UNNESUNNES

Journal of Social and Industrial PsychologyJournal of Social and Industrial Psychology

Perawat memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar sehingga rentan mengalami stres kerja. Stres yang terjadi di lingkungan kerja dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah beban kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dengan stres kerja pada wanita peran ganda yang berprofesi sebagai perawat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan teknik pengambilan sampel nonprobability sampling, yaitu snowball sampling. Sebanyak 150 responden diperoleh dengan kriteria: (1) wanita yang bekerja sebagai perawat, (2) sudah menikah dan memiliki anak, serta (3) bertempat tinggal di Kota Semarang. Proses analisis dilakukan dengan bantuan perangkat lunak pengolah data SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara beban kerja dengan stres kerja pada wanita yang berprofesi sebagai perawat.

Terdapat hubungan positif antara beban kerja dengan stres kerja pada wanita peran ganda yang berprofesi sebagai perawat.Semakin tinggi beban kerja yang dialami, maka semakin tinggi pula stres kerja yang dirasakan, dan sebaliknya.Temuan ini menunjukkan pentingnya pengelolaan beban kerja untuk mengurangi stres kerja pada perawat yang memiliki peran ganda.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh pembagian waktu antara peran profesional dan peran domestik terhadap intensitas stres kerja pada perawat peran ganda di berbagai kota, untuk melihat apakah konteks geografis dan budaya memengaruhi hubungan antara beban kerja dan stres. Kedua, penting untuk mengkaji efektivitas intervensi manajemen stres berbasis digital, seperti aplikasi meditasi atau konseling online, dalam menurunkan stres kerja perawat yang memiliki keterbatasan waktu akibat beban ganda. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang desain sistem penjadwalan kerja fleksibel di rumah sakit yang mempertimbangkan siklus keluarga perawat, untuk mengevaluasi dampaknya terhadap beban kerja dan kesejahteraan mental mereka. Penelitian-penelitian ini dapat memperdalam temuan saat ini dengan mengeksplorasi faktor-faktor yang memperparah atau meringankan stres akibat beban kerja, serta memberikan solusi sistemik yang lebih adaptif bagi tenaga kesehatan perempuan. Dengan demikian, hasilnya dapat mendukung kebijakan rumah sakit yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi pekerja perempuan yang memiliki tanggung jawab ganda.

  1. HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT PELAKSANA RUANG RAWAT INAP | Sunarti | Jurnal... ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/PSIKOLOGI/article/view/3448HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT PELAKSANA RUANG RAWAT INAP Sunarti Jurnal ejurnalmalahayati ac index php PSIKOLOGI article view 3448
  2. PENGARUH STRES KERJA, BEBAN KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSUD... doi.org/10.30829/jumantik.v5i1.6809PENGARUH STRES KERJA BEBAN KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RSUD doi 10 30829 jumantik v5i1 6809
  3. STRES KERJA GURU SAAT PANDEMI COVID-19 DITINJAU DARI KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA | Anita | Research... journal.lppmunindra.ac.id/index.php/RDJE/article/view/8629STRES KERJA GURU SAAT PANDEMI COVID 19 DITINJAU DARI KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA Anita Research journal lppmunindra ac index php RDJE article view 8629
Read online
File size337.46 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test