UNSURUNSUR

AGROSCIENCEAGROSCIENCE

Ringkasan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pelayanan pasca panen, penanganan pasca panen yang dilakukan oleh petani binaan serta kontribusi penanganan pasca panen terhadap pendapatan petani wortel binaan STA Cigombong, desa Ciherang Kabupaten Cianjur. Metoda analisis deskriptif dilakukan terhadap pelayanan pasca panen di STA dan penanganan pasca panen yang dilakukan petani wortel binaan STA Cigombong, sedangkan analisis kontribusi penanganan pasca panen terhadap pendapatan petani menggunakan analisis R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan pasca panen yang ada di STA Cigombong, terdiri dari pelayanan jasa klinik agribisnis, pembinaan on farm dan off farm, informasi harga, magang dan pelatihan. Sarana fisik area parkir, los penerimaan dan bongkar muat dan sarana transportasi distribusi produk untuk tujuan pasar tradisional, serta untuk tujuan pasar modern tersedia sarana los penerimaan, bongkar muat, gudang packing house, sortasi dan grading dan sarana transportasi distribusi produk. Penanganan pasca panen untuk tujuan pasar tradisional adalah mulai dari proses bongkar muat/pengangkutan dari kebun, proses sortasi, pengemasan dan proses pengangkutan ke pasar tujuan, sedangkan untuk tujuan pasar modern terdiri dari proses bongkar muat, pencucian, sortasi dan grading, pengemasan dan pelabelan, penyimpanan serta pengangkutan ke pasar tujuan. Kontribusi penanganan pasca panen untuk tujuan pasar modern lebih besar dari tujuan pasar tradisional dengan selisih sebesar Rp. 1.535.000,- untuk setiap 15 ton wortel yang dipasarkan.

Pengelolaan penanganan pasca panen oleh petani wortel binaan STA Cigombong memberikan kontribusi pendapatan yang signifikan, terutama untuk pasar modern dengan selisih pendapatan sebesar Rp.Penanganan pasca panen lengkap, meskipun memerlukan biaya tambahan, meningkatkan efisiensi usaha dan rasio R/C hingga 1,41 pada pasar modern.Fasilitas pelayanan di STA, seperti klinik agribisnis dan fasilitas penanganan fisik, mendukung peningkatan mutu dan pendapatan petani.

Berkenaan dengan temuan penelitian, pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penerapan teknologi penanganan pasca panen berbasis digital, seperti sistem pelacakan dan pencatatan kualitas, pada kenaikan pendapatan petani di STA Cigombong. Kedua, studi komparatif antara metode penanganan tradisional dan modern pada skala farm kecil dapat memberikan insight mengenai titik optimal investasi dan adopsi praktik terbaik dalam meningkatkan mutu serta daya saing produk hortikultura. Ketiga, analisis jangka panjang tentang pengaruh pelatihan berkelanjutan bagi petani binaan terhadap adopsi inovasi penanganan pasca panen dapat menilai keberlanjutan peningkatan pendapatan dan kualitas produk di seluruh wilayah sub terminal agribisnis.

Read online
File size551.78 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test