DCCDCC

Jurnal JUSINTAJurnal JUSINTA

Dunia industri pertelevisian di Indonesia saat ini selalu dipacu oleh kemajuan teknologi yang secara otomatis membuat kebutuhan tenaga kerja profesional harus mengikuti kemajuan modernisasi broadcasting. Peningkatan tersebut memicu penganggaran biaya tenaga kerja langsung dalam produksi, dimana biaya tenaga kerja langsung merupakan bagian yang sangat berperan penting dalam pembuatan anggaran biaya produksi yang ingin dibuat harus diperhatikan seperti profesi pekerjaan, kehadiran produksi, dan jenis produksi. Lembaga Penyiaran Publik TVRI Stasiun Lampung dalam penganggaran biaya tenaga kerja langsung untuk produksi suatu mata acara masih belum menggunakan standarisasi yang sesuai dengan ketentuan perhitungan biaya tenaga kerja langsung sehingga perlu dikembangkan kembali. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan metodologi Extreme Programming dan bahasa pemrograman Java. Hasil pengembangan berupa perangkat lunak yaitu aplikasi akuntansi biaya tenaga kerja langsung yang dapat membantu pihak TVRI Stasiun Lampung dalam memudahkan dan menyelesaikan perhitungan BTKL dalam bentuk laporan dengan cepat, efektif dan efisien.

Penelitian ini menghasilkan aplikasi akuntansi biaya tenaga kerja langsung yang dapat mempermudah staf administrasi dalam membuat laporan honorarium.Pengembangan aplikasi dengan menggunakan metode Extreme Programming dan bahasa pemrograman Java desktop mampu menghitung transaksi BTKL secara cepat dan akurat.Aplikasi ini dirancang untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pelaporan biaya tenaga kerja langsung di LPP TVRI Stasiun Lampung.

Pertama, perlu dikembangkan penelitian lanjutan untuk mengintegrasikan aplikasi akuntansi biaya tenaga kerja langsung ini dengan sistem penggajian secara real-time, sehingga pembayaran honorarium dapat langsung tercatat dan terlaporkan tanpa perlu proses tambahan. Kedua, penting untuk meneliti penerapan sistem berbasis web atau mobile agar aplikasi dapat diakses oleh tim produksi di lokasi syuting, sehingga data kehadiran dan durasi kerja dapat langsung dimasukkan secara akurat dan menghindari keterlambatan input. Ketiga, perlu dilakukan penelitian untuk memperluas aplikasi agar dapat mengakomodasi perhitungan biaya tenaga kerja tidak langsung dan biaya overhead produksi lainnya, sehingga sistem dapat mendukung penyusunan anggaran produksi secara menyeluruh dan terintegrasi.

Read online
File size534.22 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test