UNSURUNSUR

AGROSCIENCEAGROSCIENCE

Hasil penelitian ini adalah; model fungsi produksi usaha penangkapan pancing tonda ada di PPN Palabuhanratu adalah sebagai berikut Y = 3.737 X3 2.4321 X4 3.0551 X5 0.5494 atau secara persamaan linier menjadi Log Y = 3.737 0.386 Log X3 0.485 Log X4 – 0.261 X5. Secara simultan faktor-faktor produksi yang ada pada penangkapan pancing tonda seperti: jumlah ABK (X1), pengalaman kerja ABK (X2), pengalaman kerja nakhoda (X3), biaya operasi penangkapan (X4), dan jarak setting terhadap posisi rumpon (X5), sangat berpengaruh signifikan terhadap produksi hasil tangkapan (Y) pada selang kepercayaan 95% (P-value (0.026) < 0.05). Akan tetapi secara parsial hanya faktor produksi pengalaman kerja nakhoda (X3), biaya operasi penangkapan (X4), dan jarak setting terhadap posisi rumpon (X5) yang berpengaruh signifikan terhadap produksi hasil tangkapan (Y) pada selang kepercayaan 90% (P-value < 0.10). Sehingga disarankan bahwa kegiatan usaha penangkapan pancing tonda dengan menggunakan rumpon laut dalam di PPN Palabuhanratu sudah layak untuk diteruskan dan dikembangkan ke arah yang lebih baik dan profesional.

model fungsi produksi usaha penangkapan pancing tonda ada di PPN Palabuhanratu adalah sebagai berikut Y = 3.5494 atau secara persamaan linier menjadi Log Y = 3.Pada input produksi biaya operasional penangkapan diperoleh APP dan MPP sebesar 1.5668 kg, dan pada input produksi jarak setting terhadap posisi rumpon diperoleh nilai APP dan MPP sebesar -4.Usaha penangkapan pancing tonda sangat menguntungkan dan layak dikembangkan.Dikarenakan dari aspek analisa usaha tonda di diperoleh nilai R-C ratio sebesar 2.23, kemudian BEP (Rp) sebesar Rp 52,695,565.Adapun nilai PP (payback period) diperoleh sebesar 3.014 tahun (tiga tahun satu bulan tujuh hari).

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai usaha penangkapan ikan pancing tonda dengan bantuan rumpon. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis dampak perubahan iklim terhadap produktivitas perairan di sekitar PPN Palabuhanratu, serta bagaimana adaptasi strategi penangkapan yang efektif untuk mengatasi perubahan tersebut. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif mengenai efisiensi penggunaan berbagai jenis rumpon dalam meningkatkan hasil tangkapan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kedalaman, material, dan lokasi pemasangan. Ketiga, penelitian dapat mengkaji peran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam meningkatkan efisiensi operasional usaha penangkapan pancing tonda, misalnya melalui pengembangan aplikasi mobile untuk memantau kondisi cuaca, lokasi rumpon, dan harga ikan di pasar. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan usaha penangkapan pancing tonda, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang tepat untuk mendukung pengembangan sektor perikanan di wilayah Palabuhanratu.

Read online
File size350.09 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test