UMNUMN

Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatAmaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak dalam menerapkan manajemen budidaya kambing biri-biri secara optimal sebagai strategi penguatan ketahanan pangan lokal di Desa Bakaran Batu, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang. Permasalahan yang dihadapi masyarakat mitra antara lain rendahnya pengetahuan teknis budidaya, belum optimalnya sistem pakan, serta minimnya upaya pencegahan penyakit ternak. Pendampingan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan pelatihan teknis, demonstrasi lapang, dan evaluasi rutin terhadap aspek manajemen kandang, pakan, dan kesehatan ternak. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya peningkatan signifikan dalam praktik manajemen budidaya. Pada aspek manajemen kandang, peternak mulai menerapkan sanitasi rutin, desain kandang berlantai panggung, dan ventilasi yang baik. Di bidang manajemen pakan, peternak mampu memanfaatkan limbah pertanian setempat untuk pembuatan pakan fermentasi, sehingga menurunkan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi pemberian pakan. Pada aspek kesehatan ternak, peternak mulai memahami pentingnya vaksinasi, pemberian obat cacing berkala, serta penerapan biosekuriti dasar untuk mencegah penyakit menular. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi manajemen budidaya berbasis edukasi dan pemberdayaan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan rumah tangga dan komunitas. Dengan demikian, model pendampingan ini berpotensi direplikasi di wilayah pedesaan lainnya dengan karakteristik serupa.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Bakaran Batu telah berhasil meningkatkan kapasitas peternak dalam aspek manajemen budidaya kambing biri-biri secara menyeluruh.Melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan pendampingan berkelanjutan, peternak mengalami peningkatan signifikan dalam manajemen kandang, pakan, dan aspek kesehatan manajemen ternak.Pada manajemen kandang, peternak mulai menerapkan standar kebersihan dan kenyamanan kandang seperti sistem lantai panggung dan ventilasi yang baik.Pada manajemen pakan, penggunaan limbah pertanian lokal yang difermentasi terbukti menurunkan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi pemberian pakan.Di sisi kesehatan ternak, terjadi peningkatan pemahaman dan praktik preventif seperti vaksinasi, pemberian obat cacing serta penerapan biosekuriti sederhana.Peningkatan kemampuan ini berdampak nyata terhadap produktivitas ternak, efisiensi pemberian pakan secara berkala, penurunan angka kematian anakan, serta bertambahnya pendapatan peternak.Kegiatan ini membuktikan bahwa pendampingan berbasis edukasi dan pemberdayaan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga dan desa.

Untuk memastikan keberlanjutan program pendampingan, diperlukan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan lembaga terkait agar transformasi pengetahuan dan praktik peternakan dapat semakin mengakar dan menjadi budaya masyarakat. Selain itu, disarankan agar peternak membentuk kelompok atau koperasi ternak untuk memperkuat kelembagaan ekonomi, memperluas akses pasar, dan mempermudah penyebaran inovasi teknologi peternakan. Dengan demikian, intervensi manajemen budidaya berbasis edukasi dan pemberdayaan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dan berkelanjutan terhadap ketahanan pangan di tingkat rumah tangga dan desa.

Read online
File size393.17 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test