UNSURUNSUR
AGROSCIENCEAGROSCIENCEPenggunaan pestisida nabati punya nilai ekonomis dalam mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman ( OPT ) dimana penngendaliannya diarahkan kepada sistem pengendalian hama terpadu ( PHT ). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis pestisida nabati yang sering diaplikasikan terhadap hama sasaran, untuk mengetahui selisih biaya faktor produksi juga untuk mengetahui efektifitas aplikasi pestisida nabati terhadap hama walang sangit ( Leptotocorisa oraterius ) pada tanaman padi ( Oryza sativa ). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pestisida nabati yang paling banyak diaplikasikan ada dua jenis yaitu pestisida cabe merah ( Capsicum annum ) dan pestisida daun suren ( Toona sureni ). Untuk selisih biaya faktor produksi antara selisih bahan baku, biaya tenaga kerja dan overhead pabrik ternyata aplikasi pestisida nabati masih mempunyai keunggulan dari pada aplikasi pestisida kimia yaitu sebesar Rp. 255.000.00,- atau 49.0385% dari total biaya aplikasi pestisida kimia yaitu sebesar Rp. 520.000.00,-. Untuk keefefektifan aplikasi pestisida nabati dapat terbuktikan dengan cara membandingkan Output Anggaran seharusnya ( OA ) dengan Output Sesungguhnya ( OS ) dimana ( OA ) > ( OS ) dan dengan adanya selisih biaya faktor produksi yang mencapai 49.0385% atau mendekati 50%.
Jenis pestisida nabati yang biasa diproduksi dan efektif untuk mengendalikan hama walang sangit (Leptotocorisa oratorius) pada tanaman padi di Kelompok Tani “Mandiri adalah pestisida dari daun suren (Toona sureni) dan cabe merah (Capsicum Annum).Analisis menunjukkan bahwa aplikasi pestisida nabati memberikan selisih biaya produksi sebesar Rp 255.000,00 atau 49,0385%, yang merupakan keuntungan signifikan dibandingkan penggunaan pestisida kimia.Pestisida nabati ini terbukti dapat diandalkan dalam pengendalian hama, ditunjukkan oleh Output Anggaran (OA) yang lebih besar dari Output Sesungguhnya (OS).
Penelitian ini telah menunjukkan potensi besar pestisida nabati dalam mengendalikan hama walang sangit pada tanaman padi di tingkat kelompok tani, dengan keunggulan biaya dan efektivitas yang jelas. Untuk memperkaya temuan ini, penelitian lanjutan dapat berfokus pada beberapa area krusial. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi kuantitatif berskala lebih besar yang mencakup berbagai wilayah dan jenis lahan pertanian, guna memvalidasi dan menggeneralisasi efektivitas serta dampak ekonomi pestisida nabati ini secara lebih komprehensif. Pertanyaan penelitian bisa diarahkan pada seberapa besar perbedaan produktivitas dan profitabilitas petani yang sepenuhnya beralih ke pestisida nabati dibandingkan dengan mereka yang masih mengandalkan pestisida kimia dalam jangka waktu panjang. Kedua, mengingat identifikasi jenis pestisida nabati seperti dari cabe merah dan daun suren, studi mendalam tentang formulasi optimal dan mekanisme kerja senyawa aktifnya dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Misalnya, bagaimana konsentrasi ekstrak terbaik dapat dicapai untuk daya bunuh hama yang maksimal namun tetap aman bagi lingkungan, serta apakah ada sinergi antara berbagai jenis bahan nabati. Ketiga, perlu dieksplorasi lebih jauh faktor-faktor sosio-ekonomi dan kultural yang mempengaruhi tingkat adopsi pestisida nabati oleh petani di luar kelompok Mandiri. Ini bisa mencakup pertanyaan mengenai hambatan edukasi, akses terhadap bahan baku, persepsi risiko, dan dukungan pemerintah atau kelembagaan yang dapat mempercepat transisi menuju pertanian berkelanjutan dengan pestisida nabati. Dengan demikian, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih holistik dan praktis untuk mendorong penggunaan pestisida nabati secara luas.
| File size | 594.58 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSURUNSUR Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor‑faktor yang mempengaruhi loyalitas pelanggan (pedagang tahu eceran) dan mengidentifikasi faktor yang memberikanPenelitian ini bertujuan mengetahui faktor‑faktor yang mempengaruhi loyalitas pelanggan (pedagang tahu eceran) dan mengidentifikasi faktor yang memberikan
UNSURUNSUR Penelitian ini mengindikasikan bahwa budaya orientasi pada hubungan kemanusiaan berpengaruh positif terhadap koordinasi lintas fungsional, tetapi tidakPenelitian ini mengindikasikan bahwa budaya orientasi pada hubungan kemanusiaan berpengaruh positif terhadap koordinasi lintas fungsional, tetapi tidak
UNSURUNSUR Semakin sering dilakukan penyiraman dengan jumlah sedikit demi sedikit, akan menghasilkan produk yang semakin besar. Dari hasil penelitian dapat disimpulkanSemakin sering dilakukan penyiraman dengan jumlah sedikit demi sedikit, akan menghasilkan produk yang semakin besar. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan
UNSURUNSUR Parameter pengamatan meliputi panjang akar, jumlah bintil akar, dan bobot bintil akar setelah tanaman berumur 76 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwaParameter pengamatan meliputi panjang akar, jumlah bintil akar, dan bobot bintil akar setelah tanaman berumur 76 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
UNSURUNSUR Ikan patin dengan bobot rata‑rata 5,00 ± 0,11 g diberi pakan pellet kering dengan protein 40% dan rasio C/P 8 kkal DE/g protein. Lima perlakuanIkan patin dengan bobot rata‑rata 5,00 ± 0,11 g diberi pakan pellet kering dengan protein 40% dan rasio C/P 8 kkal DE/g protein. Lima perlakuan
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Data primer, yaitu wawancara dan observasi, dan data sekunder, yaitu dokumentasi, adalah sumberPenelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Data primer, yaitu wawancara dan observasi, dan data sekunder, yaitu dokumentasi, adalah sumber
LPPM UNASMANLPPM UNASMAN Peningkatan kapasitas peserta pengabdian kepada masyarakat (manajemen dan pekerja) pada PT TSA ditunjukkan dengan dilakukannya sosialisasi. Pemahaman awalPeningkatan kapasitas peserta pengabdian kepada masyarakat (manajemen dan pekerja) pada PT TSA ditunjukkan dengan dilakukannya sosialisasi. Pemahaman awal
DCCDCC Lembaga Penyiaran Publik TVRI Stasiun Lampung dalam penganggaran biaya tenaga kerja langsung untuk produksi suatu mata acara masih belum menggunakan standarisasiLembaga Penyiaran Publik TVRI Stasiun Lampung dalam penganggaran biaya tenaga kerja langsung untuk produksi suatu mata acara masih belum menggunakan standarisasi
Useful /
UNSURUNSUR Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor lingkungan internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan KUD Sari Mekar serta menentukan prioritasPenelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor lingkungan internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan KUD Sari Mekar serta menentukan prioritas
UNSURUNSUR Rasa Mandiri berada pada posisi V, yaitu tahap hold and maintain. Kemudian dari matriks SWOT diperoleh delapan alternatif strategi dan dari hasil matriksRasa Mandiri berada pada posisi V, yaitu tahap hold and maintain. Kemudian dari matriks SWOT diperoleh delapan alternatif strategi dan dari hasil matriks
UNIGAUNIGA Metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif analisis dengan skala perbedaan semantik ordinal (5 tingkatan). Validitas dan reliabilitas alatMetode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif analisis dengan skala perbedaan semantik ordinal (5 tingkatan). Validitas dan reliabilitas alat
STIAPEMBANGUNANPALUSTIAPEMBANGUNANPALU 10 Tahun 2018 tentang percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa bumi. Pemerintah Kab. Donggala mempunyai target dalam penyelesaian pelaksanaan10 Tahun 2018 tentang percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa bumi. Pemerintah Kab. Donggala mempunyai target dalam penyelesaian pelaksanaan