POLTEKSCIPOLTEKSCI
JBTJBTPenelitian ini bertujuan untuk merancang sistem manajemen risiko proyek yang terstruktur guna mengurangi penundaan jadwal dalam proyek konstruksi darat melalui studi kasus proyek perlindungan pesisir PT Sabar Sejahtera. Pendekatan campuran yang menggabungkan teknik kualitatif dan kuantitatif digunakan. Data primer dikumpulkan melalui diskusi kelompok terfokus (FGD) dengan pemangku kepentingan proyek utama, sementara data sekunder diperoleh dari dokumen internal perusahaan. Analisis akar masalah dilakukan menggunakan Current Reality Tree (CRT) untuk mengidentifikasi penyebab utama penundaan proyek, dan solusi diusulkan menggunakan Future Reality Tree (FRT). Evaluasi risiko dilakukan menggunakan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) untuk menghitung Risk Priority Number (RPN), didukung oleh penerapan kerangka kerja manajemen risiko proyek berdasarkan PMBOK Edisi ke-6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama penundaan proyek adalah kesalahan sistematis selama tahap tender dan perencanaan, serta tidak adanya rencana mitigasi risiko formal. Faktor-faktor ini menghasilkan efek domino yang berdampak buruk pada proses pengadaan, ketersediaan peralatan, penjadwalan proyek, dan kepercayaan kontraktor utama.
Studi ini menyimpulkan bahwa implementasi sistem manajemen risiko terpadu dan komprehensif sejak dini proyek sangat penting untuk mencegah penundaan serupa di masa mendatang.Peningkatan proses tender dan perencanaan melalui keterlibatan lintas departemen sejak dini dan penerapan siklus manajemen risiko PMBOK secara penuh dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi proyek dan pengendalian dalam lingkungan konstruksi yang kompleks.Penerapan sistem manajemen risiko yang efektif merupakan kunci untuk keberhasilan proyek konstruksi, terutama dalam proyek-proyek infrastruktur yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan kondisi lingkungan yang dinamis.Dengan demikian, investasi dalam manajemen risiko yang proaktif akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi kinerja proyek dan keberlanjutan industri konstruksi.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan model prediktif penundaan proyek yang mengintegrasikan data historis, karakteristik proyek, dan faktor eksternal. Model ini dapat membantu para pemangku kepentingan dalam mengidentifikasi potensi risiko penundaan sejak awal perencanaan proyek. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode penilaian risiko yang lebih akurat dan efisien, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kompleksitas proyek, kondisi lingkungan, dan ketersediaan sumber daya. Penggunaan teknologi seperti kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin dapat meningkatkan akurasi dan kecepatan penilaian risiko. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai strategi mitigasi risiko dalam konteks proyek konstruksi darat, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti biaya, waktu, dan dampak lingkungan. Studi komparatif antara berbagai strategi mitigasi risiko dapat memberikan wawasan berharga bagi para praktisi dalam memilih pendekatan yang paling sesuai untuk proyek mereka. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan praktik manajemen risiko dalam industri konstruksi, sehingga berkontribusi pada keberhasilan proyek dan keberlanjutan pembangunan infrastruktur.
- Construction Project Delay Risk Assessment Based on 4M1E Framework and Afghanistan Situation | Civil... doi.org/10.28991/CEJ-2024-010-01-06Construction Project Delay Risk Assessment Based on 4M1E Framework and Afghanistan Situation Civil doi 10 28991 CEJ 2024 010 01 06
- 0. pkq oz 7x v3 qv mua oj ka xx 9a eu0 ow8 mkw tw qo tt wn ym un wk nu ou ux c2 qkp qw 7y kmweo cr ot... doi.org/10.3389/fbuil.2025.15758270 pkq oz 7x v3 qv mua oj ka xx 9a eu0 ow8 mkw tw qo tt wn ym un wk nu ou ux c2 qkp qw 7y kmweo cr ot doi 10 3389 fbuil 2025 1575827
- Application of Soft Computing to Address Uncertainty in Construction Project Management: A Systematic... civilejournal.org/index.php/cej/article/view/4933Application of Soft Computing to Address Uncertainty in Construction Project Management A Systematic civilejournal index php cej article view 4933
- Practical Application of BIM Technology in Construction Project Management from the Perspective of Intelligent... dl.acm.org/doi/10.1145/3700058.3700120Practical Application of BIM Technology in Construction Project Management from the Perspective of Intelligent dl acm doi 10 1145 3700058 3700120
| File size | 271.68 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
PUSKOMCERIAPUSKOMCERIA Prevalensi rendah ini menunjukkan kehadiran Mycobacteria di lingkungan tetapi menunjukkan penyebaran terbatas dalam peternakan yang diambil sampelnya.Prevalensi rendah ini menunjukkan kehadiran Mycobacteria di lingkungan tetapi menunjukkan penyebaran terbatas dalam peternakan yang diambil sampelnya.
POLKESBANPOLKESBAN Penilaian risiko bias dilakukan sesuai desain, menggunakan Newcastle–Ottawa Scale untuk studi potong lintang, Cochrane RoB 2. 0 untuk uji klinis, danPenilaian risiko bias dilakukan sesuai desain, menggunakan Newcastle–Ottawa Scale untuk studi potong lintang, Cochrane RoB 2. 0 untuk uji klinis, dan
ITPLNITPLN Penelitian ini mengacu pada program kerja perbaikan tegangan tidak seimbang terhadap kualitas daya listrik pada Gedung B e. Menganalisis dan mengidentifikasiPenelitian ini mengacu pada program kerja perbaikan tegangan tidak seimbang terhadap kualitas daya listrik pada Gedung B e. Menganalisis dan mengidentifikasi
UINSAIZUUINSAIZU cryptocurrency tidak dapat dianggap al‑thaman karena larangan regulasi dan pertimbangan syariah, namun dapat dikategorikan sebagai al‑muthaman bilacryptocurrency tidak dapat dianggap al‑thaman karena larangan regulasi dan pertimbangan syariah, namun dapat dikategorikan sebagai al‑muthaman bila
UMIUMI Dari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa implementasi e‑government di pemerintah daerah telah mengalami perkembangan yang cepat. Namun, pencapaianDari pembahasan di atas dapat disimpulkan bahwa implementasi e‑government di pemerintah daerah telah mengalami perkembangan yang cepat. Namun, pencapaian
UNP KEDIRIUNP KEDIRI Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design). Sampel penelitian terdiri atas dua kelas,Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental design). Sampel penelitian terdiri atas dua kelas,
UVERSUVERS Manunggal Prima Sejahtera berdasarkan komponen pengendalian COSO Internal Control Framework. Berdasarkan hasil wawancara dan analisis mengenai sistem pengendalianManunggal Prima Sejahtera berdasarkan komponen pengendalian COSO Internal Control Framework. Berdasarkan hasil wawancara dan analisis mengenai sistem pengendalian
PPMSCHOOLPPMSCHOOL Dari hasil identifikasi diketahui risiko terbanyak terdapat pada fase konstruksi, dengan faktor eksternal dan kondisi site sebanyak 5 dari 23 risiko danDari hasil identifikasi diketahui risiko terbanyak terdapat pada fase konstruksi, dengan faktor eksternal dan kondisi site sebanyak 5 dari 23 risiko dan
Useful /
ITBSEMARANGITBSEMARANG Berdasarkan hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkan bahwa teknologi S-LUCY Smart Switch merupakan teknologi yang efisien karena dapat bekerja secaraBerdasarkan hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkan bahwa teknologi S-LUCY Smart Switch merupakan teknologi yang efisien karena dapat bekerja secara
STTNISTTNI Penelitian ini menggunakan pendekatan teologis kualitatif melalui analisis dokumen Gereja, khususnya ensiklik Sollicitudo Rei Socialis (1997), dokumenPenelitian ini menggunakan pendekatan teologis kualitatif melalui analisis dokumen Gereja, khususnya ensiklik Sollicitudo Rei Socialis (1997), dokumen
PPBPPB Dengan kegiatan ini diharapkan akan memberikan manfaat berupa kesiapan masyarakat untuk memasarkan produk wisata dan mengelola rumahnya untuk dapat dijadikanDengan kegiatan ini diharapkan akan memberikan manfaat berupa kesiapan masyarakat untuk memasarkan produk wisata dan mengelola rumahnya untuk dapat dijadikan
PPMSCHOOLPPMSCHOOL 14 dari 6. 00 (berada pada kategori Rata-rata). Rekomendasi difokuskan untuk meningkatkan aspek keterikatan yang memiliki nilai rendah pada hampir semua14 dari 6. 00 (berada pada kategori Rata-rata). Rekomendasi difokuskan untuk meningkatkan aspek keterikatan yang memiliki nilai rendah pada hampir semua