AACENDIKIAJOURNALAACENDIKIAJOURNAL

AACENDIKIA: Journal of NursingAACENDIKIA: Journal of Nursing

Dokumentasi keperawatan dalam rekam medis elektronik (RME) merupakan aspek penting dalam peningkatan efisiensi pelayanan keperawatan dan kualitas asuhan pasien. Namun, penerapan RME di beberapa rumah sakit masih menghadapi berbagai kendala. Faktor-faktor seperti pengetahuan, kinerja, dan supervisi perawat diduga berhubungan dengan kualitas dokumentasi keperawatan dalam RME. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan dokumentasi keperawatan dalam RME di RSUD Sawerigading Palopo. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengetahuan, kinerja, dan supervisi perawat berhubungan secara signifikan dengan dokumentasi keperawatan dalam RME di RSUD Sawerigading Palopo. Oleh karena itu, peningkatan pelatihan dan pengawasan terhadap perawat diharapkan dapat meningkatkan kualitas dokumentasi keperawatan dalam RME.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan perawat memiliki korelasi yang signifikan dengan dokumentasi keperawatan dalam Rekam Medis Elektronik (RME), di mana semakin tinggi tingkat pengetahuan perawat tentang RME, maka semakin baik kualitas dokumentasi yang dihasilkan.Selain itu, kinerja perawat juga menunjukkan hubungan yang signifikan dengan dokumentasi keperawatan elektronik, di mana perawat dengan kinerja yang baik cenderung lebih patuh dalam melaksanakan dokumentasi sesuai standar.Supervisi juga berperan penting, dengan pengaruh yang signifikan terhadap dokumentasi keperawatan dalam RME.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai dampak pelatihan khusus RME terhadap peningkatan kualitas dokumentasi keperawatan, dengan fokus pada pengembangan modul pelatihan yang interaktif dan disesuaikan dengan kebutuhan perawat di berbagai tingkatan pengalaman. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi implementasi RME, seperti ketersediaan infrastruktur teknologi yang memadai, dukungan manajemen rumah sakit, dan budaya organisasi yang mendukung penggunaan RME. Ketiga, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program supervisi berkelanjutan dalam meningkatkan kepatuhan perawat terhadap standar dokumentasi RME, serta mengukur dampak program tersebut terhadap kualitas pelayanan pasien secara keseluruhan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas dokumentasi keperawatan dan pelayanan kesehatan secara menyeluruh.

  1. Hubungan Motivasi, Pelatihan, Lingkungan Kerja, Reward Dan Punishment, Beban Kerja, Serta Kompensasi... journal.ugm.ac.id/jkesvo/article/view/52466Hubungan Motivasi Pelatihan Lingkungan Kerja Reward Dan Punishment Beban Kerja Serta Kompensasi journal ugm ac jkesvo article view 52466
  2. HUBUNGAN ANTARA SUPERVISI PERAWAT DENGAN KELENGKAPAN PENGISIAN DOKUMENTASI PENGKAJIAN KEPERAWATAN | Media... Doi.Org/10.33475/Mhjns.V3i1.77HUBUNGAN ANTARA SUPERVISI PERAWAT DENGAN KELENGKAPAN PENGISIAN DOKUMENTASI PENGKAJIAN KEPERAWATAN Media Doi Org 10 33475 Mhjns V3i1 77
  3. Gambaran Tingkat Pengetahuan Perawat terhadap Penggunaan Metode Electronic Medical Record (EMR) Di Ruang... jurnal.unw.ac.id/index.php/ijnr/article/view/1426Gambaran Tingkat Pengetahuan Perawat terhadap Penggunaan Metode Electronic Medical Record EMR Di Ruang jurnal unw ac index php ijnr article view 1426
Read online
File size245.25 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test