UNDHIRA BALIUNDHIRA BALI

Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA)Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) terhadap kinerja keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terdaftar di Dinas Koperasi UMKM Kota Denpasar. Dalam konteks ini, standar akuntansi keuangan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaporan keuangan dan membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif yang dikumpulkan melalui survei dan wawancara, serta dokumentasi dan analisis data menggunakan kualitatif deskriptif. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa Penerapan Standar akuntansi keuangan berpengaruh dalam kinerja keuangan UMKM di Dinas Koperasi kota Denpasar. Hal ini menunjukkan pentingnya peningkatan pemahaman dan implementasi Standar Akutansi Keuangan sebagai langkah strategis untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha UMKM Kota Denpasar.

Penerapan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM di Kota Denpasar, membantu penyusunan laporan keuangan yang lebih terstruktur, transparan, dan akurat, serta meningkatkan akses pembiayaan.Meskipun demikian, implementasi SAK masih menghadapi tantangan berupa kurangnya pemahaman, keterbatasan sumber daya manusia, dan teknologi yang memadai.Oleh karena itu, peningkatan pelatihan dan pendampingan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar sangat krusial untuk memastikan UMKM dapat mengimplementasikan SAK secara efektif demi keberlanjutan dan peningkatan kinerja keuangan.

Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai efektivitas model pelatihan dan pendampingan yang berbeda dalam meningkatkan pemahaman serta implementasi Standar Akuntansi Keuangan (SAK) di kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penting untuk meneliti apakah pendekatan pelatihan daring, lokakarya tatap muka, atau kombinasi keduanya lebih berhasil dalam mengatasi kendala pemahaman dan keterbatasan sumber daya manusia yang kerap dihadapi UMKM. Selain itu, dengan adanya perubahan dari SAK ETAP ke SAK EP yang berlaku Januari 2025, akan sangat bermanfaat jika ada studi yang menganalisis implikasi dan tantangan spesifik yang mungkin dihadapi UMKM dalam mengadaptasi standar baru ini, terutama terkait kebutuhan akan teknologi dan kompetensi sumber daya manusia yang lebih tinggi. Penelitian ini dapat mengidentifikasi strategi adaptasi yang paling efektif untuk memitigasi potensi kendala tersebut. Terakhir, untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif, disarankan untuk melakukan penelitian dengan pendekatan kuantitatif pada skala yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada Kota Denpasar. Studi ini bisa mengeksplorasi sejauh mana pengaruh SAK terhadap kinerja keuangan UMKM secara statistik signifikan di berbagai wilayah atau sektor usaha, serta mengidentifikasi faktor-faktor moderasi atau mediasi yang memengaruhi hubungan tersebut, seperti ukuran usaha, jenis industri, atau tingkat adopsi teknologi. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih kuat dan solusi praktis yang lebih relevan bagi pengembangan UMKM di Indonesia.

Read online
File size168.6 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test