TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL
Jurnal Ilmiah TeunulehJurnal Ilmiah TeunulehCriminal acts due to negligence (culpa) resulting in death are an important issue in the Indonesian criminal law system and Islamic criminal law. This research is motivated by the decision of the Bireuen District Court Number 238/Pid.B/2023/PN Bir, where the defendant was found guilty of his negligence in installing high-voltage electric wires which caused the death of another person. The formulation of the problem in this study includes how the judge considered in making a decision and how the analysis of Islamic criminal law on cases of negligence causing death to another person with the qatlul khatha theory. This study uses a normative juridical method by analyzing the results of the decision Number 238/Pid.B/2023/PN Bir. The results of the study show that the panel of judges has determined the elements of Article 359 of the Criminal Code, but did not consider the level of negligence as conscious negligence. According to the perspective of Islamic criminal law, the defendants actions have fulfilled the elements of qatlul khatha, therefore, it is appropriate to be charged with paying diyat and kaffarat.
Based on the discussion, the panel of judges appropriately considered the elements of Article 359 of the Criminal Code, but failed to consider the defendants level of negligence, leading to a potentially unjust sentence.The elements of qatlul khatha were met, suggesting the defendant should be subject to diyat and kaffarat according to Islamic criminal law.However, the courts acknowledgement of peace efforts without a concrete agreement did not align with Islamic law, which requires full payment of diyat unless a formal peace agreement is reached.
Further research should investigate the application of Islamic criminal law principles, specifically qatlul khatha, in Indonesian courts, focusing on the discrepancies between legal interpretations and religious jurisprudence. Additionally, a comparative study examining sentencing guidelines for negligence resulting in death across different jurisdictions, including those with Islamic legal systems, could provide valuable insights. Finally, research exploring the role of restorative justice practices, incorporating elements of diyat and kaffarat, in resolving cases of accidental death and promoting reconciliation between victims families and perpetrators is warranted. These studies should consider the complexities of applying religious law within a secular legal framework, aiming to enhance fairness and justice in similar cases. The current case highlights a need for a more nuanced understanding of negligence levels and their corresponding legal consequences, particularly when Islamic principles are relevant, and a deeper exploration of how restorative justice can be effectively integrated into the Indonesian legal system to address the needs of all parties involved.
| File size | 442.75 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
PERADABANPUBLISHINGPERADABANPUBLISHING Penelitian ini menunjukkan bahwa krisis air di Muara Baru merupakan hasil dari ketimpangan struktural akibat kebijakan tata kota yang abai terhadap keadilanPenelitian ini menunjukkan bahwa krisis air di Muara Baru merupakan hasil dari ketimpangan struktural akibat kebijakan tata kota yang abai terhadap keadilan
IAIN CURUPIAIN CURUP Dengan menggunakan desain kualitatif deskriptif yang berlandaskan interpretivisme, penelitian melakukan analisis dokumen dan konten terhadap instrumenDengan menggunakan desain kualitatif deskriptif yang berlandaskan interpretivisme, penelitian melakukan analisis dokumen dan konten terhadap instrumen
IAIN CURUPIAIN CURUP Sebagian besar norma yang muncul ini, seperti kerja sama domestik, pengasuhan bersama, dan kemitraan keuangan yang adil, dapat diklasifikasikan secaraSebagian besar norma yang muncul ini, seperti kerja sama domestik, pengasuhan bersama, dan kemitraan keuangan yang adil, dapat diklasifikasikan secara
STIBASTIBA Penelitian ini menganalisis penerapan restorative justice dalam kasus penganiayaan ringan di Polresta Jambi serta meninjaunya dari perspektif hukum pidanaPenelitian ini menganalisis penerapan restorative justice dalam kasus penganiayaan ringan di Polresta Jambi serta meninjaunya dari perspektif hukum pidana
STIBASTIBA Majelis Adat Gayo memiliki peran krusial dalam mengawasi, menegakkan, dan menyelesaikan sengketa terkait Perampam Dene melalui mekanisme musyawarah yangMajelis Adat Gayo memiliki peran krusial dalam mengawasi, menegakkan, dan menyelesaikan sengketa terkait Perampam Dene melalui mekanisme musyawarah yang
UM SURABAYAUM SURABAYA 986. Metode dalam penelitian ini adalah hasil dari Literature Review, di mana fokusnya adalah pada hasil pemahaman dan pengembangan dari studi literatur986. Metode dalam penelitian ini adalah hasil dari Literature Review, di mana fokusnya adalah pada hasil pemahaman dan pengembangan dari studi literatur
UNIMALUNIMAL Banyak konflik yang terjadi di masyarakat yang membutuhkan pengetahuan yang mendalam dan wawasan yang luas tentang adat agar dapat diselesaikan melaluiBanyak konflik yang terjadi di masyarakat yang membutuhkan pengetahuan yang mendalam dan wawasan yang luas tentang adat agar dapat diselesaikan melalui
IAIN SALATIGAIAIN SALATIGA 23/2002 tentang Perlindungan Anak, dan Peraturan Pemerintah No. 33/2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif. Namun, cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih23/2002 tentang Perlindungan Anak, dan Peraturan Pemerintah No. 33/2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif. Namun, cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih
Useful /
TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian ini merekomendasikan penerapan kebijakan pendukung, termasuk program pelatihan guru secara komprehensifUntuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian ini merekomendasikan penerapan kebijakan pendukung, termasuk program pelatihan guru secara komprehensif
STIKESKESDAM4DIPSTIKESKESDAM4DIP Desain penelitian ini cross sectional dengan sampel 242 remaja usia 15-18 tahun dan menggunaan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakanDesain penelitian ini cross sectional dengan sampel 242 remaja usia 15-18 tahun dan menggunaan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan
STIKESKESDAM4DIPSTIKESKESDAM4DIP Namun, definisi resiliensi dalam literatur keperawatan masih bervariasi dan belum sepenuhnya konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep resiliensiNamun, definisi resiliensi dalam literatur keperawatan masih bervariasi dan belum sepenuhnya konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep resiliensi
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD This research uses a descriptive quantitative approach. Data collection include questionnaires, interviews, observation, and documentation. The data collectedThis research uses a descriptive quantitative approach. Data collection include questionnaires, interviews, observation, and documentation. The data collected