UNNESUNNES

Journal of Social and Industrial PsychologyJournal of Social and Industrial Psychology

Produk kosmetik mengalami peningkatan setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat perceived quality konsumen terhadap local cosmetic brand (Martha Tilaar) dan global cosmetic brand (The Body Shop). Perceived Quality diukur melalui enam dimensi, yaitu kinerja, fitur, keandalan, daya tahan, pelayanan, serta gaya dan desain. Metode yang digunakan adalah kuantitatif komparasi. Variabel penelitian adalah perceived quality. Sampel penelitian adalah konsumen pengguna Martha Tilaar dan The Body Shop di Kota Semarang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan incidental sampling sebanyak 100 responden. Instrumen yang digunakan adalah Skala Likert yang dimodifikasi. Analisis data menggunakan Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan taraf signifikansi dari uji hipotesis adalah 0,481, yang berarti tidak terdapat perbedaan perceived quality konsumen terhadap local cosmetic brand dan global cosmetic brand. Namun, pada hasil penelitian per dimensi menunjukkan adanya perbedaan perceived quality pada kedua cosmetic brand tersebut, di mana local cosmetic brand unggul pada dimensi kinerja dan daya tahan, sedangkan global cosmetic brand unggul pada keandalan, pelayanan, serta gaya dan desain.

Kesimpulan pada penelitian ini adalah sebagai berikut.(1) Secara umum tidak terdapat perbedaan tingkat perceived quality konsumen terhadap local cosmetic brand (Martha Tilaar) dan global cosmetic brand (The Body Shop).(2) Analisis data lebih lanjut menunjukkan adanya perbedaan tingkat perceived quality konsumen terhadap local cosmetic brand dan global cosmetic brand pada konsumen usia dewasa, kelompok konsumen pelajar/mahasiswa, dan kelompok konsumen yang sudah bekerja, namun tidak ditemukan perbedaan pada konsumen usia remaja.(3) Pada pembahasan hasil penelitian per dimensi diketahui terdapat perbedaan tingkat perceived quality konsumen terhadap local cosmetic brand (Martha Tilaar) dan global cosmetic brand (The Body Shop).Pada dimensi kinerja dan daya tahan, Martha Tilaar memiliki tingkat perceived quality yang lebih tinggi, sementara pada dimensi keandalan, pelayanan, serta gaya dan desain, The Body Shop memiliki tingkat perceived quality yang lebih tinggi.Pada dimensi fitur, baik Martha Tilaar maupun The Body Shop memiliki tingkat perceived quality yang tinggi berdasarkan penilaian konsumen.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut dengan fokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi perceived quality konsumen terhadap local cosmetic brand dan global cosmetic brand. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk memahami persepsi konsumen secara mendalam. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan perceived quality konsumen terhadap local cosmetic brand, terutama di kalangan konsumen usia dewasa, pelajar/mahasiswa, dan pekerja. Penelitian ini juga dapat mengkaji pengaruh iklan dan promosi terhadap perceived quality konsumen, serta bagaimana merek lokal dapat bersaing dengan merek global dalam hal kualitas dan daya tarik konsumen.

Read online
File size260.03 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test