UMLUML

Psyche: Jurnal PsikologiPsyche: Jurnal Psikologi

Jumlah populasi lansia secara global tumbuh lebih cepat dibandingkan populasi usia muda, menghadirkan tantangan kesehatan seperti penurunan fungsi eksekutif yang penting untuk kemampuan kognitif seperti perencanaan dan pengambilan keputusan. Olahraga potensial sebagai intervensi untuk meningkatkan fungsi eksekutif pada lansia. Penelitian ini adalah systematic literature review yang menganalisis efektivitas olahraga terhadap fungsi eksekutif pada lansia. Analisis ini melibatkan 12 artikel penelitian eksperimen yang menyajikan hubungan objektif latihan olahraga terhadap setidaknya satu fungsi eksekutif, melibatkan partisipan berusia di atas 55 tahun, menggambarkan jenis latihan yang dilakukan, menjelaskan apakah latihan tersebut dikombinasikan dengan latihan lain, menggambarkan partisipan sebagai populasi sehat atau klinis, serta menyediakan pengukuran kuantitatif yang didukung metodologi statistik. Penelitian yang dikecualikan adalah yang tidak menggunakan kontrol, menggunakan laporan kualitatif atau spekulatif, latihan yang dilakukan tidak termasuk jenis olahraga, serta penelitian review dan meta-analisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa olahraga meningkatkan fungsi eksekutif pada lansia. Jenis olahraga seperti Baduanjin, mild exercise, square dance, HIIT, aerobik kontinu, latihan kekuatan, Otago, exergame, bersepeda, kardio, stretching toning, Tai Chi, latihan fisik dan kognitif, mind-body exercise, serta olahraga beregu dan sendiri memberikan hasil signifikan. Program olahraga yang terstruktur dan teratur direkomendasikan untuk menjaga serta meningkatkan kemampuan perencanaan, pengambilan keputusan, dan kontrol diri pada lansia.

Olahraga terbukti efektif dalam meningkatkan fungsi eksekutif (EF) pada lansia, dengan berbagai jenis latihan menunjukkan manfaat signifikan pada aspek EF seperti cognitive flexibility, working memory, dan inhibitory control.Mekanisme peningkatan ini melibatkan aktivasi kognitif dan peningkatan Brain-derived neurotrophic factor (BDNF).Latihan aerobik dan kombinasi latihan fisik serta kognitif juga efektif dalam meningkatkan kesehatan kognitif secara keseluruhan, menjadikan olahraga rutin strategi yang layak dan efektif untuk menjaga dan meningkatkan EF pada lansia, terutama bagi mereka dengan kondisi kognitif yang menurun.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan penelitian yang berfokus pada mekanisme biologis yang mendasari efek olahraga pada fungsi eksekutif pada lansia, seperti peran BDNF dan perubahan konektivitas otak. 2. Melakukan studi longitudinal untuk memahami efek jangka panjang olahraga pada fungsi eksekutif dan kesehatan kognitif secara keseluruhan pada lansia. 3. Meneliti lebih lanjut tentang jenis olahraga dan intensitas yang optimal untuk meningkatkan fungsi eksekutif pada lansia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia, kondisi kesehatan, dan kemampuan fisik individu.

  1. EFEKTIVITAS OLAHRAGA PADA PENINGKATAN EXECUTIVE FUNCTION PADA LANSIA: SYSTEMATIC REVIEW | Afifah | Psyche:... doi.org/10.36269/psyche.v6i2.2608EFEKTIVITAS OLAHRAGA PADA PENINGKATAN EXECUTIVE FUNCTION PADA LANSIA SYSTEMATIC REVIEW Afifah Psyche doi 10 36269 psyche v6i2 2608
Read online
File size502.16 KB
Pages25
DMCAReport

Related /

ads-block-test