gastropoda didominasi oleh spesies Terebralia sulcata yang paling melimpah, terutama di zona Bruguiera.Distribusi dan kelimpahan moluska dipengaruhi oleh tiga parameter lingkungan utama, yaitu suhu, salinitas, dan pH, yang masih berada dalam kisaran toleransi bagi kelangsungan hidup moluska di lokasi penelitian.

Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengkaji dampak aktivitas manusia, seperti pembangunan tambak dan permukiman, secara kuantitatif terhadap penurunan populasi moluska seperti Terebralia sulcata dan Polymesoda erosa di Teluk Kendari, untuk memahami sejauh mana tekanan antropogenik memengaruhi keanekaragaman hayati. Kedua, diperlukan studi tentang daya tahan fisiologis spesies dominan seperti T. sulcata dan Saccostrea cucullata terhadap perubahan parameter lingkungan ekstrem, guna mengevaluasi potensi mereka sebagai bioindikator kualitas ekosistem mangrove. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian yang membandingkan struktur komunitas moluska antara ekosistem mangrove alami dan yang telah direhabilitasi di Teluk Kendari, untuk menilai efektivitas restorasi mangrove dalam memulihkan keanekaragaman makrozoobentos secara jangka panjang. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini dengan memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang keberlanjutan biodiversitas di kawasan mangrove yang terus mengalami tekanan. Selain itu, pendekatan ini dapat mendukung pengelolaan ekosistem pesisir berbasis bukti ilmiah. Hasil dari studi semacam itu juga dapat digunakan sebagai dasar perumusan kebijakan konservasi lokal. Dengan memahami hubungan sebab-akibat antara aktivitas manusia, kondisi lingkungan, dan respons biologis moluska, kita dapat merancang strategi mitigasi yang lebih tepat. Penelitian yang menyeluruh akan membantu mengidentifikasi spesies yang rentan dan yang adaptif. Secara keseluruhan, pendekatan penelitian yang sistematis dan berkelanjutan sangat penting untuk menjaga fungsi ekologis mangrove Teluk Kendari. Semua saran ini saling berkaitan dan bertujuan untuk memperdalam wawasan ilmiah berdasarkan temuan awal dalam penelitian ini.

  1. 0. pdf obj endobj procset text imageb imagec imagei mediabox contents group tabs 2b axh4 8c yyy arcjournals.org/pdfs/ijrsb/v5-i5/2.pdf0 pdf obj endobj procset text imageb imagec imagei mediabox contents group tabs 2b axh4 8c yyy arcjournals pdfs ijrsb v5 i5 2 pdf
  2. The abundance and diversity of Mollusks in mangrove ecosystem at coastal area of North Sulawesi, Indonesia... smujo.id/biodiv/article/view/3680The abundance and diversity of Mollusks in mangrove ecosystem at coastal area of North Sulawesi Indonesia smujo biodiv article view 3680
Read online
File size895.42 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test