PORTALPUBLIKASIPORTALPUBLIKASI

Journal of Research and Publication InnovationJournal of Research and Publication Innovation

Pembudidayaan ikan air tawar merupakan salah satu sektor industri yang sangat menguntungkan di Indonesia. Dengan kondisi iklim tropis dan permintaan pasar yang tinggi, membuat ikan air tawar marak dibudidayakan oleh masyarakat kita. Akan tetapi, perkembangan teknologi masih minim diterapkan di sektor ini. Dengan pengembangan device khusus yang dapat memberikan pakan ikan dengan terjadwal dan dapat dikonfigurasi lewat aplikasi mobile akan sangat membantu operasional pembudidaya ikan air tawar di tanah air kita. Alat ini dapat menyelesaikan beberapa problem dari sektor ini, diantaranya adalah: Jumlah tenaga manusia, kelalaian dalam jadwal pemberian pakan, dan kesalahan dalam kuantitas pemberian pakan. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode Observasi, Studi Kepustakaan, dan Perancangan sistem dengan tujuan untuk merancang dan membangun Device Feeder berbasis IoT (Internet of Things). Sistem diintegrasikan dengan Arduino IoT Cloud service sebagai server untuk aplikasi dan device ini, sehingga pengguna dapat mengontrol device feeder dengan menggunakan aplikasi Arduino IoT Remote yang tersedia di smartphone. Device Feeder dirancang dengan menggunakan Wemos D1 Mini ESP8288 sebagai mikrokontroller, Sensor ultrasonik HC-SR04 sebagai pendeteksi sisa pakan dalam tabung feeder, relay modul untuk mengontrol motor, dan synchronous motor sebagai pelontar pakan. Dengan dikembangkannya alat ini, diharapkan dapat berkontribusi dalam pengimplementasian perkembangan teknologi dalam segala sektor industri di tanah air kita.

Berdasarkan perancangan, implementasi, dan pengujian yang dilakukan, sistem monitoring alat pemberi pakan ikan berbasis web dengan arsitektur hybrid WebSocket dan MQTT berhasil dikembangkan dan berfungsi sesuai kebutuhan.Sistem mampu menampilkan data sensor, status perangkat, serta aktivitas pemberian pakan secara real-time melalui komunikasi dua arah yang stabil antara perangkat feeder dan aplikasi web.Fitur-fitur utama seperti pemantauan stok pakan, penjadwalan pemberian pakan, kontrol manual, dan pencatatan histori telah berjalan optimal dan mendukung peningkatan efisiensi proses budidaya ikan.Penggunaan metode Model V terbukti membantu memastikan kualitas sistem melalui tahapan verifikasi dan validasi yang sistematis, sehingga implementasi akhir sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis terhadap keterbatasan yang ada, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan untuk pengembangan sistem monitoring alat pemberi pakan ikan. Pertama, pengembangan fitur analitik dan prediksi kebutuhan pakan berbasis data historis dapat memberikan informasi yang lebih akurat kepada pembudidaya, sehingga dapat mengoptimalkan pemberian pakan dan mengurangi pemborosan. Kedua, penambahan integrasi sensor kualitas air seperti pH, DO, dan suhu akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi lingkungan kolam, sehingga pembudidaya dapat mengambil tindakan preventif jika terjadi perubahan yang signifikan. Ketiga, perlu dilakukan optimasi antarmuka pengguna agar lebih responsif, adaptif, dan nyaman digunakan pada berbagai perangkat mobile, sehingga pembudidaya dapat memantau dan mengontrol sistem dari mana saja dan kapan saja.

  1. #sistem monitoring#sistem monitoring
  2. #kualitas sistem#kualitas sistem
Read online
File size393.89 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-32W
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test