UIN ALAUDDINUIN ALAUDDIN

Al-KalamAl-Kalam

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menginterpretasikan angkatan 2013 sampai 2016. Penelitian ini menggunakan tiga variabel yaitu kematangan emosi dan kecerdasan spiritual sebagai variabel bebas dan manajemen stres dalam belajar fisika sebagai variabel terikat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jurusan pendidikan fisika UIN Alaudin Makassar. Adapun sampelnya adalah 20% dari populasi yakni 72 mahasiswa, di mana untuk angkatan 2013 diambil sampel sebanyak 11 mahasiswa, 20 mahasiswa dari angkatan 2014, 14 mahasiswa dari angkatan 2015, serta 27 mahasiswa dari angkatan 2016. Karena peneliti menggunakan sistem sampel proporsional stratified Random sampling. Untuk memperoleh data mengenai kematangan emosi dan kecerdasan spiritual, peneliti menggunakan instrumen angket dan wawancara. Sama seperti kematangan emosi dan kecerdasan spiritual untuk memperoleh data tentang manajemen stres dalam belajar fisika mahasiswa jurusan pendidikan fisika UIN Alaudin Makassar, peneliti peneliti menggunakan instrumen angket dan wawancara yang diberikan pada mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial untuk uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis deskriptif diperoleh skor rata-rata kematangan emosi mahasiswa jurusan pendidikan fisika UIN Alauddin Makassar adalah 88,5 dan skor rata-rata kecerdasan spiritual adalah 87,13 serta skor rata-rata manajemen stres dalam belajar fisika adalah 114,13. Adapun hasil analisis inferensial menunjukkan nilai Fhitung adalah 3117.10 sedangkan Ftabel pada taraf signifikansi 5% adalah 3,13. Dengan demikian, nilai Fhitung jauh lebih besar dari pada nilai Ftabel dan hipotesis nihil ditolak, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh kematangan emosi dan kecerdasan spiritual terhadap manajemen stres dalam belajar fisika mahasiswa jurusan pendidikan fisika UIN Alauddin Makassar.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat kematangan emosi mahasiswa pendidikan fisika UIN Alaudin Makassar tergolong cukup, tingkat kecerdasan spiritual mahasiswa pendidikan fisika UIN Alaudin Makassar tergolong sedang, dan tingkat manajemen stres mahasiswa pendidikan fisika Uin Alaudin Makassar tergolong cukup.Selain itu, terdapat pengaruh signifikan antara kematangan emosi dan kecerdasan spiritual terhadap manajemen stres dalam belajar fisika mahasiswa jurusan pendidikan fisika UIN Alaudin Makassar.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi manajemen stres mahasiswa, seperti dukungan sosial dari teman sebaya atau keluarga. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan tingkat kematangan emosi, kecerdasan spiritual, dan manajemen stres antara mahasiswa jurusan pendidikan fisika dengan jurusan lain di UIN Alaudin Makassar. Ketiga, penelitian intervensi dapat dirancang untuk mengembangkan program pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kematangan emosi dan kecerdasan spiritual mahasiswa, serta meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola stres akademik. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana mahasiswa dapat mengatasi tantangan stres dalam belajar fisika dan mencapai keberhasilan akademik yang optimal. Dengan demikian, universitas dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk mendukung kesejahteraan mental dan akademik mahasiswa.

Read online
File size429.36 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test