USUUSU
LingPoet: Journal of Linguistics and Literary ResearchLingPoet: Journal of Linguistics and Literary ResearchPenelitian ini mengeksplorasi persepsi mahasiswa non-jurusan Bahasa Inggris terhadap penggunaan video YouTube sebagai sumber tambahan dalam pembelajaran keterampilan berbicara dan percakapan Bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa mahasiswa non-jurusan Bahasa Inggris umumnya menganggap YouTube sebagai alat yang menarik dan efektif untuk belajar Bahasa Inggris. Mereka menghargai fleksibilitas, kemudahan akses, serta pengalaman belajar yang realistis yang ditawarkan. YouTube sangat dihargai dalam membantu pemahaman topik-topik Bahasa Inggris dan percakapan, memberikan wawasan budaya, serta mendukung pelafalan dan intonasi. YouTube dipandang sebagai sumber belajar yang personal dan menyenangkan. YouTube dianggap efektif dalam memperkaya kosakata. Mahasiswa percaya bahwa platform ini membantu mereka mempelajari kata-kata baru, memahami penggunaan kata dalam konteks sosial, dan menerapkannya dalam percakapan nyata. Penjelasan yang jelas serta pengulangan frasa yang sering meningkatkan daya ingat dan rasa percaya diri. Dalam keterampilan berbicara, YouTube memberikan dampak yang signifikan. Platform ini meningkatkan pelafalan, membangun kepercayaan diri, dan membantu mahasiswa merasa lebih nyaman berbicara Bahasa Inggris, terutama dalam situasi santai. Mahasiswa juga mendapat manfaat dari paparan berbagai aksen dan contoh percakapan yang membantu meningkatkan kefasihan. Namun, mahasiswa menghadapi beberapa tantangan dalam menggunakan YouTube untuk belajar, seperti kesulitan memahami aksen atau kecepatan bicara, kualitas video/audio yang buruk, serta kesulitan mempertahankan fokus. Tantangan lainnya termasuk kesulitan memilih video yang tepat dan kurangnya penjelasan kosakata atau latihan berbicara yang interaktif. Mahasiswa menyarankan beberapa perbaikan, seperti penambahan subtitle, lebih banyak video tentang percakapan formal dan profesional, serta panduan dalam memilih video. Mereka juga merekomendasikan adanya kuis interaktif, visual, dan contoh percakapan yang lebih disesuaikan dengan kebutuhan belajar. Selain itu, mereka menyarankan agar video juga fokus pada koreksi kesalahan pelafalan dan menampilkan lebih banyak aksen yang beragam. Terakhir, mahasiswa mengusulkan adanya sesi latihan berbicara terarah untuk meningkatkan pembelajaran.
This study explores non-English speaking students perceptions of using YouTube as a supplementary resource for learning English speaking and conversation.Students perceive YouTube as an effective and enjoyable tool for learning English, appreciating its engaging nature and flexibility.They find that it enhances their understanding of English topics, provides realistic learning experiences, and supports personalized learning based on their interests.YouTube is particularly valued for its ability to offer content that can be accessed at any time, allowing students to learn at their own pace.YouTube is also seen as an effective tool for learning vocabulary and phrases.Students believe it helps them acquire new vocabulary, understand its usage in social contexts, and apply it in real-life conversations.The platform is praised for aiding retention, building confidence in using new words, and providing vocabulary related to specific topics.Additionally, it is highly regarded for its ability to support practical language use.The impact of YouTube on students speaking skills is significant, especially in casual and informal settings.Many students report improvements in pronunciation, boosted confidence, and increased comfort in speaking English.YouTube provides valuable conversation examples, exposes students to different accents, and improves pronunciation and intonation, motivating them to speak more and practice independently.However, students face challenges while learning through YouTube, such as difficulty understanding fast speech or different accents, poor video quality, and trouble finding appropriate content that matches their skill level.There is a perceived lack of structured content and direct speaking practice, as well as technical difficulties like unstable internet connections and distractions caused by poor sound or visual quality.These challenges highlight the need for better video selection, interactive features, and more reliable internet access.To improve the learning experience, students suggest adding subtitles or transcripts, offering more videos on formal conversations, and creating structured guides for selecting content.They recommend including interactive exercises, visuals to clarify vocabulary, and more diverse content.Additionally, students feel that exposing them to various English accents and providing guided speaking practice sessions would enhance their learning experience.Overall, YouTube is recognized as a valuable supplementary tool for learning English, though students identify several areas for improvement to make it a more effective resource for enhancing their speaking and conversational skills.
Based on the findings, several suggestions can be implemented to enhance YouTubes effectiveness as a supplementary resource for improving English speaking and conversation skills. Firstly, providing subtitles or transcripts in videos can greatly assist students in understanding conversations and learning vocabulary, especially for those struggling with accents or fast speech. Secondly, YouTube should offer a structured guide to help students select videos suitable for their language proficiency level, ensuring effective learning tailored to their needs and progress. Additionally, increasing content focused on formal and professional conversations, alongside everyday interactions, will better prepare students for academic or work contexts. Incorporating interactive features like quizzes or exercises after videos can actively engage students and assess their language understanding. The use of clear visuals and illustrations can enhance vocabulary comprehension. Exposing students to various English accents through videos is highly recommended to improve accent comprehension. Finally, structured speaking practice sessions that students can follow are essential for confident speaking practice. By implementing these suggestions, YouTube can become a more effective and flexible learning resource for non-English major students, enhancing their English speaking and conversation skills.
- USING DUBBING AND SUBTITLING METHODS THROUGH FILM IN MOTIVATING STUDENTS IN ENGLISH SPEAKING AND CONVERSATION... doi.org/10.17977/um006v7i22023p248-264USING DUBBING AND SUBTITLING METHODS THROUGH FILM IN MOTIVATING STUDENTS IN ENGLISH SPEAKING AND CONVERSATION doi 10 17977 um006v7i22023p248 264
- Using Efl Youtube Videos as Supplementary Resource for Teaching Vocabulary | Proceedings of the 5th International... dl.acm.org/doi/10.1145/3411681.3411682Using Efl Youtube Videos as Supplementary Resource for Teaching Vocabulary Proceedings of the 5th International dl acm doi 10 1145 3411681 3411682
- adjes. resource students speaking skills ahmad dahlan journal english studies adjes authors resti farikhah... doi.org/10.26555/adjes.v10i1.302adjes resource students speaking skills ahmad dahlan journal english studies adjes authors resti farikhah doi 10 26555 adjes v10i1 302
- THE USE OF YOUTUBE AS THE SOURCE OF SUPPLEMENTARY MATERIAL IN LEARNING NEWS WRITING | Practitioner Research.... e-journal.uum.edu.my/index.php/pr/en/article/view/8194THE USE OF YOUTUBE AS THE SOURCE OF SUPPLEMENTARY MATERIAL IN LEARNING NEWS WRITING Practitioner Research e journal uum edu my index php pr en article view 8194
- YouTube Video Playlist as Mathematics Supplementary Learning Material for Blended Learning - European... doi.org/10.30935/ejimed/12490YouTube Video Playlist as Mathematics Supplementary Learning Material for Blended Learning European doi 10 30935 ejimed 12490
| File size | 408.52 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
SANIYASANIYA Through the interactive simulation offered by VR, learners can practice speaking skills in an environment that mimics real-world situations with less anxiety.Through the interactive simulation offered by VR, learners can practice speaking skills in an environment that mimics real-world situations with less anxiety.
ABULYATAMAABULYATAMA Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan media pembelajaran IPAS berbasis literasi sains pada materi sistem pernapasan sederhana di SDI Pemana. RendahnyaPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan media pembelajaran IPAS berbasis literasi sains pada materi sistem pernapasan sederhana di SDI Pemana. Rendahnya
ABULYATAMAABULYATAMA Gampong Lieue, sebagai salah satu komunitas masyarakat religius di Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, tidak luput dari tantangan ini. PenelitianGampong Lieue, sebagai salah satu komunitas masyarakat religius di Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, tidak luput dari tantangan ini. Penelitian
ABULYATAMAABULYATAMA Sumber data utama diperoleh dengan melakukan observasi langsung di lapangan, yaitu pada guru dan MA Darul Fikri Sidoarjo. Teknik pengumpulan data yangSumber data utama diperoleh dengan melakukan observasi langsung di lapangan, yaitu pada guru dan MA Darul Fikri Sidoarjo. Teknik pengumpulan data yang
UNIRAYAUNIRAYA Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pembelajaran dalam berbicara bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pembelajaran dalam berbicara bahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif.
UNIDAUNIDA Hasil belajar siswa kelas X L dengan metode Barcode pada pembelajaran bab al usrah wal bait tepatnya pada maharah istima telah menarik partisipasi danHasil belajar siswa kelas X L dengan metode Barcode pada pembelajaran bab al usrah wal bait tepatnya pada maharah istima telah menarik partisipasi dan
UNIDAUNIDA Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami dan mengenal isim isyarah lebih dalam serta untuk mengetahui apakah penggunaan media gambar dalam memahamiTujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami dan mengenal isim isyarah lebih dalam serta untuk mengetahui apakah penggunaan media gambar dalam memahami
STIAMISTIAMI Implementasi yang berhasil memerlukan penilaian risiko menyeluruh, langkah keamanan siber yang kuat, pelatihan staf yang komprehensif, serta kolaborasiImplementasi yang berhasil memerlukan penilaian risiko menyeluruh, langkah keamanan siber yang kuat, pelatihan staf yang komprehensif, serta kolaborasi
Useful /
CITRABAKTICITRABAKTI 6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi reward dan punishment berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa, ditunjukkan oleh nilai signifikansi6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi reward dan punishment berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa, ditunjukkan oleh nilai signifikansi
USUUSU Penelitian ini menemukan bahwa metafora leksikal berperan penting dalam mempertahankan warisan budaya Karo dan berfungsi sebagai penghubung antara bahasaPenelitian ini menemukan bahwa metafora leksikal berperan penting dalam mempertahankan warisan budaya Karo dan berfungsi sebagai penghubung antara bahasa
USUUSU Hasil ini mengonfirmasi bahwa siswa yang diajarkan melalui teknik membaca ekstensif menunjukkan kinerja yang lebih baik daripada mereka yang diajarkanHasil ini mengonfirmasi bahwa siswa yang diajarkan melalui teknik membaca ekstensif menunjukkan kinerja yang lebih baik daripada mereka yang diajarkan
USUUSU Some books were also reviewed in the central library of at Kandahar University for data collection which was analyzed thematically and translated intoSome books were also reviewed in the central library of at Kandahar University for data collection which was analyzed thematically and translated into