UMBUMB
EL-TA’DIB: Journal of Islamic EducationEL-TA’DIB: Journal of Islamic EducationPembelajaran fiqh ibadah selama ini masih didominasi pendekatan ceramah, hafalan, dan penugasan yang bersifat kognitif. Akibatnya, peserta didik sering memahami materi ibadah secara tekstual tetapi belum terampil secara praktik dan belum mengalami proses internalisasi nilai-nilai ibadah secara mendalam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan pembelajaran fiqh ibadah melalui pendekatan game-based learning sebagai model pembelajaran inovatif yang sesuai dengan karakteristik peserta didik era digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi pustaka dengan menganalisis buku, jurnal, dan hasil penelitian relevan serta refleksi pengalaman penulis dalam praktik pembelajaran fiqh ibadah di kelas. Hasil kajian menunjukkan bahwa game-based learning mampu meningkatkan motivasi belajar, partisipasi aktif, pemahaman konseptual, dan keterampilan praktik ibadah siswa. Selain itu, artikel ini menawarkan rancangan implementasi game-based learning pada materi wudu, salat, puasa, dan zakat yang dapat diterapkan guru Pendidikan Agama Islam. Artikel ini berimplikasi pada perlunya peningkatan kompetensi guru dalam literasi digital, desain permainan edukatif, serta integrasi nilai spiritual ke dalam aktivitas game, sehingga pembelajaran fiqh ibadah menjadi lebih kontekstual, menyenangkan, dan bermakna.
Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan game-based learning dalam pembelajaran fiqh ibadah mampu menghadirkan proses belajar yang lebih aktif, partisipatif, dan bermakna.Pendekatan ini tidak hanya membantu peserta didik memahami konsep, syarat, dan tata cara ibadah secara sistematis, tetapi juga mendorong keterlibatan emosional dan pengalaman belajar langsung melalui aktivitas permainan yang terstruktur.Dengan demikian, game-based learning dapat diposisikan sebagai strategi pedagogis yang relevan untuk menjawab kebutuhan pembelajaran PAI pada konteks peserta didik masa kini.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian empiris yang menguji efektivitas game-based learning pada berbagai jenjang pendidikan dan materi fikih yang berbeda untuk memperluas cakupan aplikasi model ini. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model game-based learning yang lebih kontekstual dan adaptif terhadap karakteristik budaya serta kebutuhan lokal peserta didik, sehingga pembelajaran fiqh ibadah menjadi lebih relevan dan bermakna bagi kehidupan mereka. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi potensi integrasi teknologi virtual reality (VR) atau augmented reality (AR) dalam game-based learning fiqh ibadah untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih imersif dan interaktif, sehingga peserta didik dapat mempraktikkan ibadah secara virtual dan merasakan suasana spiritualnya secara lebih mendalam. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan metodologi pembelajaran fiqh ibadah yang inovatif, efektif, dan relevan dengan tuntutan zaman.
| File size | 181.94 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIMADIUNSTAIMADIUN Pendidikan jasmani di sekolah memiliki peran dasar yang sangat penting dalam integrasi nilai-nilai Islam, yang tidak hanya fokus pada kebugaran fisik,Pendidikan jasmani di sekolah memiliki peran dasar yang sangat penting dalam integrasi nilai-nilai Islam, yang tidak hanya fokus pada kebugaran fisik,
SGTSGT Dengan keberhasilan ini, pelatihan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkala untuk mendukung pengembangan kompetensi guru dan keberhasilanDengan keberhasilan ini, pelatihan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkala untuk mendukung pengembangan kompetensi guru dan keberhasilan
ACADEMICAREVIEWACADEMICAREVIEW (3) Hambatan dan solusi guru pendidikan agama Islam dalam penerapan media pembelajaran ICT di MAS Nurul Ulum menunjukkan bahwa guru menghadapi tiga hambatan(3) Hambatan dan solusi guru pendidikan agama Islam dalam penerapan media pembelajaran ICT di MAS Nurul Ulum menunjukkan bahwa guru menghadapi tiga hambatan
ACADEMICAREVIEWACADEMICAREVIEW Namun, guru menghadapi berbagai tantangan seperti pengaruh besar media sosial yang menyebarkan materi intoleran, lingkungan sosial konservatif, rendahnyaNamun, guru menghadapi berbagai tantangan seperti pengaruh besar media sosial yang menyebarkan materi intoleran, lingkungan sosial konservatif, rendahnya
AFEKSIAFEKSI Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif pada sesi pembelajaran, wawancara mendalam, dan studi dokumen, kemudian dianalisis secara tematik melaluiData dikumpulkan melalui observasi partisipatif pada sesi pembelajaran, wawancara mendalam, dan studi dokumen, kemudian dianalisis secara tematik melalui
ACADEMICAREVIEWACADEMICAREVIEW Namun, faktor penghambat seperti keterbatasan waktu, kesulitan dalam penguasaan teknologi, dan variasi motivasi serta disiplin siswa menjadi tantanganNamun, faktor penghambat seperti keterbatasan waktu, kesulitan dalam penguasaan teknologi, dan variasi motivasi serta disiplin siswa menjadi tantangan
UMSUUMSU Kesimpulannya, strategi self-management tidak hanya membantu mengurangi kecanduan game online, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan motivasi belajarKesimpulannya, strategi self-management tidak hanya membantu mengurangi kecanduan game online, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan motivasi belajar
UMSUUMSU Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (Field Research). Sedangkan Pendekatan dalam penelitian menggunakan pendekatan kualitatif.Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (Field Research). Sedangkan Pendekatan dalam penelitian menggunakan pendekatan kualitatif.
Useful /
UMBUMB Untuk mencapai tujuan ini, penelitian ini menggunakan strategi pembelajaran yang ideal. Salah satu cara yang dapat digunakan oleh guru adalah dengan menggunakanUntuk mencapai tujuan ini, penelitian ini menggunakan strategi pembelajaran yang ideal. Salah satu cara yang dapat digunakan oleh guru adalah dengan menggunakan
UMBUMB Kepala sekolah mendukung penggunaan media digital Youtube selama tetap sesuai dengan nilai-nilai Islam dan kurikulum. Guru Pendidikan Agama Islam mengakuiKepala sekolah mendukung penggunaan media digital Youtube selama tetap sesuai dengan nilai-nilai Islam dan kurikulum. Guru Pendidikan Agama Islam mengakui
STIE TDNSTIE TDN Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Deskriptif kuantitatif jasa kursus per tahun dilakukan untuk memaparkanMetode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Deskriptif kuantitatif jasa kursus per tahun dilakukan untuk memaparkan
DHARMAWANGSADHARMAWANGSA Hukum memberikan dasar hukum untuk perlindungan anak-anak penyandang disabilitas fisik dan mengakui hak-hak mereka di berbagai bidang kehidupan. ArtikelHukum memberikan dasar hukum untuk perlindungan anak-anak penyandang disabilitas fisik dan mengakui hak-hak mereka di berbagai bidang kehidupan. Artikel