TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL
Jurnal Ilmiah TeunulehJurnal Ilmiah TeunulehIntegrasi teknologi dalam pendidikan telah berkembang pesat, terutama dalam pengajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Meskipun menjanjikan, integrasi ini menghadapi tantangan signifikan, termasuk keterbatasan infrastruktur dan tingkat kesiapan guru yang bervariasi, yang dapat menghambat pemanfaatan teknologi secara efektif di kelas. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur untuk menganalisis berbagai sumber akademik seperti jurnal, buku, dan artikel ilmiah guna mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran IPS, mengidentifikasi manfaat yang diperoleh, serta mengkaji tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan. Analisis menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep IPS, tetapi juga meningkatkan motivasi melalui permainan edukatif dan simulasi interaktif, serta menyediakan alat bagi guru untuk melakukan penilaian berbasis digital secara lebih efisien. Namun, hambatan yang tetap ada adalah kurangnya infrastruktur dan pelatihan guru yang memadai. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian ini merekomendasikan penerapan kebijakan pendukung, termasuk program pelatihan guru secara komprehensif dan peningkatan akses terhadap sumber daya teknologi di sekolah. Dengan strategi ini, teknologi memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan IPS di SD/MI, sehingga siswa dapat mengalami proses pembelajaran yang lebih interaktif, efektif, dan bermakna.
Integrasi teknologi dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di SD/MI telah secara signifikan meningkatkan efektivitas proses pembelajaran.Media digital interaktif seperti video edukatif, aplikasi, dan simulasi berbasis teknologi membantu siswa memahami konsep abstrak dengan lebih mudah, serta meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar.Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan kesiapan guru dalam mengadopsi teknologi masih perlu diatasi melalui dukungan kebijakan, pelatihan, dan peningkatan fasilitas dari pemerintah, sekolah, dan masyarakat.
Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana model pelatihan guru berbasis komunitas praktisi dapat meningkatkan penguasaan teknologi dalam pembelajaran IPS di daerah terpencil, mengingat kesiapan guru menjadi kendala utama. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas penggunaan simulasi realitas tertambah (augmented reality) dalam memahamkan konsep sejarah dan geografi kepada siswa SD, mengingat potensinya yang besar namun masih belum banyak dieksplorasi di tingkat dasar. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang desain penilaian formatif berbasis teknologi yang adaptif, yang mampu menyesuaikan tingkat kesulitan soal secara otomatis berdasarkan kemampuan individu siswa, agar pembelajaran menjadi lebih personal dan responsif. Penelitian-penelitian ini dapat saling melengkapi untuk memastikan teknologi tidak hanya tersedia, tetapi juga digunakan secara mendalam dan merata. Dengan pendekatan seperti ini, dampak teknologi pada kualitas pendidikan IPS bisa lebih terukur dan berkelanjutan. Selain itu, temuan dari studi-studi tersebut dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih inklusif. Fokus pada konteks lokal dan kesiapan siswa akan memastikan teknologi benar-benar menjadi alat pemerataan kualitas pendidikan. Melalui penelitian lanjutan yang terencana, transformasi pendidikan berbasis digital dapat tercapai secara bertahap dan efektif. Semua pihak, termasuk guru, peneliti, dan pengambil kebijakan, perlu terlibat dalam ekosistem penelitian yang saling mendukung. Dengan begitu, inovasi dalam pembelajaran IPS dapat berkembang secara berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan zaman.
- Penggunaan Metode Sistematik Literatur Review dalam Penelitian Ilmu Sosiologi | Jurnal PTK dan Pendidikan.... jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/ptkpend/article/view/5632Penggunaan Metode Sistematik Literatur Review dalam Penelitian Ilmu Sosiologi Jurnal PTK dan Pendidikan jurnal uin antasari ac index php ptkpend article view 5632
- Pemanfaatan Media Digital dalam Proses Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Terpadu di Sekolah... doi.org/10.57251/el.v4i1.1242Pemanfaatan Media Digital dalam Proses Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial IPS Terpadu di Sekolah doi 10 57251 el v4i1 1242
| File size | 364.25 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Guru yang menginternalisasikan nilai-nilai tersebut mampu menerapkan kode etik secara konsisten, membangun hubungan edukatif yang sehat dengan pesertaGuru yang menginternalisasikan nilai-nilai tersebut mampu menerapkan kode etik secara konsisten, membangun hubungan edukatif yang sehat dengan peserta
CITRABAKTICITRABAKTI Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan guru sangat penting dalam mengurangi kecemasan berbicara siswa pada pembelajaran bahasa Inggris. Empat peranPenelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan guru sangat penting dalam mengurangi kecemasan berbicara siswa pada pembelajaran bahasa Inggris. Empat peran
STPMATARAMSTPMATARAM East Lombok is dominated by mangrove and coral reef ecotourism, North Lombok is rapidly developing with a community-based tourism model in Gili TrawanganEast Lombok is dominated by mangrove and coral reef ecotourism, North Lombok is rapidly developing with a community-based tourism model in Gili Trawangan
NEWINERANEWINERA Tren ini sejalan dengan kesadaran meningkat tentang pengembangan pariwisata berkelanjutan dan adil secara sosial. Dalam hal jenis dokumen, artikel ilmiahTren ini sejalan dengan kesadaran meningkat tentang pengembangan pariwisata berkelanjutan dan adil secara sosial. Dalam hal jenis dokumen, artikel ilmiah
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Penelitian ini menyimpulkan bahwa gaya kepemimpinan, motivasi kerja, dan budaya organisasi secara langsung memengaruhi kinerja pegawai. Selain itu, ditemukanPenelitian ini menyimpulkan bahwa gaya kepemimpinan, motivasi kerja, dan budaya organisasi secara langsung memengaruhi kinerja pegawai. Selain itu, ditemukan
UnmulUnmul 2 artikel menunjukkan peningkatan kepatuhan pengobatan, 1 artikel menunjukkan kepatuhan terhadap rekomendasi diet dan aktivitas fisik, 1 artikel menunjukkan2 artikel menunjukkan peningkatan kepatuhan pengobatan, 1 artikel menunjukkan kepatuhan terhadap rekomendasi diet dan aktivitas fisik, 1 artikel menunjukkan
AFEKSIAFEKSI Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat ilmiah terhadap permainan tradisional dalam pendidikan jasmani menunjukkan konsistensi dan peningkatan pada tahun-tahunHasil penelitian menunjukkan bahwa minat ilmiah terhadap permainan tradisional dalam pendidikan jasmani menunjukkan konsistensi dan peningkatan pada tahun-tahun
UNDIKMAUNDIKMA Pernyataan dalam kategori sangat tinggi meliputi menciptakan kesenjangan penelitian (M=4,54), menjelaskan prosedur pengumpulan data (M=4,50), menjelaskanPernyataan dalam kategori sangat tinggi meliputi menciptakan kesenjangan penelitian (M=4,54), menjelaskan prosedur pengumpulan data (M=4,50), menjelaskan
Useful /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Respons followers menunjukkan tingkat interaksi yang tinggi melalui likes, komentar, dan share, yang menandakan keberhasilan lembaga dalam membangun engagement.Respons followers menunjukkan tingkat interaksi yang tinggi melalui likes, komentar, dan share, yang menandakan keberhasilan lembaga dalam membangun engagement.
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Konsentrasi belajar merupakan prasyarat krusial bagi keberhasilan akademik siswa, namun degradasi atensi menjadi tantangan serius di era digital. PenelitianKonsentrasi belajar merupakan prasyarat krusial bagi keberhasilan akademik siswa, namun degradasi atensi menjadi tantangan serius di era digital. Penelitian
STIKESPANTIWALUYASTIKESPANTIWALUYA Insiden ketidaksopanan atau perilaku Incivility dalam pendidikan keperawatan semakin meningkat sehingga dapat mempengaruhi lingkungan belajar, proses pembelajaranInsiden ketidaksopanan atau perilaku Incivility dalam pendidikan keperawatan semakin meningkat sehingga dapat mempengaruhi lingkungan belajar, proses pembelajaran
UBMUBM Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi, kuesioner, dan studi dokumentasi. Jumlah responden yang digunakan sebanyak (N)=30. PengolahanPengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi, kuesioner, dan studi dokumentasi. Jumlah responden yang digunakan sebanyak (N)=30. Pengolahan