ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU

Ensiklopedia Social ReviewEnsiklopedia Social Review

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh media sosial terhadap minat berkunjung wisatawan dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Melalui analisis terhadap 15 artikel, ditemukan bahwa media sosial memiliki pengaruh positif yang bervariasi antara 6,3% hingga 70,2% terhadap minat berkunjung. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai alat promosi, tetapi juga membentuk persepsi dan ekspektasi wisatawan. Kualitas dan konsistensi konten, serta pemilihan platform seperti Instagram dan YouTube, menjadi faktor kunci dalam efektivitas promosi. Meskipun demikian, tantangan dalam pengelolaan media sosial, seperti keterbatasan sumber daya dan kurangnya strategi konten, masih dihadapi. Penelitian ini merekomendasikan pengelola destinasi untuk meningkatkan konten visual dan berkolaborasi dengan influencer guna memaksimalkan dampak positif terhadap minat kunjung wisatawan.

Media sosial memiliki peran strategis dalam mempromosikan pariwisata, meskipun tingkat efektivitasnya bervariasi tergantung pada destinasi dan strategi yang digunakan.Platform seperti Instagram dan YouTube paling berpengaruh karena kemampuannya menyajikan konten visual yang menarik, namun efektivitasnya sangat bergantung pada kualitas konten, konsistensi promosi, serta dukungan dari faktor lain seperti fasilitas, citra destinasi, dan event pariwisata.Tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia dan kurangnya strategi konten masih menghambat optimalisasi media sosial, sehingga diperlukan pelatihan, kolaborasi dengan influencer, dan integrasi strategi online-offline untuk mencapai dampak maksimal.

Pertama, perlu diteliti bagaimana perbandingan efektivitas berbagai platform media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube dalam menarik wisatawan berdasarkan usia dan preferensi konten, agar strategi promosi bisa lebih tepat sasaran. Kedua, penting untuk mengkaji bagaimana integrasi antara konten digital dengan kegiatan nyata seperti festival atau event budaya lokal dapat memperkuat minat kunjung secara jangka panjang, bukan hanya saat event berlangsung. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang pelatihan berbasis komunitas bagi pelaku pariwisata lokal dalam mengelola media sosial, termasuk pembuatan konten menarik dan pemahaman algoritma, untuk meningkatkan kapasitas digital mereka secara berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi temuan saat ini yang menunjukkan keterbatasan sumber daya dan strategi konten, serta mendukung pengembangan strategi pemasaran pariwisata yang lebih inklusif, efektif, dan berkelanjutan di era digital.

Read online
File size133.2 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test